Indibiz Dorong Guru Manfaatkan AI dan STEAM untuk Ciptakan Pembelajaran Kreatif

5 Min Read
Ilustrasi guru (Foto: Canva)

Makassar, Gizmologi – Pemanfaatan teknologi akal imitasi (AI) atau artificial intelligence di sektor pendidikan semakin berkembang. Namun di tengah pesatnya adopsi AI, muncul kekhawatiran bahwa peran guru akan tergantikan oleh teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Indibiz by Telkom Solution menegaskan bahwa AI justru hadir sebagai alat bantu untuk meningkatkan kreativitas dan efektivitas proses belajar mengajar, bukan menggantikan peran pendidik.

Baca juga: Indibiz Tingkatkan Customer Experience Website dengan Konsep Plug & Play

Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop bertajuk “Hands on AI Meets STEAM: Praktik Mendesain Pembelajaran Kreatif” yang digelar di kantor Telkom Regional 5 Makassar pada 23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Indibiz dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan AI dan metode pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).

Dalam workshop tersebut, para guru dan tenaga pendidik diajak memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pembelajaran sehari-hari. Mulai dari menyusun materi ajar, merancang aktivitas kelas, hingga mengembangkan project-based learning yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

AI Jadi Alat Bantu Guru, Bukan Pengganti

Account Manager Witel Sulbagsel, Nuridha Tri Lestari mengatakan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai tools pendukung yang membantu guru bekerja lebih efektif dan efisien.

“Dengan memanfaatkan AI, peran guru sebagai pendidik yang menjadi teladan dan rujukan ilmu para murid tidak dapat digantikan. AI digunakan untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan para guru dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Menurut Nuridha, saat ini tantangan dunia pendidikan bukan hanya soal digitalisasi, tetapi juga bagaimana sekolah mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan interaktif. Karena itu, konektivitas internet dan platform digital pendidikan menjadi kebutuhan penting di lingkungan sekolah.

Indibiz Perkenalkan Pijar Sekolah

Dalam kesempatan tersebut, Indibiz juga memperkenalkan Pijar Sekolah, platform digital pendidikan dari Telkom Indonesia yang dirancang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. Platform ini menyediakan berbagai solusi digital pendidikan, termasuk pengelolaan pembelajaran dan akses materi ajar berbasis teknologi.

“Pijar Sekolah dapat membantu sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan terintegrasi,” jelas Nuridha.

Tak hanya membahas teori, workshop ini juga menghadirkan sesi praktik langsung bersama fasilitator Coding STEAM by Educourse, Tiara. Para peserta diperkenalkan pada cara membuat materi ajar dengan bantuan AI, menyusun project-based learning berbasis STEAM, hingga membuat visualisasi materi dan aktivitas kelas yang lebih menarik.

Guru Belajar Membuat Materi Ajar dengan AI

Salah satu materi penting yang diberikan adalah teknik menyusun prompt atau instruksi yang tepat agar AI mampu menghasilkan ide pembelajaran sesuai kebutuhan guru. Peserta diajarkan bagaimana menyesuaikan prompt berdasarkan mata pelajaran, jenjang kelas, tujuan pembelajaran, hingga karakter siswa.

Pendekatan ini dinilai penting karena kualitas hasil AI sangat bergantung pada instruksi yang diberikan pengguna. Dengan prompt yang tepat, AI dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih personal, kreatif, dan efisien.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama workshop berlangsung. Salah satu peserta dari SD Islam Al Azhar 34 Makassar, Winda Afrilawati, mengaku kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan guru di era digital saat ini.

“Kegiatannya sangat bagus dan materinya relevan dengan kebutuhan guru. Kami diajarkan menggunakan AI tools dan mempraktikkan langsung pembuatan media ajar yang menarik menggunakan AI. Ini sangat membantu guru dalam membuat pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif,” ungkapnya.

Selain fokus pada edukasi digital, Indibiz juga memperkenalkan peluang ekonomi digital melalui program Agent Sobat Indibiz (SOBIZ). Program ini merupakan ekosistem digital yang bertujuan memberdayakan komunitas, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM perempuan agar dapat memperoleh penghasilan tambahan dari rumah.

Melalui SOBIZ, peserta diberikan kesempatan untuk bergabung sebagai agen yang dapat membantu memasarkan solusi digital Indibiz kepada masyarakat luas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Telkom Solution dalam memperluas inklusi digital sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis teknologi.

Workshop AI dan STEAM yang digelar Indibiz menunjukkan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya soal menghadirkan teknologi, tetapi juga memastikan para guru memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya secara optimal.

Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi partner bagi guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan relevan bagi generasi masa depan. Di sisi lain, kolaborasi antara teknologi dan kreativitas melalui metode STEAM dinilai mampu mendorong siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Langkah seperti ini juga memperlihatkan bagaimana sektor pendidikan mulai bergerak menuju ekosistem pembelajaran digital yang lebih inklusif dan modern, sejalan dengan perkembangan teknologi AI yang semakin cepat di Indonesia.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version