Jakarta, Gizmologi โ Samsung menghadirkan program yang mempermudah konsumen hp lipat mereka. Program ini bernama do-it-yourself yang dimana konsumen bisa belajar memperbaiki perangkat Samsung yang mereka miliki.
Program perbaiki hp sendiri ini bukan hanya dihadirkan untuk hp lipat saja. Samsung juga menghadirkan program yang sama pada perangkat lainnya.
Melansir Engadget, Samsung mengatakan akan menambahkan tujuh produk lagi bulan ini ke dalam daftar perangkat yang memenuhi syarat untuk diperbaiki sendiri. mulai dari PC, smartphone, dan tablet. Yaitu termasuk seri Galaxy S23, seri Tab S9, dan seri Galaxy Book2 Pro.
Baca Juga:ย Jajaran TV Layar Besar Samsung Hadir dengan Ukuran Hingga 98 Inci, Resolusi 8K
Hp lipat saat ini telah menjadi tren di industri smartphone. Samsung sendiri terlihat mendominasi pasar hp lipat di Indonesia. Dari segi desain Galaxy Z Flip5 atau Z Fold5 cukup membuat banyak orang penasaran.
Selain itu, spesifikasi dari hp lipat juga sesuai atau mumpuni di kelasnya. Ketertarikan banyak konsumen akan hp lipat di Indonesia ini lah yang membuat banyak brand smartphone ikut menghadirkan hp lipat lainnya.
Dengan hadirnya inovasi ini juga membuat konsumen dapat banyak opsi dan harganya cukup beragam. Harga hp lipat Samsung sendiri bisa dibilang di angka dua digit Rupiah, dan untuk biaya perbaikannya sendiri mungkin bisa saja memakan banyak uang tergantung kerusakan yang dibuat.
Berkolaborasi bersama iFixit, program perbaikan sendiri akan menyediakan suku cadang perangkat asli dari produsen peralatan (OEM) dan panduan langkah demi langkah yang memungkinkan pengguna untuk melakukan hal-hal seperti penggantian layar atau baterai. Harga kit perbaikan akan bervariasi, tergantung pada perangkatnya. Sebagai contoh, satu set Layar dan Baterai Samsung Galaxy S22 Ultra berharga $240 atau sekitar Rp3,7 juta.
Program Perbaiki HP Lipat dan Lainnya Baru di AS dan Wilayah Eropa

Melihat betapa menariknya program Samsung untuk perbaiki hp ini membuat kita ingin perusahaan menghadirkan di Indonesia. Namun sayangnya program ini belum dihadir ke negara ini.
Program perbaikan mandiri Samsung, pertama kali diluncurkan di AS tahun lalu. Selanjutnya program ini juga akan ditawarkan kepada pelanggan di 30 negara tambahan di seluruh Eropa. Perusahaan mengatakan bahwa perluasan cakupan yang tercakup dalam program ini sejalan dengan strategi keseluruhan Samsung untuk mengurangi limbah elektronik.
Usaha Samsung untuk mengurangi limbah elektronik sudah cukup lama. Dimulai dengan mengurangi aksesoris charger di produk flagship dan mid range.
Dengan begitu, kamu bila membeli hp flagship seperti hp lipat atau hp kelas menengah Samsung harus membeli charger kembali atau menggunakan charger hp lama kalian. Saat ini juga banyak brand aksesoris yang menghadirkan charger hingga yang fast charging. Bila hp kamu mendukung fast charging namun tidak mendapat charger dalam boks tak perlu khawatir lagi, karena banyak brand yang sudah menyediakan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



