Jakarta, Gizmologi – Telkomsel memanfaatkan layanan cloud computing dari Amazon Web Services (AWS) untuk meningkatkan fleksibilitas TI, serta mendorong efisiensi operasional, dan mempercepat peluncuran layanan pelanggan baru yang inovatif. Ini merupakan bagian dari dari transformasi digital, Telkomsel memigrasikan berbagai aplikasi TI ke AWS, termasuk kanal pelanggan di front end, Telkomsel Gaming Store Front, middleware, hingga machine learning.
Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan migrasi itu akan membantu Telkomsel meningkatkan pengalaman pengguna dengan menawarkan layanan baru kepada lebih dari 153 juta pelanggannya. Di mana secara keseluruhan, Telkomsel menjalankan 15 aplikasi di AWS, termasuk MyTelkomsel, DigiPos Aja!, Telkomsel Gaming Store Front, Enterprise Service Bus, dan beberapa platform data lainnya.
“Dengan memanfaatkan teknologi cloud computing unggulan AWS, kami membuka semua peluang masa depan untuk perusahaan kami. Terlebih melalui AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, telah memastikan bahwa data kami dilindungi berbagai langkah sistem keamanan yang andal dan membantu kami dalam kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia,” kata Hendri dalam keterangan resminya, Jumat (6/10/2023).
Dengan menggunakan AWS, Telkomsel dapat meluncurkan infrastruktur baru dalam kurun waktu kurang dari satu jam, menghemat waktu hingga tujuh hari, serta meluncurkan aplikasi dan layanan digital baru hingga 40 persen lebih cepat. Selain itu, Telkomsel memanfaatkan layanan AWS yang beragam dengan kapabilitas mendalam untuk menikmati ketersediaan tinggi dan latensi rendah dari infrastruktur AWS Asia Pasific (Jakarta) Region.
Terlebih kemampuan cloud yang juga dimanfaatkan Telkomsel adalah AWS Lambda untuk eksekusi kode tanpa server (serverless), Amazon GuardDuty untuk perlindungan kontainer, Amazon ElastiCache untuk in-memory caching, serta Amazon Elastic Kubernetes Service dan dan Amazon Elastic Container Service untuk peluncuran kontainer. Oleh karena itu, Telkomsel juga berencana untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pengalaman pelanggan lewat eksplorasi teknologi machine learning (ML) dan kecerdasan artifisial (AI) generatif yang dikembangkan AWS.
Baca Juga: Teknologi Berbasis OpenAI di Layanan Veronika MyTelkomsel Bikin Interaksi Makin Personal
Telkomsel Gunakan Cloud Computing AWS

“Dengan kekuatan cloud services komprehensif yang terbaik di dunia dari AWS, kami sedang memodernisasi berbagai aplikasi perusahaan, menciptakan model operasi baru menuju DevSecOps, dan meningkatkan keterampilan sumber daya manusia kami untuk mendorong transformasi sebagai bagian dari Cloud Center of Excellence. Kami mempercepat transformasi digital, mendorong Telkomsel ke masa depan konektivitas, inovasi, dan pengalaman pelanggan terbaik,” kata Bharat Alva, Direktur IT Telkomsel.
AWS dan Telkomsel telah mengembangkan Cloud Center of Excellence (CCOE) untuk karyawan Telkomsel yang mencakup program keterampilan pelatihan digital yang komprehensif. Pelatihan untuk transformasi cloud perusahaan dijalankan sebagai bagian dari Telkomsel Cloud Academy dan mencakup berbagai materi cloud, termasuk ML dan AI.
“Perusahaan telekomunikasi yang berpikiran maju seperti Telkomsel memanfaatkan cloud untuk berinovasi lebih cepat dalam memberikan pengalaman digital yang unik kepada masing-masing pelanggan di skala mana pun, sekaligus menghemat biaya,” jelas Conor McNamara, managing director AWS di ASEAN.
Conor menyatakan gembira dapat memperkenalkan budaya inovasi Amazon dan program AWS Skills Guild kepada Telkomsel guna memastikan bahwa mereka memiliki infrastruktur digital serta keterampilan untuk berinovasi dan mempersiapkan masa depan berbasis digital.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




