SK hynix memperkirakan kondisi pasokan memori yang ketat masih akan berlangsung hingga akhir dekade ini. CEO SK hynix, Kwak Noh-Jung, mengatakan belum ada tanda jelas bahwa kekurangan pasokan akan segera berakhir, terutama karena meningkatnya permintaan dari industri AI.
Melansir langsung dari Reuters, pernytaan tersebut disampaikan setelah seremoni peletakan batu pertama fasilitas packaging baru SK hynix di Indiana, Amerika Serikat. Sebelumnya, perusahaan memperkirakan pasokan DRAM komoditas akan tetap ketat hingga 2028. Dengan prediksi terbaru ini, tekanan terhadap pasar memori berpotensi berlangsung lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Bagi konsumen, kondisi tersebut dapat berdampak pada harga berbagai perangkat elektronik. DRAM dan NAND digunakan pada PC, GPU, konsol, smartphone, hingga berbagai perangkat lainnya. Jika pasokan tetap terbatas sementara permintaan terus meningkat, harga komponen memori berpotensi sulit kembali ke level rendah dalam waktu dekat.
Baca Juga: Apple Perbarui Mac Mini dan Mac Studio dengan Chip M6 dan M5 Ultra
Permintaan AI Jadi Pendorong Utama
Menurut Kwak, industri memori kini mulai berubah karena kebutuhan AI. Produk seperti HBM dan DRAM dengan konfigurasi khusus semakin banyak digunakan untuk mendukung infrastruktur AI, sehingga pasar memori tidak lagi sepenuhnya bergantung pada produk komoditas dengan spesifikasi seragam.
Perubahan tersebut juga membuat produsen memiliki gambaran permintaan yang lebih jelas. Berbeda dari siklus memori sebelumnya yang dapat mengalami kelebihan pasokan secara tiba-tiba dan menyebabkan harga anjlok, permintaan dari pusat data dan AI cenderung lebih terencana. Karena itu, SK hynix memperkirakan jika pasar mulai melonggar, prosesnya kemungkinan berlangsung secara bertahap.
Fasilitas Indiana Belum Menambah Produksi Wafer
SK hynix memang sedang membangun fasilitas baru di Indiana, tetapi fasilitas tersebut bukan pabrik wafer. Lokasi ini akan digunakan untuk proses packaging dan pengujian HBM4E. Wafer tetap diproduksi di Korea Selatan sebelum dikirim ke Amerika Serikat untuk diproses lebih lanjut.
Operasional cleanroom ditargetkan dimulai pada paruh kedua 2028, sementara produksi massal direncanakan pada kuartal ketiga 2029. Artinya, fasilitas tersebut belum secara langsung menambah kapasitas produksi wafer global dalam waktu dekat.
Jika prediksi SK hynix terealisasi, konsumen kemungkinan harus menghadapi harga memori yang relatif tinggi hingga beberapa tahun ke depan. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada RAM dan SSD, tetapi juga berpotensi masuk ke harga PC, GPU, dan konsol yang membutuhkan kapasitas memori lebih besar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
