Jakarta, Gizmologi – nubia resmi membawa dua perangkat anyar ke Indonesia, yakni nubia V80 Max dan nubia A76 5G, dengan harga mulai Rp1 jutaan. Keduanya menyasar segmen pengguna yang berbeda, namun sama-sama menitikberatkan pada daya tahan dan konektivitas sebagai nilai jual utama.
Di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada smartphone untuk aktivitas harian, mulai dari bekerja di lapangan hingga konsumsi hiburan, pendekatan nubia ini terbilang relevan. Bukan spesifikasi tinggi yang menjadi sorotan utama, melainkan fungsionalitas dan keandalan jangka panjang.
Namun, strategi ini juga menghadirkan pertanyaan. Dengan pasar entry-level dan low-mid yang semakin kompetitif, apakah fokus pada ketahanan dan baterai besar cukup untuk membuat nubia tampil menonjol, terutama ketika brand lain mulai agresif menawarkan performa dan kamera di harga serupa.
nubia V80 Max Cocok untuk Konsumen dengan Aktivitas Harian Panjang
nubia V80 Max dirancang sebagai perangkat kerja harian dengan mobilitas tinggi. Baterai 6.000mAh, sertifikasi tahan jatuh TÜV, serta proteksi IP64 menjadi kombinasi yang menarik bagi pengemudi online atau pekerja lapangan. Layar besar 6,9 inci juga memberi kenyamanan untuk navigasi dan hiburan singkat di sela aktivitas.
Di sisi lain, nubia tidak banyak mengungkap detail soal chipset dan kemampuan kamera secara spesifik. Dengan harga Rp1,8 jutaan, pendekatan ini memang masuk akal, namun bisa menjadi kelemahan bagi pengguna umum yang menginginkan pengalaman kamera atau performa gaming lebih baik di kelas harga yang sama.
nubia V80 Max ini dibanderol dengan harga Rp1.899.000 dengan konfigurasi 8GB+128GB. Nah, dengan harga tersebut kamu mendapatkan smartphone dengan chip Unisoc T7250 yang memang sudah identik dengan smartphone entry pada umumnya.
Namun, yang membuatnya unik adalah jika kamu melakukan pembelian dengan metode PO. Maka, kamu sebagai konsumen berkesempatan dalam mendapatkan helm ekslusif dari nubia. Ya, ini menjadi salah satu hal yang menarik perhatian, mengingat nubia V80 Max ini memang memiliki target pasar para Ojek Online yang memerlukan smartphone tahan banting dan baterai yang awet.
nubia A76 5G Jadi Smartphone Entry Ideal?
Sementara itu, nubia A76 5G hadir sebagai opsi paling terjangkau untuk mencicipi jaringan 5G, terutama lewat kolaborasi dengan Smartfren. Performa chipset T8300 cukup untuk komunikasi, media sosial, dan konsumsi konten ringan, ditambah bonus kuota yang jelas menggiurkan bagi pengguna baru.
Meski begitu, sebagai smartphone entry-level 5G, komprominya cukup terasa. Performa multitasking terbatas dan absennya fitur unggulan membuat nubia A76 5G lebih cocok sebagai perangkat fungsional, bukan untuk pengguna yang mencari pengalaman premium meski di kelas murah.
nubia A76 5G ini dibanderol dengan harga Rp1.999.000 dengan konfigurasi 16GB+128GB. RAM yang diberikan memang cukup besar, sehingga ini juga berhasil menarik perhatian para penggemar dan pengamat gadget di Indonesia.
Secara keseluruhan, nubia V80 Max dan A76 5G menunjukkan pendekatan realistis untuk pasar Indonesia. Keduanya tidak mencoba tampil paling kencang atau paling mewah, namun fokus pada kebutuhan dasar. Tantangannya, nubia perlu memastikan bahwa strategi “aman dan fungsional” ini tetap relevan di tengah persaingan yang semakin agresif.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
