Jakarta, Gizmologi – Hot Wheels Infinite Rush akhirnya resmi mendapat tanggal rilis baru dari 24 September menjadi 10 September 2026, yang diumumkan Milestone dan Mattel bersama trailer gameplay terbaru. Game yang terasa sangat niche ini tersedia di Nintendo Switch 2, PS5, Xbox Series X/S, ROG Xbox Ally, serta PC via Steam, Epic Games Store, dan Microsoft Store, dengan early access untuk PC dan konsol non-Switch dimulai 21 September. Versi Switch 2 bisa didapatkan secara fisik maupun digital lewat Nintendo eShop.
Milestone, studio Italia di balik dua game Hot Wheels Unleashed sebelumnya, kembali menjadi developer sekaligus publisher untuk Infinite Rush. Sementara itu Mattel tetap berperan sebagai pemegang lisensi dan mitra kreatif, dengan Milestone memegang kendali penuh produksi game ini. Jadwal dua minggu lebih cepat dari jadwal semula kemungkinan besar untuk menghindari periode rilis yang sangat padat di akhir September, di mana Control: Resonant dan Onimusha: Way of the Sword sama-sama hadir di tanggal yang berdekatan.
Soal harga Infinite Rush dipatok $49,99, lebih murah dibanding game AAA standar di tahun ini yang rata-rata berada di $69,99. Harga itu juga sedikit lebih terjangkau dibanding Hot Wheels Unleashed 2: Turbocharged yang rilis di $49,99 pada 2023, menempatkan Infinite Rush di kisaran yang sama sebagai judul berlisensi kelas menengah. Belum ada konfirmasi soal harga untuk wilayah Indonesia atau konversi ke Rupiah secara resmi.
Infinite Rush dibuat dengan perubahan signifikan dari formula seri sebelumnya. Kali ini gamer menjelajahi empat pulau bertema yakni WheelsWood, Tentacle Bay, Gearville, dan Drifty Temples, yang semuanya bisa dieksplorasi secara bebas dengan mekanisme open-world yang tidak ada di dua game Unleashed sebelumnya. Tersedia lebih dari 150 kendaraan yang terbagi dalam empat kelas: Versatiles, Titans, Drifters, dan Speeders, masing-masing dengan karakteristik handling dan upgrade berbeda, termasuk lisensi resmi dari merek otomotif premium seperti Ferrari.
Baca juga: Aston Martin Hadir di Call of Duty: Modern Warfare 4 Lewat SUV Digital Dreadnought
Hot Wheels Infinite Rush dan Persaingan di Genre Racing Kasual
Pada segmen arcade racing yang ditinggalkan banyak studio besar, Infinite Rush sebenarnya tidak kekurangan kompetitor. Forza Horizon 6 sudah hadir di PC dan Xbox dengan pendekatan open-world yang jauh lebih besar dan lebih serius secara simulasi. Di sisi yang lebih kasual, Crash Team Rumble dan berbagai judul balapan berlisensi terus mengisi ruang yang ditinggalkan franchise seperti Burnout dan Ridge Racer.
Hot Wheels Infinite Rush memilih jalur tengah: lebih kasual dan penuh warna dari Forza, tapi lebih berstruktur dari game mobile berlisensi yang sering berakhir sebagai judul setengah matang.
Target audiens Infinite Rush cukup jelas dan luas sekaligus. Anak-anak dan remaja yang tumbuh bersama mainan Hot Wheels fisik adalah segmen utama yang sudah punya keterikatan emosional dengan brand ini, sementara gamer dewasa yang dulu bermain Hot Wheels Unleashed (2021) juga jadi target kembali. Hot Wheels Unleashed pertama terjual lebih dari 3 juta kopi dan mendapat ulasan yang cukup baik, membuktikan bahwa franchise ini punya daya tarik lintas usia yang nyata. Format open-world di Infinite Rush juga terasa seperti langkah sengaja untuk menjangkau pemain yang lebih muda dan lebih suka eksplorasi bebas daripada sesi balapan terstruktur.
Dari semua platform, Switch 2 sebagai menjadi pilihan tempat rilis paling potensial bagi game semacam ini . Dengan 19,86 juta unit terjual per Maret 2026, Switch 2 punya basis pengguna yang berkembang cepat dan didominasi segmen keluarga serta gamer kasual yang sangat cocok dengan DNA Hot Wheels. Fitur multiplayer online dan lokal yang didukung penuh di semua platform juga menjadikan Infinite Rush pilihan yang relevan untuk dimainkan bersama anak atau adik, sesuatu yang tidak banyak ditawarkan oleh game balapan lain di periode rilis yang sama.
Fitur sky-jump yang memungkinkan pemain melompat antarpulau, rintangan berskala besar seperti hiu mekanik dan gorila raksasa, hingga opsi kustomisasi kendaraan sampai ke tingkat desain roda, semuanya terasa seperti upaya Milestone menjadikan Infinite Rush lebih bernyawa dari Unleashed 2.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

