Jakarta, Gizmologi – Memang, smartphone OnePlus tak lagi beredar di Indonesia. Meski sempat berencana untuk kembali debut, nyatanya merek yang kini erat dengan OPPO tersebut masih belum kembali menjual smartphone terbarunya secara resmi. Namun di luar sana, isu terkait layar OnePlus bergaris, sangat ramai diperbincangan di media sosial.
Ya, smartphone layar bergaris memang bisa terjadi di brand mana saja. Tidak hanya OnePlus, jajaran smartphone Samsung terdahulu juga mengalaminya, maupun rilisan vivo dan sejumlah merek lain. Tetapi saking banyaknya isu layar OnePlus bergaris, perusahaan secara resmi merilis sebuah program khusus yang dipercaya sebagai solusi terbaik, diberikan untuk semua pengguna.
Ya, semua pengguna, di mana pun mereka berada, dan berlaku baik untuk smartphone OnePlus rilisan baru maupun lama. Disebut dengan “OnePlus Green Line Worry-Free Solution,” program ini hadir dengan tiga fokus poin utama, yang bakal menjadi jawaban dari OnePlus untuk kembali meningkatkan rasa percaya dari para konsumennya.
Baca juga: OnePlus 13 Debut dengan Desain Baru, Baterai Besar & IP69
Penambahan Material Khusus Untuk Cegah Isu Layar OnePlus Bergaris

Tidak dapat dipungkiri, merek OnePlus sendiri kini sudah sangat berbeda dari saat pertama kali debut merilis flagship terjangkau. Dengan harga flagship OnePlus yang sudah setara Samsung dan Apple, maka isu seperti layar OnePlus bergaris, harus diatasi dengan serius. Untuk itu, salah satu poin yang bakal diterapkan ke depannya, adalah penerapan proteksi baru khusus pada layar AMOLED.
Disebut dengan Enhanced Edge Bonding Layer, proses ini memanfaatkan lapisan PVX khusus yang bakal hadir sebagai penghalan, agar material di dalam layar tidak cepat terjadi penetrasi kelembapan sekaligus oksigen dari waktu ke waktu, sehingga umur panel layar bisa dibuat lebih panjang. Poin kedua yang diterapkan, tentunya adalah quality control yang ditingkatkan.

Demi mencegah isu layar OnePlus bergaris kembali timbul, OnePlus bakal menerapkan hingga lebih dari 180 jenis uji berbeda. Salah satu jenis pengujian ekstremnya termasuk memaparkan layar pada suhu hingga 85 derajat Celsius, serta tingkat kelembapan 85% dalam periode waktu cukup lama secara terus menerus.
Menurut OnePlus, faktor munculnya isu layar OnePlus bergaris, ada banyak dan tidak bisa ditemukan dengan mudah jawabannya. Beberapa warganet berasumsi bila produsen panel AMOLED yang dipilih kurang berkualitas. Namun setidaknya, lewat program terbaru, OnePlus memberikan solusi yang bisa dibilang win-win baik untuk produsen dan konsumennya.
Diterapkan Untuk Semua Pengguna OnePlus Secara Global

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, program terbaru OnePlus memberikan masa garansi lifetime alias seumur hidup, untuk isu layar OnePlus bergaris. Masa garansi ini berlaku untuk semua seri smartphone OnePlus, dan dipercaya membuatnya sebagai brand yang pertama bisa memberikan rasa aman kepada para konsumennya serupa ini. Menerapkan prinsip zero tolerance.
Dengan begitu, konsumen yang nantinya mengalami isu layar OnePlus bergaris, bisa tetap diganti dengan layar baru, tanpa tambahan biaya meski sudah melalui masa garansi pembelian produk normal. Karena tidak dijual resmi, pengguna smartphone OnePlus di Indonesia tentu tidak bisa merasakan benefit yang satu ini secara mudah.
Sebagai alternatif, setidaknya Gizmo friends yang memiliki layar OnePlus bergaris, dapat memperbaikinya di sejumlah negara tetangga yang memiliki pusat perbaikan OnePlus secara resmi. Cari saja negara mana dengan biaya perjalanan paling terjangkau—setidaknya proses perbaikan sudah ditanggung sepenuhnya oleh OnePlus.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




