Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Transformasi Internet Banking, PermataBank Hadirkan Lebih dari 200 Fitur

1 38

Transaksi digital, terlebih di masa adaptasi kebiasaan baru, berkembang pesat bahkan melampaui perbankan tradisional. PermataBank pun berupaya mengantisipasi sekaligus melihat sebagai momentum untuk meluncurkan sebuah terobosan baru dengan melakukan transormasi pada PermataNet.

Dalam melalui masa new normal yang cukup tantangan ini, PermataBank banyak terinspirasi melihat masyarakat melakukan adaptasi dalam melakukan berbagai aktivitas dari rumah. Salah satu dampak positif yang ditimbulkan oleh pandemi ini adalah dampaknya terhadap penggunaan layanan digital yang mengalami percepatan yang luar biasa.

Transformasi PermataNet ini dianggap melengkapi ekosistem digital inovatif milik PermataBank seperti QR Pay, API banking, mobile banking, internet banking, digital value chain dan model branch. Ridha D.M. Wirakusumah, Direktur Utama PermataBank mengatakan perusahaan mempunyai tanggung jawab yang besar untuk terus melakukan inovasi dan terobosan.

“Saat ini kami fokus pada satu produk yang telah memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari para nasabah, yaitu PermataNet. Sebuah re-imagination dan rancang desain internet banking yang dapat menjawab kebutuhan nasabah yang semakin tergantung pada teknologi digital. PermataNet merupakan standar baru pengalaman internet banking di Indonesia dan kami berharap akan diterima baik oleh masyarakat,” ujar Ridha dalam konferensi pers peluncuran transformasi PermataNet melalui Zoom webinar (27/10).
Baca juga: Empat Tahun Dirilis, Jenius Capai 2,7 Juta Pengguna

Peningkatan Transaksi Digital PermataNet

Dijelaskan lebih lanjuit, peluncuran PermataNet juga sejalan dengan peningkatan jumlah transaksi digital PermataBank selama tahun 2020. Transaksi digital telah menjadi pilihan utama nasabah dalam beradaptasi dengan masa new normal.  Terbukti dengan peningkatan volume transaksi mobile banking sebesar 69% dan API (application programming interface) sebesar 400% di tahun 2020 yang lebih tinggi dibandingkan volume transaksi sepanjang 2019.

Sementara itu Abdy Salimin, Direktur Teknologi dan Operasi PermataBank mengatakan PermataNet menerapkan desain teknologi yang responsif sehingga nasabah bisa menikmati digital banking experience di semua perangkat secara konsisten, baik itu di smartphone, tablet, laptop, atau PC kapan saja dan dimana saja.

“Dalam mendesain PermataNet, kami fokus kepada keamanan, performance, simple dalam hal memakainya, cepat, serta handal. Itu yang membuat PermataNet ini super cepat, ringan, dan komperhensif. Kami sangat memperhatikan fungsionalitas, mobile-first, user-interface design, user-experience yang holistik, serta personalisasi, warna dan visual. Semua untuk memberikan pengalaman perbankan digital yang fantastik,” imbuhnya.

Lebih dari 200 Fitur di PermataNet

Fitur PermataNetPermataNet dilengkapi dengan fitur-fitur yang sangat komperhensif, memungkinkan nasabah melakukan perbankan digital terkini. Di antaranya mencakup seluruh produk, mulai dari rekening giro, tabungan, deposito, reksa dana, obligasi bahkan SBN retail, kartu kredit, pinjaman dan juga KPR.

PermataNet menawarkan kemampuan digital banking yang baru. Seperti account holding, portfolio view, insights, services, personalisasi, membuka rekening, mendapatkan pinjaman. Kemudian investasi reksa dana, obligasi, SBN retail. Juga mendapatkan pinjaman kredit, transfer, membayar tagihan, top-up, mengirim hadiah digital, uang tunai, favorit, mutasi 12 bulan, e-statement, dan lebih dari 200 fitur lainnya. PermataNet juga akan melayani berbagai layanan perbankan konvensional maupun syariah.

Agar tidak saling bertabrakan dengan aplikasi mobile banking PermataMobile X, maka PermataNet dirancang untuk menjadi berjalan beriringan saling melengkapi. Untuk menjaga keamanan dalam bertransaksi digital, PermataMobile X bisa difungsikan sebagai digital token. Di mana bisa menghasilkan 2FA response code secara dinamis untuk mengotorisasi setiap kali nasabah bertransaksi.

“Peluncuran PermataNet ini sejalan dengan digital architecture roadmap kami. Kami secara konsisten akan terus melakukan investasi di digital initiatives membangun solusi yang tepat dengan teknologi digital terkini untuk membantu nasabah dalam melakukan aktivitas perbankan,” pungkas Abdy.