IBM Gelar Kompetisi Call For Code Global Challenge 2021, Berhadiah Rp 2,9 Miliar

Perkembangan teknologi yang kian pesat membutuhkan banyak talenta untuk dapat mengelola sumber daya digital. Tak hanya sebatas kemampuan mengelola saja, seseorang diharapkan dapat menerapkan ilmunya menjadi hal yang bermanfaat bagi orang lain dan juga bagi alam semesta.

IBM bersama Pencipta Call of Code, David Clark Cause, Charitable Partner United Nations Human Rights, dan Linux Foundation mengumumkan peluncuran Call for Code Global Challenge 2021. Kompetisi tahun ini mengundang para developer dan inovator perangkat lunak dunia untuk memerangi perubahan iklim dengan teknologi yang didukung platform open source.

Baca juga: Tim Khusus Hybrid Cloud Build dari IBM Siap Membantu Transformasi Digital Perusahaan

Pemenang dari program Call for Code Global Challenge akan mendapatkan $ 200 ribu sekitar Rp 2,9 miliar dan mendapat dukungan dari IBM Service Corps, ahli teknis, serta mitra ekosistem untuk menginkubasi teknologi mereka yang nantinya dapat digunakan oleh siapapun di seluruh dunia.

Program ini, telah menghasilkan lebih dari 30 solusi yang sedang diinkubasi dan diuji di lapangan dalam serangkaian deployment, termasuk 12 proyek open source yang di hosting oleh Linux Foundation.

Merangkul Para Developer dan Pakar

Dell Bahas Tren Teknologi 2019

Pada Tahun ini, kompetisi akan berfokus pada tiga sub-tema yaitu, air bersih dan sanitasi, bebas kelaparan, dan produksi yang bertanggung jawab serta konsumsi penghijau. Melalui penyelenggaraannya, Inisiatif Call for Code telah merangkul lebih dari 400 ribu developer serta pakar penyelesaian masalah di 179 negara, dan telah menghasilkan lebih dari 15 ribu aplikasi.

Call for Code bertujuan untuk mendorong kemajuan kemanusiaan di seluruh dunia yang cepat bertahan lama melalui pembuatan aplikasi praktis yang dibangun di atas perangkat lunak yang didukung platform open source termasuk Red Hat OpenShift, IBM Cloud, IBM Watson, IBM Blockchain, data atmosfer dari IBM’s Weather Company, serta sumber daya developers dan API dari mitra kami seperti Intuit dan New Relic.

Beberapa pihak telah mendukung program Call for Code terus berkembang, antara lain ahli Akselerator Inovasi Program Pangan Dunia PBB, Arrow Electronics, Black Girls Code, Caribbean Girls Hack, Clinton Foundation, Clinton Global Initiative University, Ingram Micro, Intuit, Kode With Klossy, NearForm, United Nations Office for Disaster Risk Reduction, United Way, dan World Institute on Disability.

Mendiskusikan Solusi Untuk Terciptanya Iklim yang Sehat

IBM
Melalui kompetisi ini diharapkan dapat menemukan solusi iklim (Global Fintech Series)

Menurut Ruth Davis, direktur Call for Code sebagai prioritas dalam upaya pengurangan emisi, efisiensi energi, dan peningkatan penggunaan energi bersih IBM Research mengumumkan sejumlah inovasi teknologi. Hal ini terdiri atas penemuan teknologi penangkapan, pemisahan, dan penyimpanan karbon baru.

“Perubahan iklim adalah salah satu masalah paling mendesak saat ini, dan kita harus menerapkan kecerdasan kolektif serta teknologi mutakhir untuk menciptakan perbedaan yang bertahan selamanya,” tegasnya.

Ia menambahkan bersama dengan ekosistem mitranya, IBM akan bekerja dengan tim pemenang untuk mendiskusikan serta mewujudkan, seperti yang telah dilakukan perusahaan bersama para pemenang sebelumnya. Dirinya ingin mendorong setiap pengembang dan inovator di seluruh dunia untuk memanfaatkan peluang ini melalui inisiatif Call for Code guna mengubah lintasan iklim.

Tinggalkan komen