Jakarta, Gizmologi – Industri game dikejutkan oleh kabar kepergian salah satu figur paling berpengaruh di balik layar Nintendo, Hideki Konno. Sosok veteran yang telah mengabdi selama hampir empat dekade ini dikabarkan telah resmi meninggalkan perusahaan raksasa asal Kyoto tersebut. Kepergian ini menandai akhir dari sebuah era, mengingat perannya yang sangat vital sebagai otak di balik kesuksesan waralaba raksasa Mario Kart.
Kabar santer mengenai hengkangnya Konno mulai mencuat setelah namanya tidak lagi tercantum dalam daftar eksekutif terbaru Nintendo, serta pembaruan informasi yang beredar di kalangan pengamat industri pada Januari 2026 ini. Bergabung sejak tahun 1986, Konno memulai kariernya sebagai desainer grafis untuk judul legendaris Super Mario Bros. di NES, sebelum akhirnya menanjak menjadi salah satu produser dan sutradara paling dihormati di perusahaan.
Selama masa jabatannya, Konno tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga membentuk arah kreatif Nintendo. Ia adalah sutradara dari Super Mario Kart orisinal di SNES dan Mario Kart 64, dua judul yang mendefinisikan genre kart racer. Selain itu, ia juga memproduseri judul-judul hits lainnya seperti Luigi’s Mansion dan fenomena Nintendogs yang sempat mengguncang pasar konsol handheld Nintendo DS.
Baca juga: Resident Evil Requiem Siap Buka Era Baru Survival Horror dengan Dua Gaya Gameplay Berbeda
Warisan Hideki Konno: Dari Sirkuit Go-Kart hingga Layar Ponsel

Dampak terbesar Hideki Konno mungkin paling terasa pada transformasi strategi Nintendo di era modern, khususnya dalam ekspansi ke pasar mobile. Sebelum meninggalkan perusahaan, Konno memegang peran kunci di divisi pengembangan perangkat pintar (Smart Device Division). Ia bertanggung jawab mengawasi transisi IP Nintendo ke smartphone, termasuk kesuksesan masif Mario Kart Tour dan Super Mario Run.
Kepergian sosok besar ini meninggalkan kekosongan bagi perusahaan, mengingat posisinya sebagai penjaga kualitas (guardian) bagi gameplay Nintendo yang khas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Nintendo maupun Konno mengenai alasan kepergiannya atau rencana masa depannya setelah lepas dari seragam Nintendo.
Namun, warisannya sebagai kreator yang membawa kesan dan kegembiraan kompetitif ke ruang keluarga di seluruh dunia melalui cangkang kura-kura dan kulit pisang akan tetap abadi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



