AI semakin masuk ke berbagai tahapan pekerjaan, termasuk ketika profesional menyiapkan presentasi. Riset Canva bertajuk The Presentation Paradox menunjukkan bahwa 98% profesional di Indonesia yang disurvei sudah menggunakan AI untuk kebutuhan presentasi, mulai dari mencari ide hingga mempersiapkan diri sebelum tampil di depan audiens.
Riset tersebut melibatkan 4.000 profesional dari delapan negara, dengan 640 responden berasal dari Indonesia. Dalam survei ini, penggunaan AI tidak hanya berkaitan dengan pembuatan slide. Teknologi tersebut juga dimanfaatkan untuk menyusun materi, memperbaiki speaker notes, mendapatkan masukan, hingga berlatih sebelum presentasi.
Meski penggunaan Canva AI cukup tinggi, hasil survei menunjukkan bahwa kemampuan manusia masih dianggap penting. Sebanyak 91% responden di Indonesia menilai presentasi yang baik tetap bergantung pada kemampuan menyampaikan materi dan kepercayaan diri. Sementara itu, 71% mengatakan AI membantu menghemat waktu ketika membuat presentasi.
Baca Juga: Canva AI 2.0 Resmi Meluncur, Ingin Jadi Pusat Kerja Digital Bukan Sekadar Aplikasi Desain
Menurut Canva, AI Mulai Digunakan dari Ide hingga Latihan
Tahap yang paling banyak memanfaatkan AI adalah pengembangan ide atau brainstorming, dengan 78% responden mengaku menggunakannya. Sebanyak 68% memakai AI untuk membantu desain dan tata letak, sementara 60% menggunakannya untuk membuat draf atau materi slide.
Penggunaan AI juga berlanjut setelah materi selesai dibuat. Sebanyak 58% responden memakainya untuk menulis atau menyempurnakan speaker notes, 50% untuk mendapatkan masukan terhadap draf, dan 37% untuk berlatih atau melakukan simulasi presentasi. Sebanyak 59% bahkan telah menggunakan AI sebagai pelatih presentasi, baik secara rutin maupun sesekali.
Kepercayaan Diri Tetap Jadi Faktor Penting
Di tengah meningkatnya penggunaan AI, 81% responden percaya teknologi tersebut dapat membantu menyusun dek presentasi, tetapi tidak menggantikan orang yang membawakan narasinya. Sebanyak 73% juga mengatakan mereka perlu secara aktif mengembangkan kepercayaan diri sebagai presenter, lebih tinggi dibandingkan angka global sebesar 50% dalam studi yang sama.
Penggunaan AI untuk presentasi bahkan mulai bergerak ke situasi real time. Sebanyak 84% responden terbuka terhadap bimbingan AI saat sedang melakukan presentasi jika teknologi tersebut dapat membantu mereka tampil lebih baik. Namun, survei ini juga menunjukkan bahwa AI lebih banyak ditempatkan sebagai alat pendukung, sementara penyampaian materi dan koneksi dengan audiens masih dipandang sebagai kemampuan yang perlu dikembangkan oleh presenter sendiri.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
