Sony Dikabarkan Alihkan Ratusan Paten XR ke Meta, Masa Depan PSVR 2 Dipertanyakan

By
Christopher Louis - Tech Journalist
3 Min Read

Sony dikabarkan mengalihkan ratusan paten terkait teknologi extended reality (XR) kepada Meta. Informasi yang beredar menyebutkan, proses pengalihan mencakup puluhan paten di Amerika Serikat yang berkaitan dengan perangkat virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan mixed reality (MR). Langkah ini memunculkan pertanyaan mengenai arah pengembangan teknologi XR Sony ke depannya.

Dalam laporan ZDNet Korea, mereka disebut telah mengalihkan 43 paten yang terdaftar di Amerika Serikat kepada Meta melalui proses yang berlangsung antara Juni hingga September 2026. Paten-paten itu mencakup teknologi layar yang dipasang di kepala atau head-mounted display, kacamata XR, serta berbagai teknologi yang dikembangkan Sony sejak 2010 hingga 2022.

Pengalihan tersebut diklaim mencakup total 419 paten secara global. Dari jumlah itu, sekitar 180 paten terdaftar di Amerika Serikat, sedangkan 239 lainnya berasal dari berbagai negara, termasuk Jepang, China, Korea Selatan, dan sejumlah wilayah Eropa. Meski demikian, informasi ini belum cukup untuk memastikan bahwa Sony sepenuhnya meninggalkan pengembangan perangkat XR.

Baca Juga: Sony Patenkan AI yang Bisa Membuat NPC dan Boss Beradaptasi dengan Gaya Bermain

Masa Depan Headset VR Sony Jadi Tanda Tanya

Saat ini memiliki PlayStation VR2 (PSVR 2), headset VR yang dirilis pada 2023 untuk digunakan bersama PlayStation 5. Perangkat tersebut awalnya berfokus pada ekosistem konsol PlayStation, sebelum Sony menghadirkan adaptor yang memungkinkan headset digunakan pada PC. Kehadiran dukungan PC memperluas penggunaan PSVR 2, meski perangkat ini tetap berkaitan erat dengan ekosistem gaming.

Pengalihan paten tersebut memunculkan spekulasi bahwa peluang hadirnya penerus PSVR 2 dalam waktu dekat semakin kecil. Namun, kepemilikan paten yang dialihkan tidak otomatis berarti Sony menghentikan seluruh riset XR atau membatalkan produk generasi berikutnya. Tanpa pernyataan resmi mengenai strategi produknya, arah pengembangan headset VR Sony masih belum dapat dipastikan.

Meta Berpotensi Memperkuat Teknologi Headset XR

Bagi Meta, akuisisi hak kekayaan intelektual tersebut berpotensi memperluas portofolio teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan perangkat XR. Pengalaman dalam merancang perangkat VR untuk kebutuhan gaming bisa menjadi referensi yang relevan bagi Meta, terutama jika perusahaan ingin memperkuat kemampuan headset-nya di luar penggunaan umum.

Meski begitu, pengalihan paten tidak menjamin teknologi tersebut akan langsung digunakan dalam produk Meta berikutnya. Pemanfaatannya bergantung pada strategi pengembangan, kebutuhan teknis, dan keputusan bisnis perusahaan. Untuk saat ini, langkah tersebut lebih tepat dilihat sebagai potensi penguatan aset teknologi Meta, sekaligus perkembangan yang membuat masa depan bisnis XR menarik untuk diamati.

Author

Christopher Louis

Tech journalist at Gizmologi. In love with gaming, tech, and Arthur Morgan


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Turn on JavaScript to leave a comment.

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version