Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Waspada! Setiap Dua Detik Sekali Ada Layar Smartphone yang Pecah

Inilah alasan kenapa pengguna smartphone harus memasang screen protector di bagian layar.

Selama ini bukan tanpa alasan screen protector direkomendasikan untuk ditempel di layar smartphone. Ternyata nilai kerugian yang diakibatkan kerusakan pada layar perangkat ini sangat fantastis!

Seperti dilansir PR News Wire, Selasa (20/11/2018), riset yang dilakukan SquareTrade mengungkapkan bahwa setiap tahunnya sebanyak 50 juta layar smartphone telah mengalami kerusakan. Jika dihitung rata-rata, hampir setiap dua detik ada layar smartphone yang rusak.

Akibat kerusakan ini, pengguna smartphone harus mengeluarkan uang untuk mengganti layarnya. Jika ditotal, kerugian akibat kerusakan ini mencapai US$ 3,4 miliar. Jika dirupiahkan bisa mencapai Rp 45 triliun lho, Gizmolovers!

Selain itu, dalam studi yang melibatkan sebanyak 1.010 pengguna secara online, diketahui bahwa terdapat 66% dari mereka yang mengalami kerusakan pada smartphone, seperti layar yang pecah (29%), layar tergores (27%), baterai yang tidak berfungsi (22%), dan isu lainnya seperti layar sentuh yang tidak berfungsi (16%).

layar smartphone pecah
Foto: ITWorld

 

Related Posts
1 daripada 287

Yang lebih mengerikan, ternyata banyak pengguna smartphone yang menganggap enteng biaya perbaikan layar yang rusak. Sebanyak 70% responden menyangka harga perbaikan tersebut hanya sekitar US$ 150. Faktanya, biaya untuk perbaikan layar iPhone Xs Max tarifnya US$ 329 dan iPhone Xs Max mencapai US$ 599.

Jadi, dengan adanya fakta tersebut tentu tak heran jika beberapa vendor smartphone telah menempelkan screen protector sebagai perlindungan tambahan sekalipun layarnya sudah dilindungi Gorilla Glass terbaru. Pasalnya, layar merupakan bagian terpenting dalam perangkat smartphone dan tentunya juga menjadi yang paling mahal.

Sejauh ini memang klaim Gorilla Glass atas perlindungan layar cukup meyakinkan, apalagi banyaknya video-video scratch test yang menampilkan kekuatannya. Hanya saja, untuk kasus-kasus tertentu seperti terjatuh, perlindungan ini semacam sia-sia. Terutama bagi pengguna yang terbilang “brutal” dalam menggunakan smartphone, di mana terbentur dan tergores jadi risiko yang bisa terjadi.

Pemilihan screen protector juga bukan berarti asal pasang saja. Ada beberapa produk yang beredar di pasaran justru hanya berupa plastik stiker biasa yang tidak memberikan perlindungan apa-apa. Jadi, ada baiknya percayakan pada screen protector bawaan dari pembelian smartphone atau gunakan tempered glass tepercaya untuk memberikan perlindungan layar yang lebih maksimal.

Nah, jika kamu punya smartphone terbaru, sebaiknya lindungi layarnya dari sekarang. Daripada menyesal di kemudian hari kan?