Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Unik! Wisatawan di Yogyakarta Bisa Pesan Andong Melalui Aplikasi Grab

0 180

Terobosan unik kembali dilakukan Grab. Jika di Jakarta dan sekitarnya kita mengenal adanya GrabWheel, beda halnya dengan Yogyakarta. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, raksasa transportasi online yang berbasis di Singapura tersebut meluncurkan GrabAndong.

Ya, kamu tidak salah baca. Moda transportasi lokal yang ditarik dengan kuda tersebut dipilih Grab untuk memberi kekhasan dari Yogayakarta. Targetnya adalah untuk meningkatkan daya tarik pariwisata dan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Yogyakarta. Serta menambahkan pengalaman unik dan menarik bagi wisatawan.

Menurut Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, peluncuran GrabAndong merupakan bentuk dukungan Grab untuk melestarikan ragam kekayaan tradisi dan juga budaya Yogyakarta kepada penduduk sekitar maupun wisatawan.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengatakan inisiatif Grab yang merupakan kelanjutan dari kemitraan dalam mendukung ‘Wonderful Indonesia’ untuk mendukung peningkatan kualitas moda transportasi lokal ikonik yang dapat memberikan pengalaman baru dan unik serta menjadi daya tarik wisatawan ini.

“Harapannya, dengan dukungan teknologi, semakin banyak wisatawan yang mengunjungi destinasi kawasan Malioboro dan Yogyakarta ini,” kata Arief Yahya yang meresmikan GrabAndong bersamaan dengan Malioboro Night Festival 2019 di Yogyakarta (23/8/2019).

Data Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah turis yang mengunjungi Yogyakarta semakin meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2017, rata-rata jumlah turis Yogyakarta mencapai 435.775 orang, di mana sekitar 50 persennya mengunjungi kawasan Malioboro.

Sementara itu Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menambahkan, Yogyakarta tidak cuma menawarkan keindahan dari lokasi-lokasinya, tapi keunikan moda transportasi. “Yogyakarta juga menawarkan andong sebagai salah satu transportasi utama yang memikat wisatawan. Sehingga wisatawan yang datang memiliki kenangan tersendiri,” katanya.

Baca juga: Naik Bajay Kini Bisa Pesan Melalui Grab

GrabAndong di Yogyakarta

Melalui fitur GrabAndong, Grab berusaha untuk meningkatkan penghasilan dari mitra dengan peningkatan produktivitas mereka.  Saat ini, ada 500 andong yang tersebar di Malioboro. Untuk fase pertama, hanya 26 andong yang terdaftar untuk proyek awal GrabAndong. Ke depannya, Grab akan menambah lebih banyak mitra yakni sekitar 200 mitra untuk GrabAndong dalam waktu enam bulan ke depan.

Untuk operasionalnya, Grab bekerja sama dengan Paguyuban Andong DIY. Sebagian dari pendapatan GrabAndong akan digunakan untuk mendukung program perawatan kuda yang didukung oleh Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Agar kuda-kuda yang digunakan untuk GrabAndong – yang setiap harinya berjalan 6-7 jam – kondisi kesehatannya terjaga.

Dr. drh. Yuriadi, M.P. Sekretaris Fakultas Kedokteran Hewan UGM menjelaskan kuda yang digunakan untuk GrabAndong merupakan kuda yang perawatannya dijaga ketat oleh Paguyuban Andong Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap harinya selalu diawasi secara intensif, mulai dari membersihkan kuda, dan merawat sepatu kuda, bahkan memandikannya.

“Dalam hal nutrisi, setiap harinya mereka diberi porsi pakan kuda yang cukup dan jamu agar stamina tetap terjaga. Jika ada yang sakit, kami senantiasa akan mengecek kondisinya,” ujarnya.