Jakarta, Gizmologi – Pencipta Minecraft, Markus “Notch” Persson, membuat heboh jagat media sosial dengan menyatakan dirinya “pada dasarnya mengumumkan Minecraft 2. Hal ini bermula dari sebuah polling yang ia lakukan di akun media sosialnya, menanyakan kepada para penggemarnya mengenai game apa yang sebaiknya ia buat selanjutnya. Pilihan dalam polling tersebut terdiri dari dua opsi: sebuah roguelike yang dipadukan dengan dungeon crawler berbasis tile, atau penerus spiritual dari Minecraft, yang disebut Minecraft 2.
Hasil polling menunjukkan bahwa mayoritas, yakni 81% dari 282.968 suara, memilih Minecraft 2. Dalam cuitannya lewat aplikasi X, Notch mengungkapkan bahwa ia serius mempertimbangkan hasil polling ini. Pernyataan tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ia benar-benar akan membuat game baru yang menjadi penerus dari Minecraft, game yang kini dikenal sebagai salah satu game terlaris sepanjang masa dengan penjualan lebih dari 300 juta kopi.
Langkah ini menjadi menarik, mengingat Notch menjual Mojang, studio pembuat Minecraft, ke Microsoft pada tahun 2014 dengan nilai fantastis sebesar $2,5 miliar. Sejak itu, Microsoft dan tim Mojang terus mengembangkan Minecraft dengan berbagai pembaruan, tanpa pernah mengindikasikan adanya rencana untuk membuat Minecraft 2. Namun, Notch kini tampaknya ingin mengisi kekosongan tersebut dengan proyek yang bisa menjadi suksesor spiritual Minecraft.
Baca Juga: Fantastis! Penjualan GTA 6 Diprediksi Raih Keuntungan Rp52 Triliun di Tahun Pertama
Polling dan Niat Serius Notch

Notch menjelaskan bahwa Minecraft 2 yang ia maksud bukanlah sekuel langsung dari Minecraft yang dikembangkan oleh Mojang atau Microsoft. Sebaliknya, ia ingin membuat game baru yang tetap mempertahankan elemen-elemen utama dari Minecraft, seperti kebebasan bereksplorasi dan membangun, namun dengan pendekatan yang lebih segar. Notch menekankan bahwa ia tidak ingin menggunakan elemen yang terlalu mirip dengan game yang telah dijual ke Microsoft.
Notch juga menyebut bahwa ia ingin melibatkan komunitas melalui akses awal (early access) untuk memastikan game yang ia kembangkan sesuai dengan ekspektasi penggemarnya. Ini menunjukkan bahwa ia berkomitmen untuk menciptakan pengalaman bermain yang relevan dan menarik bagi audiensnya. Meski begitu, ia tetap realistis dengan kemungkinan bahwa proyek ini mungkin tidak akan terwujud, mengingat rekam jejaknya yang sering menghentikan pengembangan game di tengah jalan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Notch telah mencoba mengembangkan beberapa proyek baru, termasuk game sandbox luar angkasa berjudul 0x10c. Namun, proyek tersebut dihentikan sebelum selesai. Kali ini, ia merasa lebih optimis karena memiliki tim karyawan yang membuatnya merasa lebih bertanggung jawab untuk menyelesaikan proyek. Dengan semangat baru ini, ia berharap dapat menghindari kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu.
Meski begitu, Notch juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap risiko membuat suksesor spiritual. Ia menyebut bahwa banyak proyek serupa sering kali berakhir mengecewakan. Namun, hasil polling yang menunjukkan dukungan besar terhadap “Minecraft 2” membuatnya yakin untuk setidaknya mencoba.
Potensi dan Arah Pengembangan Minecraft 2

Notch menyatakan niatnya untuk menghindari konflik dengan Mojang dan Microsoft, yang saat ini memegang hak penuh atas Minecraft. Ia menghormati upaya tim Mojang dalam mempertahankan popularitas Minecraft dan menambahkan bahwa ia tidak berniat menciptakan produk yang secara langsung bersaing dengan mereka. Bahkan, ia terbuka untuk bekerja sama dengan Microsoft jika mereka ingin mengembangkan Minecraft 2 secara resmi, meskipun kemungkinan besar hal ini tidak akan terjadi.
Namun, hubungan antara Notch dan Microsoft terbilang rumit. Microsoft telah menghapus nama Notch dari kredit pembuka Minecraft karena beberapa pernyataan kontroversial yang ia buat setelah penjualan Mojang. Meski begitu, Notch tetap ingin memastikan bahwa proyek barunya tidak akan melanggar kerja keras Mojang dan Microsoft dalam mengembangkan Minecraft.
Jika Minecraft 2 benar-benar dikembangkan, Notch menyebut bahwa game ini tidak akan menjadi game cerita (story-based game). Sebaliknya, ia ingin menciptakan dunia sandbox yang menawarkan kebebasan dan kreativitas yang serupa dengan Minecraft. Namun, ia berencana untuk menambahkan elemen baru yang sesuai dengan preferensi pemain masa kini.
Notch juga mengindikasikan bahwa ia ingin memperluas pengalaman bermain melalui fitur-fitur yang lebih inovatif dan relevan. Dengan keterlibatan komunitas dalam pengembangan melalui early access, ia berharap dapat menciptakan game yang benar-benar memenuhi harapan pemain.
Keputusan Notch untuk membuka polling ini menunjukkan bahwa ia sangat menghargai masukan dari komunitas. Respons luar biasa yang ia terima melalui polling ini menunjukkan bahwa ada keinginan besar dari penggemar untuk melihat game baru dari pencipta Minecraft. Meski jalan menuju pengembangan Minecraft 2 masih panjang, antusiasme yang ditunjukkan komunitas menjadi motivasi tambahan bagi Notch untuk melanjutkan proyek ini.
Pengumuman Markus “Notch” Persson tentang kemungkinan pengembangan Minecraft 2 menjadi topik yang menarik di dunia game. Dengan pendekatan baru dan komitmen untuk menciptakan suksesor spiritual Minecraft, proyek ini memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pemain lama maupun baru. Namun, tantangan dalam pengembangan tetap ada, terutama dengan sejarah Notch yang sering menghentikan proyek di tengah jalan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




