Jakarta, Gizmologi – Akhirnya Disney merilis film Wish, yang menceritakan princess baru di dunia dongeng dengan kisah yang menarik. Film Wish dikemas dengan musikal dan gaya animasi klasik film Disney lama yang mungkin membuat beberapa orang menjadi bernostalgia. Film Wish sudah tayang di bioskop Indonesia mulai (22/11/2023), namun sebelum itu kamu bisa melihat ulasannya di sini.
Gizmologi berkesempatan untuk menonton film Wish terlebih dahulu kemarin (21/11/2023), di Plaza Indonesia, Jakarta. Film Wish berdurasi satu jam tiga puluh lima menit, sehingga cocok untuk kalian tonton ketika ingin rehat namun tidak memakan waktu lama. Disutradarai oleh Fawn Veerasunthorn dan Chris Buck, film ini memiliki latar tempat di sebuah pulau fantastis yang terletak di Semenanjung Iberia, bernama Rosas.
Film animasi ini dibintangi oleh aktris pemenang Academy Award Ariana DeBose sebagai Asha, Chris Pine sebagai King Magnifico, dan Alan Tudyk sebagai kambing peliharaan Asha, Valentino. Animasi musikal Wish hadir bertepatan dengan perayaan 100 tahun hadirnya Walt Disney di kehidupan para penggemar. Film ini menampilkan cerita dan karakter original, dengan tujuh lagu baru yang ditulis oleh penyanyi/penulis lagu nominasi Grammy, Julia Michaels dan produser/penulis lagu/musisi pemenang Grammy Benjamin Rice.
Baca Juga: Review Film The Marvels, Reuni yang Buka Babak Baru Marvel Universe
Sinopsis Film Wish
Film Wish menceritakan tentang Asha, seorang gadis berumur 17 tahun yang sangat mencintai kerajaan Rosas. Kerajaan ini dipimpin oleh Raja Magnifico yang dapat mengabulkan harapan dan menjaganya. Namun, Magnifico tidak sebaik yang dikira, ia menikmati kendali akan memiliki sihir dan ingin berbuat sesuka hatinya.
Asha menyadari bahwa keinginan apa pun yang terlalu besar atau ambisius atau mengancam Magnifico tidak akan terkabul. Itu berarti ada sebagian besar orang di Rosas yang tidak akan pernah melihat impian mereka terwujud, dan yang paling menyedihkan adalah mereka bahkan tidak ingat apa yang membuat mereka bertahan. Asha pun mencoba menyampaikan permohonannya agar bisa menolong warga Rosas kepada bintang-bintang.
Permohonan ini tidak sengaja memanggil satu bintang yang dikenal sebagai Star. Namun, Star tidak dapat mengabulkan permintaan, ia bukanlah karakter yang turun tangan dan memecahkan masalah, melainkan menginspirasi Asha untuk berpikir berbeda. Star ada di sana untuk mengingatkan Asha agar tidak menyerah, dan membantunya sedemikian rupa sehingga berpegang pada harapan bisa membantu.
Review Film Wish
Sebagai film animasi musikal, film Wish memiliki karakteristik animasi yang klasik namun masih terlihat modern. Bagaimana tidak klasik? Film ini memperlihatkan animasi 2D dan 3D menyatu dengan selaras. Selain itu warna yang diberikan pada film ini juga menenangkan dan tidak terlalu berlebihan, seperti warna pastel atau yang lebih soft.
Tentunya semua film ketika ditonton di bioskop dan media lain seperti gadget akan terasa berbeda pengalamannya. Sehingga ketika menonton film Wish di bioskop terasa puas, ada pun pilihan warna yang dipilih tidak berlebihan. Dengan begitu animasi ini membuat nyaman mata dan aman untuk anak.
Untuk plot cerita, film Wish memiliki plot maju yang tidak terlihat buru-buru meski durasinya hanya sejam lebih. Pembangunan karakter utama Asha cukup baik diperlihatkan, hanya saja penjelasan mengenai latar belakang keluarganya yang kurang diperdalam. Namun hal tersebut tidak menjadi fokus penting dalam film sehingga tidak bermasalah.
Bila film Wish dijadikan serial mungkin akan bisa lebih membahas banyak hal. Wish bisa membuka banyak pertanyaan banyak orang mengenai karakter-karakter yang ada. Bahkan tokoh Star menjadi sangat ikonik untuk film ini.
Baca juga: Disney Garap Cerita Dongeng dan Film ke Metaverse
Konflik yang diberikan dalam film Wish tidak terlalu rumit namun mampu membuat sedikit rasa tegang. Penyelesaiannya juga sangat sederhana dengan rasa haru ikut senang menjadi bagian perjalanan warga Rosas. Adanya nyanyian yang hadir di beberapa adegan terasa tepat dan menarik sekali untuk dimasukkan ke playlist lagu kamu.
Karakter yang hadir dalam film Wish memiliki porsi yang sesuai dan semuanya mendapat kesan yang menarik dan bisa jadi tontonan anak-anak pilihan. Apalagi makna yang diberikan dalam film besutan Disney ini cukup sederhana dan sangat berguna di kehidupan nyata. Harapan yang dibuat nyatanya tak hanya harus disimpan, namun harus diwujudkan.
Tokoh Star sangat mewujudkan bahwa semua orang itu penting dan bisa menjadi tokoh utama dalam kehidupan nyata. Makna film Wish tersebut bisa dijadikan pelajaran bagi semua kalangan umur dan kisahnya membuat hati menjadi senang.
Kesimpulan Review Film Wish
Film Wish mungkin tidak menampilkan animasi yang fantastis, namun bisa menjadi animasi musikal pilihan untuk saat ini. Kisah dan makna yang diberikan bisa berpengaruh kepada kehidupan di dunia nyata tergantung bagaimana kita menyikapinya. Musik yang dihadirkan memperlihatkan emosi yang membuat orang yang menonton ikut terhanyut (bila kamu menyukai film musikal).
Film ini bisa dibilang diperuntukkan untuk semua kalangan umur, terutama yang menyukai animasi musikal. Bagi keluarga yang sedang ingin mencari tontonan hiburan, mungkin Wish bisa menjadi pilihan yang tepat. Oiya, tak ada post credit scene ya untuk film ini.
Rating review film Wish: 7/10.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

