Jakarta, Gizmologi – Zotac, brand yang selama ini akrab di telinga gamer berkat jajaran kartu grafis dan mini PC gaming-nya, kini mulai bermanuver serius ke sektor kecerdasan buatan (AI). Dalam ajang pameran teknologi ISE (Integrated Systems Europe) yang baru saja digelar, pabrikan asal Hong Kong ini memperkenalkan lini mini PC terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan Edge AI.
Tidak sekadar mungil, perangkat ini dirancang dengan spesifikasi ‘monster’ untuk ukuran komputer industri, termasuk dukungan RAM hingga 64GB dan prosesor generasi terbaru yang sudah memiliki kemampuan pemrosesan saraf tiruan (neural processing) bawaan.
Sorotan utama dari rilisan baru ini adalah model ZP-MI625DX. Mini PC tersebut ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 5 125H (Meteor Lake). Pemilihan prosesor ini sangat strategis karena Intel Core Ultra sudah dibekali dengan NPU (Neural Processing Unit) terintegrasi. Artinya, perangkat ini sanggup menangani beban kerja inferensi AI secara lokal dengan efisien tanpa perlu kartu grafis diskrit tambahan yang memakan tempat dan daya.
Selain prosesor yang mumpuni, Zotac memberikan keleluasaan ekspansi memori yang luar biasa. ZP-MI625DX mendukung dua slot SO-DIMM untuk memori DDR5 hingga 64GB. Kapasitas sebesar ini sangat krusial untuk menjalankan model data AI yang kompleks atau multitasking berat di lingkungan industri. Penyimpannya pun fleksibel dengan dukungan SSD M.2 NVMe.
Baca juga: ZOTAC Rilis RTX 5090 ArcticStorm AIO dan RTX 5060 Low Profile
Zotac Bawa Varian ARM dan Fanless untuk Efisiensi

Zotac tidak hanya menyasar segmen performa tinggi. Mereka juga memperkenalkan varian berbasis ARM lewat seri ZP-RK88DX dan ZP-RK76. Keduanya menggunakan chipset Rockchip yang hemat energi dan umumnya berjalan di sistem operasi Linux.
Menariknya, model ZP-RK88DX memiliki opsi untuk ditambahkan modul akselerator AI DeepX. Modul tambahan ini diklaim mampu menyemburkan performa AI hingga 25 TOPS (Trillions of Operations Per Second), angka yang cukup serius untuk perangkat embedded guna keperluan seperti computer vision atau analisis video real-time.
Untuk kebutuhan yang lebih mendasar, hadir pula seri ZP-S35N150P dan ZP-PI339-P2 yang ditenagai prosesor Intel N150. Varian ZP-PI339-P2 bahkan didesain tanpa kipas (fanless). Desain hening dan tertutup ini membuatnya sangat ideal ditempatkan di lingkungan berdebu atau lokasi yang membutuhkan ketenangan mutlak, seperti perpustakaan digital atau ruang kontrol medis.
Perlu dicatat oleh Gizmo friends, jajaran produk Edge AI ini berbeda dengan seri ZBOX Magnus yang biasa kita lihat di toko komputer. Produk ini ditargetkan untuk pasar komersial dan industri (B2B), seperti untuk mesin manufaktur cerdas, digital signage interaktif, atau sistem kota pintar (smart city).
Hingga artikel ini ditulis, Zotac belum merilis harga resmi maupun tanggal ketersediaan untuk pasar global. Namun, langkah ini menegaskan bahwa tren “AI PC” tidak hanya milik laptop konsumen, tetapi juga merambah ke infrastruktur komputasi di balik layar.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



