Jakarta, Gizmologi – Sejak kehadiran perdananya di Tanah Air, mobil listrik JAECOO J5 EV memang benar-benar menarik perhatian hingga minat para konsumen, terutama berkat rasio fitur serta harga yang ditawarkan. Dan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), mobil satu ini berhasil menjadi SUV EV terlaris di Indonesia. Menorehkan momentum yang kuat di awal tahun 2026.
Ya, diinformasikan bila JAECOO J5 EV berhasil membukukan hingga 1942 unit distribusi dari pabrikan ke diler, yang pas untuk dijadikan acuan atau indikator awal permintaan pasar. Dengan kata lain, penerimaan terhadap konsumen di Indonesia sangat positif. Dan berhasil membuat JAECOO menembus peringkat 9 besar merek mobil terlaris nasional berdasarkan data wholesales Januari 2026.
Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia mengatakan, pencapaian positif ini menjadi sinyal kuat terhadap arah perkembangan pasar. “Kepemimpinan di segmen SUV EV menunjukkan bahwa psar semakin terbuka terhadap kendaraan listrik sebagai pilihan utama, bukan sekadar alternatif,” jelasnya lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi (12/2).
Baca juga: Mulai Rp200 Jutaan! JAECOO J5 Resmi Jadi SUV Listrik Terjangkau di Indonesia
Terus Berkomitmen Untuk Perluas Layanan

Tidak hanya di Indonesia, tren positif juga berhasil dicapai oleh JAECOO pada kawasan lain di Asia Tenggara, seperti Thailand. Berdasarkan data registrasi pada periode yang sama (Januari 2026) rilisan Autolife, mobil JAECOO J5 EV berhasil catat hingga 6806 unit registrasi. Membuatnya menempati posisi pertama sebagai model dengan registrasi tertinggi secara nasional.
Dalam periode tersebut, total registrasi Battery Electric Vehicle (BEV) di Thailand mencapai kisaran 42 ribu unit, dengan kata lain membuat JAECOO J5 EV menguasai pangsa pasar hingga 16,1%. Di Indonesia sendiri, JAECOO J5 EV berhasil mencatatkan sejumlah angka yang sangat positif. Salah satunya termasuk lebih dari 2000 pemesanan atau SPK secara nasional selang dua hari pertama diluncurkan resmi.

Sementara itu, hingga akhir Januari 2026 kemarin, total pemesanan JAECOO J5 EV sudah mencapai angka lebih dari 12 ribu unit. Dari semua jumlah pemesanan tersebut, sudah ada lebih dari 3000 unit yang berhasil dikirim langsung kepada konsumen. Dan untuk memenuhi janji pengiriman produk lebih cepat kepada konsumen, kapasitas perakitan dan jangkauan dealer terus ditambah.
Aspek tersebut menjadi salah satu komitmen perusahaan, yakni untuk terus mengoptimalkan kapasitas produksi agar waktu tunggu (inden) dapat dipangkas. “Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan dan layanan guna memastikan pengalaman kepemilikan yang optimal,” tambah Jim Ma.
Periode Inden JAECOO J5 EV Semakin Lama, Lini Produksi Ditambah

JAECOO J5 EV sendiri turut serta meramaikan gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran sekitar dua pekan lalu. Tetap dijual dengan harga terjangkau, disebutkan bila konsumen yang baru memesan selama gelaran IIMS baru akan mendapatkan kendaraan impian mereka setelah periode Hari Raya Idul Fitri.
Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing JAECOO Indonesia mengatakan bila respons pasar memang telah melampaui ekspektasi awal perusahaan, dan unit kendaraan yang akan dikirim sebelum Lebaran diprioritaskan untuk konsumen yang memesan sepanjang 2025. “Tapi dengan adanya penambahan fasilitas perakitan, ini salah satu komitmen yang kita berikan pada konsumen untuk mempercepat delivery.”
Banderol harga mulai Rp200 jutaan membuat JAECOO J5 EV sangat menarik bagi konsumen yang sedang mencari SUV EV serbaguna. Dalam banderol harga tersebut, sudah bisa mendapatkan sebuah kendaraan listrik yang dapat menempuh jarak hingga 461km (NEDC), atau bahkan hingga 534km lewat pengujian internal yang dilakukan di Indonesia dengan skenario penggunaan nyata rute kombinasi tol dan non-tol.
Tidak hanya itu, JAECOO J5 EV juga mendukung fast charging hingga 130 kW, di mana hanya membutuhkan waktu 28 menit untuk mengisi daya dari 30% ke 80%. Hadir dalam varian Premium, konsumen bisa menikmati 17 fitur ADAS yang umumnya hanya ditemui pada kendaraan listrik premium, termasuk fitur praktis lainnya seperti Vehicle to Load (V2L) untuk suplai daya listrik ke luar, pas untuk kegiatan outdoor atau kondisi emergency.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



