Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Laptop LG Gram (2021) Punya Bobot 1 Kilogram, Daya Baterai Hampir 20 Jam

2 2.556

Meski di Indonesia sudah tidak bersaing untuk pasar smartphone, perusahaan multinasional asal Korea, LG Electronics juga rilis produk elektronik unggulan lainnya. Selain perangkat rumah, mereka juga meluncurkan beragam jenis seri notebook atau laptop. Salah satu yang cukup dikenal adalah LG Gram, yang baru saja diperbarui untuk 2021.

LG Gram adalah lini laptop khusus yang dirancang dengan fokus utama pada bobotnya. Sejak 2015, seri LG Gram memiliki berat kurang lebih satu kilogram saja, plus daya tahan baterai yang cukup panjang. Tahun ini, LG lebih dulu perkenalkan lima seri LG Gram 2021 sebelum gelaran Consumer Electronics Show (CES) dimulai.

Desainnya kini ditingkatkan dengan bezel yang semakin ramping di keempat sisi layarnya, serta lebih banyak varian yang mengusung layar lebar rasio 16:10. Sudah masuk sertifikasi Intel Evo, LG Gram 2021 dijamin punya waktu nyala instan, performa kencang, mendukung fast charging plus baterai yang awet.

Baca juga: LG K92 5G, Smartphone 5G Murah dengan Snapdragon 690

Keunggulan Ultrabook Tipis LG Gram (2021)

LG Gram (2021)

Mulai dari varian 14 inci hingga 17 inci, kesemuanya kini menggunakan prosesor terbaru dari Intel, yaitu generasi ke-11. Prosesor tersebut dipadukan dengan kartu grafis Intel Xe dan opsi RAM LPDDR4X hingga 16GBk, plus slot penyimpanan M.2 dual SSD NVMe.

Desain bezelnya benar-benar dibuat ramping, tak hanya sisi kiri, kanan dan atas melainkan bagian bawah sekalipun. Untuk varian dengan layar paling besar, bidang yang luas membuat papan ketiknya dilengkapi numpad pada bagian sebelah kanan. Rasio layar ke bodinya bahkan mencapai 90%.

Dari kelima seri LG Gram yang hadir di 2021, tiga di antaranya punya layar 14 inci, 16 inci dan 17 inci. Sementara dua lainnya berjenis 2-in-1 alias layarnya yang bisa diputar ke belakang, hadir dalam ukuran layar 14 dan 16 inci. Seberapa ringan? Varian 15 inci hanya berbobot 999 gram saja, tak sampai satu kilogram.

Sementara untuk varian terbesarnya punya bobot 1,3 kilogram. Namun benefit dari membeli varian 16 & 17 inci, adalah daya tahan baterainya yang sangat lama. Dengan kapasitas 80Wh, konsumen bisa gunakan laptop ini sepanjang hari dengan total waktu 19,5 jam. Sementara varian 14 inci punya baterai tak kalah besar di 72Wh.

Seluruh model dilengkapi dengan sensor sidik jari berjenis hybrid. Sementara khusus varian 2-in-1, tak hanya layarnya saja yang bisa diputar, namun juga mendukung input dari stylus Wacom AES 2.0. Yang tentunya bakal lebih cocok bagi konsumen dengan kebutuhan desain maupun gambar.

LG Gram (2021) Juga Bersertifikasi Militer

LG Gram 2021

“Dengan desain yang lebih ramping, lebih halus dan tampilan layar rasio 16:10 sembari pertahankan bobot yang ringan, jajaran LG Gram terbaru berikan konsumen kami kemampuan untuk menikmati produktivitas yang lebih baik dan pengalaman menonton yang lebih imersif, ke mana pun mereka pergi,” jelas Jang Ik-hwan, Senior VP untuk bisnis unit IT di LG dalam sebuah pernyataan resmi.

LG Gram 2021 bakal hadir dalam tiga opsi warna; silver, black dan green. Meski ringan dan tipis di kisaran 16mm saja, seluruh varian telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810G. Artinya, laptop terbaru LG ini bakal kuat dari guncangan, kondisi suhu ekstrim hingga terjatuh sekalipun.

Hingga saat ini, LG belum mengumumkan harga jual dari lini seri LG Gram terbarunya untuk 2021. Kemungkinan besar, perusahaan asal Korea Selatan tersebut bakal meresmikan pengumuman harga pada gelaran CES 2021, yang dilaksanakan secara virtual di 11 Januari nanti.

Tunjukkan Komen (2)