Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ini Cara Smartfren Bikin Tenang Pelanggan Selama Mudik Lebaran

Serangkaian antisipasi dilakukan untuk menjamin pelanggan tetap bisa berkomunikasi.

Memasuki masa mudik yang diprediksi akan berlangsung minggu depan, PT Smartfren Telecom, Tbk (Smartfren) memastikan bahwa pengguna layanannya tetap bisa berkomunikasi tanpa hambatan. Dengan begitu, perjalanan mudik yang trafiknya (kemungkinan) macet bukan berarti macet pula trafik komunikasinya.

Ya, hal ini diungkapkan Merza Fachis, Presiden Direktur Smartfren, dalam acara jumpa pers yang digelar Selasa (21/5/2019) kemarin. Dia mengklaim Smarfren telah menambah kapasitas di jaringan di jalur mudik utama sehingga trafik telekomunikasi yang cenderung meningkat di musim mudik Lebaran bisa teratasi.

“Lebaran merupakan momen penting bagi kami operator. Makanya kami telah menambah kapasitas jaringan di jalur mudik agar komuniasi pelanggan tetap lancar menjelang Lebaran,” ujarnya.

Merza mengatakan Smartfren telah melakukan antisipasi seperti ini sudah dari tahun lalu dengan melakukan uji coba jaringan 4G LTE Advance di jalur mudik Pulau Jawa. Ketika musim mudik berlangsung, pihaknya akan menambah kapasitas jaringan rata-rata 30% dari biasanya.

Hal senada juga diungkapkan Munir SP, VP Technology Relations and Special Project Smartfren. Dia mengatakan, selain menambah kapasitas jaringan, pihaknya juga mempersiapkan tim Task Force lapangan dan melakukan pemantauan 24 jam x 7 hari dari Network Operation Control (NOC) di seluruh jalur mudik, lokasi publik, dan kota tujuan.

Related Posts
1 daripada 320

“Pada Ramadan tahun lalu, sepanjang jalur mudik Pulau Jawa di kota singgah/tujuan, trafik komunikasi trennya meningkatkan bukan hanya dari H-3 tetapi sejak seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan ini terjadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Tasikmalaya, Magelang, Madiun, dan Banyuwangi,” ungkapnya.

Untuk mendukung trafik komunikasi selama musim mudik Lebaran, Munir mengatakan bahwa Smartfren telah menambah jumlah BTS dari Merak hingga Surabaya sebanyak 1.550 unit yang meng-cover semua jalan tol. Selain itu, ditambahkan pula mobile BTS Cell on Wheel (COW) sebanyak 180 unit di jalur tersebut.

“Mudik tahun ini berbeda dengan mudik sebelumnya, di mana sekarang ada jalan-jalan tol yang bisa digunakan dari Jakarta hingga menuju ke Surabaya. Kami ingin memastikan layanan komunikasi Smartfren cukup di jalur tersebut,” ujarnya.

Sekedar mengutip informasi yang dirilis Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tol Trans Jawa yang menghubungan perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur diprediksi menjadi favorit pemudik untuk tahun ini. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-3, yakni sekitar tanggal 1-2 Juni 2019, hari Sabtu dan Minggu, sedangkan arus balik pada 7-9 Juni 2019.

Jadi bagi kamu yang ingin melaksanakan tradisi mudik, pastikan menghindari tanggal-tanggal yang diprediksi jadi puncak arus mudik dan arus balik. Jangan lupa, untuk tertib selama di perjalanan!