Jakarta, Gizmologi – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membukukan total pendapatan sebesar Rp31,3 miliar di tahun 2021. Perusahaan gabungan Indosat Ooredoo dan Tri Hutchison ini juga telah melayani 62,9 juta pelanggan.
Adapun IOH mengalami kenaikan 12,4% Year-on-Year (YoY) dibanding periode yang sama tahun di tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,7 miliar di tahun 2021 dengan pendapatan seluler meningkat 10% menjadi 25,3 miliar.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan selama tiga tahun terakhir perusahaan telah memberikan kinerja kuat dan konsisten dalam melaksanakan strategi turnaround.
“Kami di Indosat Ooredoo Hutchison memiliki keinginan yang kuat untuk memberikan pengalaman pelanggan yang unggul, yang akan terus menjadi prioritas utama kami di masa mendatang,” kata Vikram, dikutip dari keterangan Indosat Ooredoo Hutchison, Selasa (22/2).
Pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison
Dijelaskan Vikram, eksekusi strategi penawaran produk yang sederhana, relevan, dan transparan, serta investasi belanja modal jaringan yang tepat telah membuat basis pelanggan meningkat sebesar 4,4%. Pendapatan Rata-rata per Pengguna (ARPU) juga meningkat menjadi Rp34,4 ribu, dari sebelumnya Rp31,9 ribu di tahun 2020.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Indosat Ooredoo Hutchison untuk mempercepat transformasi digital, Perseroan berhasil meluncurkan layanan komersial 5G di Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.
Baca Juga: Indosat Berdayakan Lebih dari 1.500 Perempuan Indonesia Melalui SheHacks
Indosat Ooredoo Hutchison juga memperluas jangkauan jaringan 4G berkualitas video di seluruh negeri, membangun 187 sites baru untuk menyediakan konektivitas internet ke ratusan desa terpencil di Aceh, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Termasuk menjalin kemitraan strategis dengan Snap, Cisco, hingga Google.
“IOH juga akan memeratakan akses teknologi digital di Indonesia dengan menambah 11.400 site baru dan perluasan jangkauan jaringan ke 7.660 desa baru di seluruh Indonesia hingga 2025,” tulisnya.
Selain pemerataan jaringan, IOH juga memberdayakan talenta digital di Indonesia dengan beasiswa coding IDCamp yang telah berhasil menarik 46.025 peserta. Tercatat 108.179 beasiswa coding online telah didistribusikan kepada talenta digital muda Indonesia sejak program diluncurkan pada 2019, dan sudah menghasilkan 13.226 developer bersertifikat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

