Jakarta, Gizmologi โ Multiplatform game online berbasistoken buatan Indonesia, โDuckie Landโ, dilaporkan terkena DDoS (distributed denial-of-service) pada minggu lalu. Terkait serangan itu, pihak Duckie Land memastikan aset kripto milik para user aman.
Diketahui, serangan DDoS sempat membanjiri server platform game Duckie Land sehingga para pengguna tidak bisa mengakses sejumlah layanan. Bahwasanya DDOS attack yang tidak bertanggung jawab diidentifikasi bersumber dari beberapa negara.
โTerkait penyerangan tersebut tim akan melakukan investigasi secara menyeluruh dan mendalam, serta melakukan audit sistem secara berkala demi menjaga kepercayaan investor, holder, dan player,โ tulis Duckie Land dalam keterangan tertulisnya yang diterima Gizmologi, Senin (10/5).
Mengutip laporan Cloudflare, serangan DDoS berusaha membanjiri platform kripto dengan 15,3 juta permintaan per detik. Insiden itu menjadi salah satu serangan HTTPS DDoS terbesar yang pernah tercatat.
โPasca investigasi jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum oleh pihak penyerang, tim Duckie Landakan mengambil Langkah hukum demi kemanaan yang berkelanjutan,โ tutup mereka.
Game NFT Duckie Land

Sebagai informasi, Duckie Land merupakan proyek blockchain buatan dalam negeri yang menawarkan permainan game dengan peluang mendapatkan keuntungan melalui platform NFT (Non-Fungible Token) berbasis token dan metaverse.
Game ini berkonsep play-to-earn, sehingga pemain Duckie Land bisa mendapatkan rewards dalam bentuk aset kripto dan bisa menjadi salah satu sumber pendapatan baru nantinya.
Token kripto utilitas Ducky Land MMETA juga sudah bisa diperdagangkan di platform perdagangan Indodax. Hal tersebut membuktikan ekosistem industri blockchain di Indonesia kian berkembang.
Game Duckie Land juga sudah dapat dimainkan di perangkat komputer atau PC lewat situs resminya. Di mana dalam pengembangannya nanti, game berbasis blockchain ini juga akan tersedia di ponsel, baik Android maupun iOS.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



