Jakarta, Gizmologi – iQOO Z11 Turbo di Tiongkok dikabarkan sudah meluncur dan membawa beberapa peningkatan yang diklaim cukup signifikan. Dalam beberapa hari terakhir, mereka rutin menggoda publik lewat Weibo dengan potongan spesifikasi, seolah ingin menegaskan bahwa ponsel ini bukan sekadar upgrade minor dari generasi sebelumnya.
Sorotan terbaru datang dari sektor kamera. iQOO mengonfirmasi bahwa Z11 Turbo akan dibekali kamera depan 32 MP dengan dukungan sudut pandang 0,8x, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemui di kelas flagship.
Di bagian belakang, perusahaan mengusung sensor utama 200 MP. Angka besar ini jelas menggoda, namun pengalaman pasar menunjukkan bahwa resolusi tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas foto di dunia nyata.
Baca Juga: vivo Y500i Meluncur di Tiongkok, Baterai 7.200 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Kamera 200 MP dengan 4x Lossless Zoom

Menurut teaser resmi, kamera utama iQOO Z11 Turbo menggunakan sensor 1/1.56 inci dengan aperture f/1.88. iQOO mengklaim sistem ini mampu menghadirkan zoom hingga 4x secara lossless, alias tanpa penurunan kualitas signifikan.
Kamera dari iQOO Z11 Turbo ini juga sudah mendukung CIPA 4.5-level professional-grade optical image stabilization. Jika klaim ini terbukti, pengguna seharusnya bisa memotret dengan lebih stabil, terutama dalam kondisi cahaya rendah atau saat melakukan zoom.
Kamera Selfie dengan Lensa 0.8x Wide-angle
Untuk kamera depan, iQOO menyematkan sensor 32 MP dengan dukungan 0,8x wide-angle. Fitur ini menarik bagi pengguna yang gemar selfie berkelompok atau merekam vlog dengan sudut pandang lebih luas.
Namun, seperti banyak ponsel lain, masih ada tanda tanya soal pemrosesan gambar dan konsistensi hasil foto. Sampel kamera yang dibagikan iQOO memang terlihat meyakinkan, tetapi tanpa pengujian independen, sulit menilai apakah kualitas tersebut konsisten di berbagai kondisi.
iQOO Z11 Turbo jelas ingin menjual narasi kamera sebagai nilai jual utama. Pertanyaannya, apakah semua teknologi ini benar-benar terasa di penggunaan sehari-hari, atau hanya berhenti sebagai angka besar di materi promosi. Jawabannya baru bisa dipastikan setelah ponsel ini benar-benar mendarat di tangan pengguna.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



