Jakarta, Gizmologi – Motorola memperluas lini Edge 70 dengan menghadirkan Motorola Edge 70 Fusion. Jika Edge 70 reguler menonjolkan desain super tipis 6,0 mm dengan kompromi baterai 4.800mAh, versi Fusion mencoba pendekatan berbeda: tetap ramping tanpa memangkas kapasitas daya.
Motorola Edge 70 Fusion kini hadir dengan ketebalan 7,2 mm, lebih tipis dari pendahulunya yang 8,0 mm, namun tetap membawa baterai 5.200mAh seperti Edge 60 Fusion. Bobotnya pun relatif sama di 177 gram. Artinya, Motorola tampaknya belajar dari kritik soal daya tahan baterai di model non-Fusion.
Langkah ini menarik karena pasar smartphone saat ini cenderung mengarah ke baterai besar, bahkan di kelas menengah. Pertanyaannya, apakah kombinasi desain ramping dan baterai 5.200mAh cukup kompetitif di tengah tren baterai 6.000mAh ke atas?
Baca Juga: vivo X300 Ultra Debut di MWC 2026, Bakal Rilis Global dengan Telephoto Extender 400mm
Snapdragon 7s Gen 3 dan Layar 144Hz Super Terang

Di sektor cipset, Motorola Edge 70 Fusion kini ditenagai Snapdragon 7s Gen 3 berbasis TSMC N4. Chip ini mengusung kombinasi Cortex-A720 dan A520 dengan klaim peningkatan performa sekitar 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Ini juga menandai peralihan dari Dimensity 7300 yang digunakan model terdahulu.
Layarnya ikut diperbarui menjadi panel OLED quad-curved 6,78 inci resolusi 1272p+ dengan refresh rate 144Hz. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 5.200 nits, bahkan lebih tinggi dari Edge 70 reguler. Perlindungan Gorilla Glass 7i, sertifikasi IP68 dan IP69, serta uji MIL-STD-810H menambah nilai durability.
Kamera Solid, Tapi Tanpa Wireless Charging

Di belakang, terdapat sistem kamera dual berlabel Pantone Validated. Sensor utama 50MP Sony Lytia 710 dengan OIS ditemani lensa ultra-wide 13MP yang juga mendukung mode makro. Kamera depan 32MP disiapkan untuk kebutuhan selfie dan video call.
Pengisian daya tetap mengandalkan fast charging 68W via kabel, namun absennya wireless charging bisa jadi catatan bagi sebagian pengguna. Untuk pasar Eropa, model yang hadir adalah versi 7,2 mm dengan baterai 5.200mAh. Sementara India mendapatkan varian lebih tebal 7,99 mm dengan baterai 7.000mAh.
Strategi dua versi ini menunjukkan fleksibilitas Motorola membaca pasar. Tinggal bagaimana harga akan menentukan apakah Motorola Edge 70 Fusion benar-benar jadi titik tengah ideal antara desain tipis dan daya tahan, atau sekadar kompromi yang masih setengah hati.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



