Mengenal Apa Itu Ocean Mode di Samsung Galaxy S26 Series, Fitur AI untuk Pelestarian Terumbu Karang

4 Min Read

Samsung Electronics masuk dalam daftar 2026 Most Innovative Companies versi Fast Company. Raksasa elektronik asal Korea Selatan tersebut menempati peringkat ke-7 dalam kategori Corporate Social Responsibility berkat Ocean Mode, fitur kamera Galaxy S26 Series yang inovatif dan dirancang khusus untuk mendukung pemantauan serta restorasi terumbu karang.

Ocean Mode sendiri merupakan bagian dari inisiatif “Coral in Focus” yang dibesut Samsung. Selain Fast Company, Samsung telah meraih berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam pelestarian terumbu karang, termasuk Gold pada kategori “Best Sustainability or Conservation Initiative” di Engage for Good Halo Awards 2026. Tak hanya itu, “Coral in Focus,” sebuah dokumenter yang berisikan tentang inisiatif ini, meraih penghargaan Coastal and Island Culture Award pada International Ocean Film Festival ke-23.

Pengakuan ini mencerminkan dampak dari upaya Samsung Electronics dalam membalikkan penurunan kondisi terumbu karang melalui kemitraan dengan Seatrees serta Scripps Institution of Oceanography di University of California San Diego. Dengan menggabungkan kemampuan pengambilan gambar canggih dari Galaxy, model restorasi berbasis komunitas milik Seatrees, serta keahlian ilmu kelautan dari Scripps, Samsung mengubah ponsel Galaxy menjadi alat yang kuat untuk mendukung pelestarian laut.

Fitur Ocean Mode Samsung

Perbandingan terumbu karang yang diambil menggunakan ponsel Galaxy dengan pengaturan kamera standar (kiri) dan Ocean Mode (kanan), yang menampilkan peningkatan koreksi warna serta pengurangan motion blur di bawah air.

Kini tersedia melalui Expert RAW, Ocean Mode memperluas kemampuan ini kepada pengguna Galaxy, menghadirkan teknologi imaging bawah laut tingkat lanjut kepada lebih banyak orang sekaligus mengurangi ketergantungan pada peralatan DSLR yang mahal dan berat. Aksesibilitas yang lebih luas ini menjadi kunci dalam memperbesar skala pemantauan terumbu karang, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya dan infrastruktur teknis.

Foto diambil menggunakan Samsung Galaxy S26 Ultra yang dilengkapi Ocean Mode

Terumbu karang hanya menutupi kurang dari 1% dasar laut, namun menopang sekitar 25% dari seluruh kehidupan laut serta menjadi sumber penghidupan bagi jutaan orang di seluruh dunia[2]. Tanpa intervensi, banyak terumbu karang berisiko hilang pada tahun 2050 akibat perubahan iklim, polusi, dan penangkapan ikan berlebihan.

Untuk membantu mengatasi tantangan ini, Samsung berkolaborasi dengan Seatrees dan Scripps Institution of Oceanography guna memperluas upaya restorasi terumbu karang di berbagai lokasi seperti Costa Rica, Fiji, Galápagos Islands, Indonesia, dan United States.

Melalui inisiatif “Samsung x Seatrees: Bring Coral in Focus,” para mitra dan komunitas lokal dibekali perangkat Galaxy yang dilengkapi Ocean Mode serta housing bawah air untuk menangkap citra bawah laut berkualitas tinggi. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan model 3D fotogrametri yang detail. Proses ini meningkatkan cara pemantauan dan evaluasi terumbu karang, sekaligus memberikan insight penting terkait kondisi kesehatan dan pemulihannya.

Bersama Samsung, Seatrees, dan Scripps Institution of Oceanography telah menghasilkan dampak nyata di berbagai lokasi restorasi. Hingga saat ini, lebih dari 20.000 fragmen karang telah ditanam, dan lebih dari 80 model terumbu karang 3D telah dibuat untuk mendukung upaya pemantauan dan penelitian.

Penghargaan ini memperkuat komitmen Samsung terhadap keberlanjutan melalui inisiatif “Our Journey: Galaxy for the Planet.” Mulai dari penggunaan material daur ulang pada perangkat Galaxy hingga pengembangan teknologi seperti Ocean Mode bersama para mitra yang memiliki visi serupa, Samsung terus mengeksplorasi bagaimana inovasi dapat membantu melindungi planet.

Author

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version