Jakarta, Gizmologi โ Valve mengumumkan kehadiran Steam Machine, perangkat yang siap menjadi solusi PC gaming premium tanpa harus merakit sendiri. Dihadirkan dalam format compact, perangkat ini akan menjadi penantang serius bagi eksitensi konsol rumahan yang lebih dulu eksis dari Sony maupun Microsoft.
Steam Machine 2025 ditenagai oleh CPU dan GPU AMD generasi terkini yang belum diumumkan secara detail, namun mampu menjalankan game resolusi 4K pada 60fps secara stabil. Tersedia dalam dua varian penyimpanan, 512GB dan 2TB yang bisa diperluas menggunakan kartu MicroSD, Steam Machine ditujukan untuk gamer yang menginginkan pengalaman gaming di ruang tamu dengan kemudahan konsol namun performa PC gaming.
Perangkat ini menggunakan sistem operasi SteamOS berbasis Linux, yang merupakan strategi Valve untuk membangun ekosistem gaming independen dari Windows, dengan fokus pada stabilitas, optimisasi, dan keamanan. Steam Machine juga didukung oleh Steam Controller generasi terbaru yang menawarkan fitur haptik lebih presisi, tombol yang dapat dipetakan ulang, dan integrasi optimal dengan SteamOS.
Valve memastikan Steam Machine terbaru ini akan mendukung seluruh katalog game Steam, termasuk gelar AAA populer, dengan performa tinggi. Bersama dengan Steam Frame VR headset dan versi baru Steam Controller, Steam Machine dijadwalkan akan resmi dirilis secara global pada awal tahun 2026.
Baca juga: Atari 2600+ PAC-MAN Edition Resmi Dirilis, Rayakan Dua Ikon Legendaris Dunia Game
Pasar yang Tepat untuk Steam Machine

Valve belum memutuskan harga jual untuk perangkat terbarunya. Dengan situasi Playstation 5 punya harga jual US$749 dan Xbox X di angka US$ 649, Valve sepertinya akan menaruh harga sedikit lebih mahal dari keduanya. Banyak sumber menduga harga Steam Machine berada di kisaran US$800ย atau sekitar Rp 12,9 juta, dengan opsi penyimpanan 512GB dan 2TB.
Harga di pasar Indonesia, prediksi harganya bisa berada di kisaran Rp 15 hingga Rp 20 juta. Meski ada potensi โgorenganโ seperti konsol lain yang pada awal peluncurannya, tapi harga tersebut dianggap masih lebih rendah dari PC rakitan dengan spek serupa. Apalagi dengan katalog game milik Steam yang punya kategori luas.
Strategi harga Valve dirancang agar dapat menjangkau jutaan gamer yang selama ini menggunakan PC biasa, dengan menawarkan pengalaman gaming kelas PC dalam bentuk yang ringkas dan mudah digunakan di ruang tamu. Valve menegaskan Steam Machine bukanlah kompetitor langsung konsol modern, melainkan PC gaming dengan tampilan dan sistem operasi khusus SteamOS yang memudahkan navigasi ala konsol.
Valve menargetkan perangkatnya diluncurkan secara global pada kuartal pertama 2026 bersamaan dengan perangkat lain seperti Steam Frame VR dan Steam Controller generasi terbaru. Dengan spesifikasi kelas atas mulai AMD Zen 4 CPU, GPU RDNA 3, RAM 16GB DDR5, dan dukungan gaming 4K 60fps, Steam Machine menjadi pilihan menarik bagi gamer PC yang menginginkan kemudahan dan performa tinggi tanpa repot merakit.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



