Jakarta, Gizmologi – Pokémon Pokopia siap menjadi game simulasi kehidupan terbaru ala Pokémon yang sangat dinantikan pecinta Nintendo. Game ini dijadwalkan rilis eksklusif untuk Nintendo Switch 2 pada 5 Maret 2026, menghadirkan pengalaman baru di dunia Pokémon dengan gameplay yang mengusung konsep membangun dan berinteraksi dalam komunitas, mirip dengan gaya Animal Crossing.
Di Pokémon Pokopia, pemain akan mengendalikan Ditto yang dapat berubah menjadi manusia dan bekerja sama dengan berbagai Pokémon lain untuk membangun sebuah dunia baru yang indah dan hidup. Game ini menghadirkan banyak acara komunitas dan fitur interaktif yang memungkinkan pemain menciptakan surga Pokémon sendiri.
Salah satu keistimewaan dari rilis ini adalah format distribusi fisiknya yang menggunakan Game Key Card, yaitu kartu yang hanya berfungsi sebagai kode unduhan—mengingat data game tidak disimpan dalam kartu tersebut sehingga tetap memerlukan koneksi internet untuk mengunduh game secara penuh.Meskipun ada pro dan kontra soal harga dan format Game Key Card yang ditetapkan pada sekitar US$70 (sekitar 8.980 yen di Jepang), langkah ini merupakan bagian dari perubahan strategi distribusi Nintendo.
Trailer resmi yang lebih panjang dan mendalam juga sudah diumumkan akan dirilis, memperlihatkan variasi Pokémon baru seperti varian Peakychu (Pikachu pucat) dan Mosslax (Snorlax yang tertutup lumut), yang menambah warna baru ke dalam dunia Pokopia.
Baca juga: Sony Dikabarkan Uji Fitur Cross-Buy untuk Sinkronisasi Game PS5 dan PC
Pokémon Pokopia Mirip dengan Animal Crossing

Pokémon Pokopia menjadi salah satu game eksklusif Nintendo Switch 2 paling menarik di awal 2026, menawarkan gameplay santai dengan banyak elemen crafting, pembangunan, dan interaksi sosial yang cocok untuk penggemar game simulasi dan penggemar Pokémon dari berbagai kalangan.
Pokémon Pokopia dan Animal Crossing memiliki kemiripan sebagai game simulasi kehidupan yang santai dengan fokus pada pembangunan lingkungan dan interaksi sosial. Keduanya menawarkan pengalaman cozy life-sim di mana pemain dapat mengumpulkan bahan-bahan, membangun rumah atau fasilitas, serta menjalani aktivitas harian dengan ritme yang rileks.
Perbedaan utama terletak pada karakter dan fitur uniknya. Di Pokémon Pokopia, pemain mengendalikan Ditto yang bisa berubah menjadi manusia dan mempelajari kemampuan Pokémon lain untuk membangun dan mengelola komunitas Pokémon. Interaksi dengan Pokémon di Pokopia lebih mendalam dengan kemampuan spesifik yang memengaruhi gameplay, seperti menyalakan api atau bercocok tanam. Sedangkan Animal Crossing lebih menekankan pada kehidupan desa manusia biasa dengan karakter hewan antropomorfik tanpa unsur kemampuan khusus.
Dari segi visual, Pokémon Pokopia menggunakan art style tilt-shift yang memberikan kesan miniatur dan nostalgia ala era Game Boy Advance, sementara Animal Crossing menonjolkan gaya grafis yang cerah dan kartun. Kedua game memberikan pengalaman santai, namun Pokopia menambah unsur gameplay yang berkaitan langsung dengan fitur unik Pokémon, menjadikannya spin-off dengan pendekatan baru dibanding Animal Crossing yang lebih straightforward.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



