PlayStation Perkenalkan Hyperpop Collection, DualSense dan PS5 Kini Tampil Lebih Agresif

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Sony kembali bermain di ranah estetika dengan mengumumkan Hyperpop Collection, lini aksesori baru untuk DualSense wireless controller dan PS5 console cover. Koleksi ini hadir dengan tiga pilihan desain bernama Techno, Remix, dan Rhythm, yang mengandalkan gradasi warna hitam mengilap ke neon terang. Sony jelas ingin menjadikan konsol sebagai bagian dari dekorasi ruangan, bukan sekadar mesin bermain.

Secara konsep, Hyperpop mencoba menangkap tren setup gaming modern yang penuh lampu RGB dan warna kontras. Tim Color, Material, and Finish Sony bahkan menyebut koleksi ini dibuat agar “mengambil alih ruangan”. Pendekatan ini cukup berani, apalagi jika melihat selama ini desain PlayStation cenderung minimalis dan konservatif.

Namun, tidak semua gamer mencari tampilan sekeras ini. Warna-warna mencolok bisa jadi menarik bagi penggemar setup gaming flamboyan, tapi berpotensi terasa berlebihan untuk ruang kerja atau ruang keluarga yang lebih netral.

Baca Juga: Kelangkaan RAM Ancam Jadwal Konsol Next-Gen, Gamer Harus Bersiap Menunggu Lebih Lama

Gradasi Warna, Finishing Glossy, dan Kesan Premium

Hyperpop Collection menampilkan gradasi seamless di seluruh bodi DualSense, dipadukan dengan lapisan glossy agar warna terlihat lebih “pop”. Untuk PS5 console cover, Sony menambahkan efek semi-transparan yang memberi kesan futuristik. Dari sisi visual, ini jelas langkah maju dibanding edisi warna solid sebelumnya.

Meski begitu, finishing glossy sering kali berarti satu hal: mudah kotor. Sidik jari, debu, dan goresan tipis akan lebih mudah terlihat dibanding bodi matte. Bagi pengguna yang rewel soal kebersihan, ini bisa jadi PR tersendiri dalam jangka panjang.

Harga Premium dan Pasar yang Terbatas

DualSense Hyperpop Collection akan dijual dengan harga US$84,99, sementara PS5 console cover dibanderol US$74,99 dan hanya tersedia terbatas di pasar tertentu. Koleksi ini mulai rilis 12 Maret 2026, dengan pre-order dibuka 16 Januari. Harga tersebut menempatkan Hyperpop di kelas aksesori premium, bukan sekadar skin murah.

Di satu sisi dari Hyperpop Collection ini, Sony berhasil menghadirkan produk yang terasa eksklusif dan berbeda. Di sisi lain, banderol ini sulit dicerna jika dibandingkan dengan controller standar yang secara fungsi identik. Hyperpop mungkin lebih cocok sebagai item koleksi atau statement piece, bukan kebutuhan esensial bagi mayoritas gamer.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version