Jakarta, Gizmologi โย Dalam mengelola limbah makanan terdapat peran otomatisasi ritel yang bisa dimanfaatkan. Sekitar 70 persen dari total sampah yang ditimbun di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan sampah organik, yang terutama berasal dari makanan.
Jumlah limbah makanan tersebut mencapai 23-48 juta per tahun dan menempati peringkat kedua di dunia. RELEX Solutions, sebagai perusahaan konsultasi untuk peritel mengatakan timbunanย sampah makanan yang menumpuk tidak hanya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan namun juga memberikan beban yang cukup besar pada pengelolaan TPA.
Menanggapi masalah ini, Onni Rautio, Sales Director RELEX Solutions, mengatakan sampah makanan merupakan masalah serius yang hanya dapat diselesaikan melalui upaya kolaboratif dari tiap individu dan kelompok kolektif yang terlibat. Selain konsumen perlu lebih cerdas dalam mengonsumsi makanan untuk mengatasi masalah sampah yang semakin mengkhawatirkan, para peritel dapat memanfaatkan otomatisasi sistem.
Baca Juga:ย Udemy Temukan AI Generatif Akan Otomatisasi Kerja Hingga 30 Persen di 2030
Peran Otomatisasi Ritel dalam Kurang Limbah Makanan Menurut RELEX

Peran otomatisasi ritel cukup penting untuk mengurangi limbah makanan. Dengan otomatisasi sistem, peritel dapatย turut berkontribusi dalam mengurangi sampah makanan dan mengurangi masalah tempat pembuangan sampah di Indonesia.
Menurut RELEX Solutions, strategi pengelolaan limbah makanan yang efektif sangatlah penting untuk mengurangi dampak buruk yang dihasilkan. Dengan peran otomatisasi ritel kamu bisa melakukan prediksi permintaan produk.
Prediksi permintaan produk dapat membantu peritel untuk memprediksi permintaan konsumen, menyesuaikan tingkat persediaan, dan memastikan tingkat stok sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dengan memanfaatkan analisis data dan pembelajaran mesin, peritel dapat mengantisipasi fluktuasi permintaan, meminimalkan kelebihan stok, dan mengurangi jumlah makanan berlebih yang terbuang percuma, sehingga dapat mengurangi limbah makanan secara signifikan.
Lalu peritel juga bisa melakukan pelacakan tanggal kedaluwarsa otomatis. Tindakan ini dapat meningkatkan pengelolaan persediaan dengan merotasi stok secara efektif dan secara akurat melacak serta mengelola masa simpan produk untuk mengurangi kemungkinan kelebihan stok dan secara bertahap mencegah produk kedaluwarsa terbuang percuma.

Sistem ini menyederhanakan operasi, meminimalkan penanganan secara manual, dan membuat keputusan yang lebih tepat untuk mengurangi pemborosan makanan dan meningkatkan rotasi produk. Peran otomatisasi ritel selanjutnya ialah menggunakan sistem pengelolaan persediaan pintar.
Sistem tersebutย memiliki fitur peringatan otomatis untuk tiap produk yang memiliki tingkat persediaan rendah, penundaan pengiriman untuk produk yang masih tersedia, dan apabila terjadi kelebihan stok. Sistem ini memantau dan menganalisis data persediaan untuk mengidentifikasi barang yang jarang terjual atau yang sudah kedaluwarsa, menggunakan perangkat lunak pelacakan otomatis untuk memastikan persediaan secara akurat. Memiliki strategi pemasokan produk yang berbasis data akan meminimalkan risiko kelebihan stok, sehingga mengurangi kerugian akibat limbah produk busuk dan kedaluwarsa.
โMelalui pencegahan kelebihan stok dan memprediksi permintaan secara akurat, otomatisasi secara efektif meminimalkan kelebihan bahan makanan yang terbuang percuma. Selain itu, peran otomatisasi ritel juga akan membantu untuk menyederhanakan pengelolaan persediaan agar lebih efisien, mengoptimalkan proses pemesanan, serta meminimalkan melakukan penanganan secara manual, yang turut berkontribusi pada praktik ritel yang lebih berkelanjutan dan efisien,โ ujar Onni.
RELEX Solutions menjelaskan teknologi perencanaan rantai pasokan yang canggih dapat membantu peritel mengurangi limbah makanan, meningkatkan akurasi perkiraan, mengoptimalkan pesanan toko, melacak tanggal kedaluwarsa produk, dan mengurangi limbah makanan hingga 10โ40% sambil mempertahankan profitabilitas dan ketersediaan produk di rak.
RELEX baru-baru ini memperkenalkan aplikasi mutakhir berbasis AI RELEX Mobile Pro, solusi ideal bagi peritel yang ingin mengkonsolidasikan banyak alat dan proses di dalam toko. Laporan terbaru dari RELEX Solutions menemukan bahwa pada tahun lalu, solusi berbasis AI perusahaan membantu pelanggan ritel makanan RELEX di seluruh dunia menghemat sekitar 280 juta kg limbah makanan di seluruh rantai pasokan berkat perkiraan yang lebih akurat dan pengoptimalan persediaanโsetara dengan lebih dari 950.000 metrik ton CO2.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



