Sony dan TSMC Bangun Pabrik Sensor Kamera Smartphone di Jepang, Produksi Mulai 2029

3 Min Read

Jakarta, GizmologiSony dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) resmi menyepakati pembentukan perusahaan patungan atau joint venture (JV) untuk mengembangkan dan memproduksi image sensor bagi smartphone. Perusahaan bernama Advanced Vision Semiconductor Manufacturing Corporation tersebut akan berlokasi di Kota Koshi, Prefektur Kumamoto, Jepang, dan ditargetkan mulai melakukan produksi massal pada 2029.

Dalam kerja sama ini, Sony akan menjadi pemegang saham pengendali sekaligus menjadikan JV tersebut sebagai anak perusahaan terkonsolidasi Sony Group. Sony juga akan menunjuk Representative Director untuk perusahaan patungan tersebut. Sementara itu, TSMC akan terlibat melalui kontribusi modal sekaligus membawa keahlian manufaktur dan teknologi proses semikonduktor yang digunakan dalam produksi sensor gambar.

Sony berencana menyuntikkan sekitar 465 miliar yen melalui kombinasi kontribusi tunai dan pengalihan aset melalui skema pemisahan perusahaan. Di sisi lain, TSMC akan memberikan kontribusi tunai sekitar 282 miliar yen. Investasi tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan permintaan pasar dan kondisi bisnis. Kedua perusahaan juga mempertimbangkan investasi tambahan dengan asumsi adanya dukungan dari pemerintah Jepang.

Baca Juga: Harga HP Naik 13%, Konsumen Mulai Melirik Pasar Bekas

Sony Fokus pada Teknologi Sensor, TSMC Bawa Keahlian Manufaktur

Dalam kerja sama ini, Sony akan memegang peran utama dalam pengembangan teknologi inti image sensor, termasuk perencanaan produk dan desain. Posisi tersebut sejalan dengan bisnis Sony Semiconductor Solutions yang selama ini berfokus pada teknologi sensor gambar.

Sementara itu, TSMC akan berkontribusi melalui teknologi proses manufaktur canggih dan pengalaman produksi semikonduktor. Kombinasi kedua kemampuan tersebut ditujukan untuk mempercepat pengembangan serta produksi image sensor yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Namun, perusahaan belum merinci jenis sensor atau produk smartphone tertentu yang akan diproduksi melalui fasilitas ini.

Produksi Massal Ditargetkan Mulai 2029

Fasilitas baru di Kumamoto direncanakan menjadi salah satu pusat utama untuk aktivitas pengembangan dan manufaktur yang dibutuhkan dalam produksi massal image sensor smartphone menggunakan teknologi proses manufaktur canggih. Produksi volume dijadwalkan dimulai pada 2029, sehingga dampak langsung dari fasilitas ini terhadap pasokan sensor smartphone masih beberapa tahun lagi.

Meski kesepakatan definitif telah ditandatangani, pembentukan JV dan penyelesaian transaksinya masih bergantung pada persetujuan regulator serta sejumlah persyaratan penutupan lainnya. Sony dan TSMC sebelumnya telah mengumumkan perjanjian awal untuk kerja sama strategis sensor generasi berikutnya pada Mei 2026. Dalam kesepakatan terbaru ini, kedua perusahaan menyatakan aspek lain dari kemitraan tersebut tetap tidak berubah.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version