Jakarta, Gizmologi – Ubisoft dan Netflix akhirnya resmi memulai tahap produksi dan syuting untuk serial live-action Assassin’s Creed, sekaligus mengonfirmasi latar sejarahnya yang akan mengambil tempat di Kekaisaran Romawi Kuno pada tahun 64 Masehi. Berdasarkan laporan terbaru, proses pengambilan gambar untuk adaptasi video game epik ini telah resmi dimulai di Cinecitta Studios yang berlokasi di Roma, Italia. Kepastian ini menjadi angin segar bagi para penggemar yang telah lama menantikan wujud nyata dari waralaba ikonis tersebut di layar kaca.
Kolaborasi ambisius antara Ubisoft dan raksasa layanan streaming Netflix untuk memproduksi konten baru dari semesta Assassin’s Creed ini sebenarnya telah terjalin sejak tahun 2016. Namun, pengembangan khusus untuk serial live-action ini baru benar-benar dimulai pada tahun 2020, berjalan beriringan dengan rencana proyek adaptasi serial animasi dan anime. Setelah rumor dan spekulasi dari berbagai sumber anonim sebelumnya menyebutkan latar waktu tahun 54 M, pengumuman resmi ini memvalidasi sekaligus meralat bahwa cerita akan berpusat pada era tahun 64 M.
Melalui situs berita resmi Netflix, Tudum, plot utama serial ini dipastikan akan kembali mengangkat konflik abadi yang menjadi nyawa dari waralabanya. Deskripsi resmi atau logline dari pertunjukan ini memaparkan bahwa serial Assassin’s Creed tersebut akan mengikuti, “...its characters across pivotal historical events as they battle to shape humanity’s destiny.” Hal ini membuka potensi besar bagi serial ini untuk menampilkan berbagai peristiwa kelam dan tokoh historis ternama, seperti kaisar kontroversial Nero hingga peristiwa Tahun Empat Kaisar.
Netflix secara berani mendeskripsikan proyek ini sebagai “a high-octane thriller” yang siap memacu adrenalin penontonnya lewat intrik dan koreografi aksi khas para Assassin. Lebih dalam lagi, narasi utamanya akan mengeksplorasi perang rahasia antara satu faksi yang bersikeras menentukan masa depan umat manusia melalui cara-cara manipulatif, melawan faksi persaudaraan pembunuh yang berjuang mati-matian untuk melindungi kehendak bebas.
Baca juga: Daftar Film dan Serial Next on Netflix 2026, Perbanyak Variasi Konten Lokal
Netflix Beberkan Jajaran Pemeran dan Visi Kreatif Tim Produksi

Kualitas produksi serial ini digarap dengan sangat serius karena Netflix telah menunjuk Roberto Patino, penulis dan produser eksekutif Westworld (HBO), serta David Wiener yang sebelumnya memproduksi serial Halo (Paramount+), sebagai showrunner dan kreator utama. Bersamaan dengan pengungkapan latar tempat, Ubisoft juga membeberkan daftar lengkap jajaran pemeran ansambel yang akan menghidupkan karakter-karakter di era Romawi Kuno tersebut.
Aktor dan aktris yang dipastikan akan tampil sebagai pemain reguler di serial ini meliputi Lola Petticrew, Toby Wallace, Zachary Hart, Laura Marcus, Tanzyn Crawford, Nabhaan Rizwan, dan Claes Bang. Meskipun detail peran spesifik mereka belum diungkapkan secara rinci ke publik, besar kemungkinan beberapa dari mereka akan memerankan anggota Hidden Ones, Order of the Ancients, maupun tokoh-tokoh sejarah yang relevan.
Selain menjanjikan elemen aksi parkour ikonis, tim kreator juga memastikan bahwa kedalaman cerita karakter tidak akan dikesampingkan begitu saja. Menjelaskan visi kreatif mereka untuk adaptasi ini, Patino dan Wiener memaparkan, “Di balik kemegahan, tontonan, parkour, dan sensasi menegangkan, terdapat dasar bagi kisah manusia yang paling esensial — tentang orang-orang yang mencari tujuan hidup, bergumul dengan pertanyaan tentang identitas, takdir, dan keyakinan. Ini tentang kekuasaan, kekerasan, seks, keserakahan, dan balas dendam.”
Dengan tim yang solid dan dukungan penuh dari para kreator asli gimnya, ekspektasi terhadap serial adaptasi Assassin’s Creed ini tentu melonjak sangat tinggi di kalangan komunitas gamer dan penikmat film. Sudah tidak sabar?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



