Jadi P2P Lending JULO Hadirkan Kredit Digital Bagi Pengguna

Jakarta, Gizmologi – PT JULO Teknologi Finansial (JULO) meluncurkan layanan kredit digital dengan berbagai fitur transaksi yang meliputi tarik tunai dan non-tunai. Hal ini mendukung stabilitas finansial masyarakat Indonesia, setelah JULO menerima izin sebagai fintech peer-to-peer lending permanen dari OJK pada Mei 2020.

Peluncuran fitur lengkap kredit digital JULO ini diusung melalui campaign bertema “Hidupkan Hidupmu.” Lewat fitur ini, JULO berkomitmen untuk melayani akses kredit bagi jutaan konsumen di seluruh Indonesia.

“Transformasi produk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang serba digital. JULO ingin merangkul seluruh kalangan masyarakat yang ingin berkembang dengan penggunaan bijak digital,” ujar CEO dan Co-founder JULO, Adrianus Hitijahubessy dalam virtual conference, Rabu (22/9/2021).

Melalui JULO kredit digital, para pengguna dapat menggunakan limit kredit digital – sampai Rp15 juta. Transaksi tersebut mulai dari tarik dan berkirim dana, beli pulsa dan data, hingga bayar tagihan listrik, belanja online dengan QRIS, hingga tagihan BPJS Kesehatan.

Adrianus melanjutkan, hingga saat ini total nasabah mereka mencapai 500 ribu orang yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Sebanyak 70 persen penggunaan kredit di JULO dimanfaatkan untuk modal usaha, biaya kesehatan, renovasi rumah, hingga biaya pendidikan.

“Dengan ini, JULO ingin merangkul seluruh kalangan masyarakat yang ingin berkembang dengan penggunaan bijak kredit digital,” imbuhnya.

Terlebih dengan sistem pembayaran kembali dapat dilakukan dengan metode cicilan bulanan, sehingga meringankan beban pengeluaran pengguna. Apalagi tingkat bunga rendah dari 0,1% per hari, jadi para pengguna dapat mengatur keuangan dengan lebih praktis dan produktif.

Target Penyaluran Kredit

JULO

Kedepannya, JULO ingin lebih jauh mengajak masyarakat untuk menjadi lebih berdaya (empowered) dan mampu menata hidup untuk mencapai kehidupan yang lebih berisi dan berarti. Melalui sistem transaksi digital, perusahaan mengharapkan total kredit yang bisa disalurkan tahun ini mencapai Rp5 triliun.

“Total realisasi penyaluran kredit sampai saat ini per tengah tahun kemarin sudah melewati angka Rp2 triliun. Angka sampai akhir tahun ini, kredit yang disalurkan total akhir tahun ini mencapai Rp4-5 triliun,” pungkasnya.

Didirikan pada akhir tahun 2016, pinjaman JULO saat ini dapat diakses di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan JULO berbasis di Jakarta dan didukung oleh perusahaan-perusahaan modal ventura terkemuka. JULO secara resmi mengantongi izin usaha penyelenggara layanan sesuai surat OJK nomor KEP-16/D.05/2020 pada 19 Mei 2020.

JULO telah di-download oleh lebih dari 5 juta pengguna dan telah menyalurkan kredit digital ke jutaan nasabah. JULO berhasil memenangkan beberapa penghargaan, yaitu Winner Indonesia Fintech Festival (2016), Winner UN Fintech Challenge (2018) dan Winner of Inclusive Fintech 50 (2019).

Tinggalkan komen