Jakarta, Gizmologi – Pengembangan kecerdasan buatan alias AI tidak hanya dilakukan di Amerika Serikat atau sejumlah negara populer di luar saja, namun juga bisa dilakukan di dalam negeri. Salah satunya adalah kolaborasi PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bersama mengembangan fitur perintah suara alias voice command berbasis AI.
Seperti yang Gizmo friends ketahui, Hyundai telah memproduksi sejumlah kendaraan canggih yang membawa teknologi terkini, baik kendaraan konvensional hingga kendaraan listriknya. Mulai dari Stargazer X sampai IONIQ 5 yang juga diperbarui dengan Bluelink. Selain unggulkan pengendalian jarak jauh melalui smartphone, pengenalan suara atau voice recognition juga menjadi salah satu unggulannya.
Perintah suara yang bisa diterima oleh kendaraan Hyundai terbaru, juga termasuk pengenalan dalam bahasa Indonesia. Maka tak heran bila Hyundai bersama ITB melanjutkan kolaborasi risetnya, lewat kerjasama yang telah berjalan sejak 2023. Riset tersebut ditujukan untuk melakukan pengumpulan data penunjang fitur perintah suara.
Bong Kyu Lee, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturin Indonesia mengatakan bila pihaknya sangat puas dengan kerjasama yang sudah terjalin. “Kami yakin lewat kolaborasi berkelanjutan bersama dunia pendidikan dan penelitian Indonesia seperti ini, teknologi serta aplikasi dari teknologi canggih Hyundai bisa mendapatkan formula fungsi terbaiknya,” jelasnya lewat sebuah kesempatan luring, Rabu (15/5).
Baca juga: 5 Hal Wajib Diperhatikan Saat Mudik Pakai Mobil Listrik Hyundai
Bantu Kembangkan Fitur yang Bakal Dinikmati Secara Global
Lebih lanjut terkait pengumpulan data, nantinya data tersebut akan digunakan oleh Hyundai sebagai basis untuk fitur perintah suara interaktif pada kendaraan Hyundai terbaru nantinya. Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen HMMI dalam beroperasi di Tanah Air, berkembang bersama dengan negara, salah satunya dengan melakukan penelitian bersama dengan akademisi.
Langkah yang diambil HMMI tersebut diyakini dapat menghasilkan banyak manfaat, terutama untuk meningkatkan ekosistem industri khususnya di bidang teknologi. “Ke depannya, kami berharap kolaborasi dapat membawa manfaat yang baik bagi semua pihak dan lebih utama lagi, mewujudkan mobilitas terbaik bagi masa depan Indonesia,” tambah Bong Kyu Lee.
Sementara itu, Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, M.T., Ph.D. selaku Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPiK) ITB mengatakan bila pihaknya juga terus berupaya untuk menjadi lembaga yang mencerminkan kelokalan Indonesia namun tetap berorientasi global. Sehingga proyek pengenalan suara kali ini bisa dikembangkan baik dengan teknologi terkini, sekaligus masyarakat Indonesia sebagai pengguna teknologi.
Tidak hanya dengan kalangan akademisi, Hyundai juga berkolaborasi dengan pihak lainnya dalam rangka pengembangan dan penelitian, juga secara berkelanjutan melakukan pelatihan bersama para pemasok lokal. Lewat program peningkatan kemampuan, pemasok dibina untuk meningkatkan kapabilitas penelitian dan pengembangan komponen, hingga disertifikasi oleh prinsipal Hyundai.
Kontribusi HMMI Untuk Indonesia Hingga Ekspor Produk ke Luar Negeri
PT HMMI sendiri telah berdiri sejak 2019 sebagai anak perusahaan manufaktur dari Hyundai Motor Company, terletak di Kota Deltamas, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik Indonesia tersebut mewakili investasi sebesar USD1,55 miliar sampai 2030. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, juga mengekspor produk ke pasar utama di kawasan Asia Pasifik lainnya, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Tengah, dan Utara.
Fitur pengenalan suara di kendaraan Hyundai sendiri ditujukan agar pengemudi bisa mengakses sejumlah fitur lainnya, sembari tetap fokus mengemudi dan memperhatikan jalan. Beberapa perintah dapat diakses seperti navigasi ke tujuan tertentu, akses panggilan telepon, musik, sampai kendali sejumlah fitur kendaraan. Seperti membuka dan menutup jendela, pintu bagasi, sampai menghangatkan kursi—bergantung dari ketersediaan fitur pada masing-masing kendaraan tentunya.
Selain fitur perintah suara, Hyundai juga mengedepankan platform canggihnya yakni Bluelink. Memanfaatkan jaringan khusus, Bluelink memungkinkan pemilik kendaraan untuk mengecek status kendaraan mereka dari jarak jauh melalui smartphone. Termasuk menyalakan mesin sampai melihat jarak tempuh yang tersisa pada kendaraan listrik Hyundai, dan meminta bantuan dalam kondisi mendadak saat diperlukan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

