Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Menginjak 25 Tahun, Telkomsel Miliki 170 Juta Pelanggan & 209.000 BTS

1 574

Hari ini, Telkomsel menginjak usia 25 tahun. Perusahaan milik Telkom Group dan Singtel Singapura ini masih perkasa sebagai operator seluler terbesar di Indonesia. Mereka sendiri menyebut sebagai leading digital telco company yang menghadirkan solusi dan layanan dengan dukungan teknologi terdepan dalam memenuhi kebutuhan komunikasi di berbagai sektor kehidupan.

Menurut Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel, Telkomsel selama 25 tahun membantu masyarakat mengubah tantangan menjadi peluang, serta beradaptasi dengan berbagai cara baru dalam menjalani setiap fase perkembangan kehidupan.

“Kami secara konsisten akan berupaya untuk terus hadir melayani negeri dengan seluruh aset infrastruktur jaringan kami, memberdayakan masyarakat dengan produk dan layanan digital unggulan kami, berkolaborasi dengan sepenuh hati bersama seluruh elemen bangsa untuk memberikan solusi kehidupan di segala sisi, dan menghadirkan dampak sosial nyata dengan mendorong pemanfaatan teknologi,” ujar Setyanto, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (26/05).

Pencapaian 25 Tahun Telkomsel

destinasi wisata super prioritasTelkomsel hingga saat ini telah hadir melayani lebih dari 170 juta pelanggan. Operator ini memiliki infrastruktur jaringan lebih dari 209.000 BTS yang menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi Indonesia, hingga ke wilayah terdalam, pulau terdepan, dan wilayah perbatasan negara.

Sejak berdiri, Telkomsel mengimplementasikan teknologi telekomunikasi terdepan. Mulai dari menjadi pelopor dalam penerapan teknologi GSM berbasis 2G, pemanfaatan teknologi mobile broadband 3G dan 4G LTE, hingga uji coba teknologi 5G pertama di Indonesia.

Setyanto lebih lanjut mengatakan, dalam setiap fase kehidupan yang dilalui Telkomsel bersama masyarakat selama 25 tahun ini, berbagai tantangan telah dihadapi untuk membuka peluang baru yang berpengaruh pada perkembangan hidup bangsa. Perubahan ini mendorong Telkomsel untuk terus bergerak maju dalam mengembangkan kemampuan sebagai penyedia konektivitas. Juga penyedia layanan yang dapat menguatkan socio-culture masyarakat termasuk mempersiapkan tatanan “the new normal”.
Baca juga: Pandemi COVID-19, Telkomsel Antisipasi Skenario “New Normal”

Keseriusan upaya Telkomsel ini tercermin dari performa Layanan Digital yang meningkat tajam sebesar 31,2% (YoY). Ditambah semakin beragamnya pilihan produk dan layanan berbasis broadband yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, yang akan menunjang aktivitas digital masyarakat dalam keseharian.

Pada segmen consumer market, Telkomsel mendorong adopsi gaya hidup digital dengan layanan digital. Layanan ini mencakup video, games, musik dan berbagai layanan value added services (VAS) yang customer-centric.

Layanan video streaming MAXstream terus dikembangkan sebagai platform aplikasi video digital dengan mengintegrasikan aplikasi video OTT (minus Netflix), saluran linear, serta konten video-on-demand.  Operator ini juga mendorong perkembangan ekosistem games melalui Dunia Games. Platform tersebut kini telah berevolusi menjadi platform media, penyelenggara kompetisi esports, penyedia pembayaran, hingga penerbit (publisher) mobile games. Tak hanya itu, Telkomsel juga turut berkontribusi dalam mendorong inklusi finansial melalui penguatan mobile financial service LinkAja.

Membidik Segmen Korporat

layanan iot Telkomsel BluebirdDalam kurun waktu setahun terakhir, Telkomsel juga memprioritaskan pengembangan layanan digital untuk segmen pelanggan korporasi (B2B).  Melalui solusi bisnis Enterprise yang semakin lengkap dan relevan dengan kebutuhan terkini dari pelaku bisnis.

Misalnya platform video conference CloudX Meeting yang dihadirkan Telkomsel Enterprise untuk menunjang aktivitas bekerja, belajar, dan bersosialisasi secara fleksibel dari mana saja melalui berbagai macam perangkat.

Untuk segmen korporasi Telkomsel juga menghadirkan berbagai solusi digital berbasis internet of things untuk mengakselerasi modernisasi dan digitalisasi lintas industri, mulai dari korporasi, Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM), hingga Institusi Pemerintahan.

Telkomsel turut berupaya meningkatkan kapabilitas pada industri media periklanan melalui layanan Digital Advertising yang kapabilitasnya semakin diperkuat dengan dukungan bisnis analisa Big Data yang dimiliki Telkomsel.

Setyanto menambahkan,Telkomsel akan semakin mempertajam keseriusan dalam mengembangkan Bisnis Digital melalui intensifikasi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan  yang memiliki visi sama dengan perusahaan.

“Di Telkomsel, kami meyakini bahwa kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dan sinergi telah menjadi fondasi penting bagi Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, yang dapat mendorong pemanfaatan teknologi di berbagai sektor kehidupan masyarakat hingga penjuru negeri”, tegas Setyanto.

Tantangan di Tengah Masa Pandemi

Telkomsel Mobile BTS RS Darura New NormalDi saat negeri sedang berjuang menghadapi tantangan penanganan pandemi COVID-19, Telkomsel giar melakukan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan baik bersama Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan seluruh elemen masyarakat.

Operator ini setidaknya telah bekerja bersama sejumlah Kementerian RI, Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19,  Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, MPR RI, PMI serta menggandeng berbagai pelaku dan pegiat dari berbagai industri seperti  e-learning, e-health, e-commerce, e-donation dan e-entertainment.

Upaya solidaritas ini ditujukan untuk  membantu masyarakat untuk melewati tantangan sekaligus beradaptasi dengan perubahan yang tak terhindarkan akibat pandemi COVID-19.Hal ini dilakukan dengan membantu para tenaga medis dengan menyediakan bantuan alat ventilator, alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, thermogun infrared, masker, serta perlengkapan medis lainnya.

Telkomsel juga melakukan pemberian dukungan secara strategis berupa  pemberian bantuan alat kesehatan dan alat komunikasi bagi sejumlah institusi pemerintahan dan organisasi di berbagai daerah di Indonesia dalam upaya mengatasi pandemi. Total nilai keseluruhan filantropi CSR Telkomsel dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia mencapai Rp 25 miliar.

Menurut Setyanto, ulang tahun perak ini menjadi humbling experience bagi Telkomsel. Selain karena jauh dari hingar bingar perayaan pesta, hari jadi jatuh hampir bertepatan dengan momen suci Ramadan dan Idul Fitri, serta masih menghadapi ujian pandemi.

“Telkomsel semakin diuji untuk memastikan keandalan jaringan kami agar masyarakat tetap terkoneksi, untuk terus berinovasi agar dapat menghadirkan solusi yang dapat membantu masyarakat beradaptasi dalam melakukan hal-hal baru sekaligus mengubah tantangan menjadi peluang di masa depan,” tutup Setyanto.