Jakarta, Gizmologi – Di tengah meningkatnya tren cryptocurrency dan NFT, Opera meluncurkan browser khusus untuk mata uang kripto. Berbasis Web3, Opera Crypto Browser hadir dengan sederet fitur terkait kripto dan blockchain yang sudah built-in
Aplikasi peramban ini merupakan versi baru dari browser serupa yang pernah diluncurkan Opera pada tahun 2018 silam. Opera Crypto Browser berfungsi di berbagai aplikasi yang terdesentralisasi atau dApps, dan menyediakan fungsionalitas yang lebih dalam daripada browser tradisional.
“Tujuannya (Crypto Browser) adalah untuk menyederhanakan pengalaman pengguna Web3 yang sering membingungkan pengguna mainstream,” ungkap EVP Opera, Jorgen Arnensen, seperti dikutip dari ZDNet, Minggu (23/1/2022).
Salah satu fitur utamanya adalah dompet kripto non-custodial yang artinya tidak dikontrol oleh pihak ketiga. Dompet ini mendukung blockchain seperti Ethereum, Bitcoin, Celo, Nervos, Polygon, dan lain-lain.
Fitur ini bertujuan untuk memudahkan pengguna mengakses aset kriptonya tanpa perlu ekstensi tambahan, lengkap dengan opsi menggunakan dompet dari pihak ketiga. Pengguna juga bisa membeli kripto seperti ethereum lewat Ramp menggunakan kartu kredit Visa atau Mastercard.
Opera Crypto Browser

“Terlalu sedikit pengalaman penjelajahan web yang ditawarkan hari ini telah dibangun dengan tujuan menempatkan Web3 sebagai pusat perhatian dan membuat teknologi blockchain dapat dipahami dan mudah digunakan,” ujar Arnensen.
Pengguna juga bisa langsung membeli NFT di marketplace seperti OpenSea dan Rarible. Untuk meningkatkan keamanannya, Opera juga menyisipkan fitur secure keyboard yang memastikan aplikasi lain tidak bisa mengintip data kalian saat sedang copy/paste.
Fitur menonjol lainnya dari browser baru ini adalah Crypto Corner, yang berisi semua berita blockchain terbaru, podcast terkait kripto, dan vlog, serta melacak airdrop dan acara kripto mendatang. Peramban ini juga dilengkapi dengan bilah sisi yang membawa pengguna ke Crypto Twitter, Discord, Reddit, dan banyak lagi, serta Telegram dan Whatsapp.
Baca Juga: Meski Belum Populer, NFT Tetap Menarik Perhatian Developer Game
Berbasis Web3

“Keyakinan kami adalah bahwa dunia blockchain membutuhkan pengalaman browsing yang benar-benar khusus,” sambungnya.
Selain memberikan keamanan ekstra melalui enkripsi blockchain, Opera Crypto Browser juga memungkinkan pengguna untuk mengakses hal-hal seperti GameFi, di mana pengguna dapat memperoleh penghasilan saat bermain melalui segala macam metaverse.
Belum lama ini juga Mozilla mengumumkan bahwa mereka akan mulai menerima sumbangan dalam bentuk kripto. Untuk saat ini Opera Crypto Browser sudah tersedia dalam versi beta di Windows, Mac, dan Android, dengan versi iOS akan segera hadir.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




