Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review Coolpad Cool Dual: Pilihan Smartphone Dual Camera yang Terjangkau

Smartphone Coolpad Cool Dual (Foto: mrbambang/gizmologi)
0 2.958

Fitur Dual Camera kini tengah digandrungi pengguna smartphone. Kamera dengan lensa ganda ini dipercaya meningkatkan kemampuan fotografi pada ponsel sehingga semakin mendekati kemampuan kamera SLR. Kendati keberadaan smartphone dual camera didominasi brand global besar, namun tak menyurutkan brand baru untuk ikut terjun. Salah satunya adalah Coolpad yang tidak mau ketinggalan tren dengan merilis smartphone Coolpad Cool Dual.

Smartphone ini dihadirkan sebagai pesaing perdana dari lini Cool yang menawarkan dual-camera sebagai fitur andalan. Dengan harga hanya IDR 3,199 juta, Coolpad Cool Dual jelas saja jauh lebih murah dibanding kompetitor dari brand besar yang menjual di atas IDR 5 jutaan. Kelas menengah inilah yang ingin dibidik oleh Coolpad.

Sebagai informasi, Coolpad yang semula bernama China Wireless didirikan oleh Yulong Computer, perusahaan teknologi yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok. Tahun lalu, perusahaan internet asal China yang juga memproduksi smartphone, LeEco, membeli saham mayoritas di Coolpad. Pada akhirnya, kedua merek smartphone tersebut berkolaborasi dalam pengembangna produk. Coolpad Cool Dual adalah salah satu hasil dari pengembangan produk mereka. Di mana terlihat jelas dari label di body bagian belakang bertuliskan LeEco inside.

Nah, bagaimana dengan kualitas smartphone Coolpad Cool Dual? Simak ulasan kami berikut ini.

DESAIN

Coolpad Cool Dual ini membuat saya cukup surprise. Coolpad, produsen smartphone asal Tiongkok ini berhasil merancang desain unibody yang begitu elegan dan berkelas, namun dengan harga yang terjangkau hanya IDR 3 jutaan.

Di smartphone dari produsen global kompetitor, desain seperti ini biasanya ditemui pada produk yang harganya lima juta ke atas. Di bagian depan, terlihat layar mendominasi permukaan dengan bezel yang sangat tipis bahkan seperti habis sampai ke samping (bezel-less). Form factor-nya terasa kokoh dengan built quality dari meta yang berkualitas. Di genggaman tanganpun cukup nyaman. Begitupun ketika dimasukkan ke kantong celana.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh di website Coolpad Indonesia, smartphone ini menganut desain aerospace dengan kualitas militer. Coolpad Cool Dual terbuat dari magnalium kedirgantaraan yang direkayasa oleh 48 proses manufaktur berbeda yang mengubah inovasi smartphone. Secara teori, berarti ponsel ini tergolong tahan banting. Namun saya tidak berani mengujinya karena unit yang saya coba merupakan pinjaman dari produsen.

LAYAR

Sebagai ponsel tiga jutaan, penampilan Coolpad Cool Dual ini terbilang istimewa. Ukuran layarnya 5,5″ IPS LCD Full HD yang menyuguhkan kenyamanan terhadap pengguna saat mengakses berbagai fitur maupun menjalankan aplikasi dan bermain game. Laya juga sudah dilapisi dengan pelindung layar Corning Gorilla Glass 4 yang membuat tidak mudah tergores.

Tingkat responsivitas layarnya pun bagus. Walaupun ada sedikit minus pada virtual keyboard bawaan yang sering kali nge-lag ketika dipakai untuk mengetik. Bahkan terkadang sampai restart. Solusinya adalah dengan mengganti keyboard menggunakan aplikasi lain, seperti aplikasi keyboard dari Google.

Tampilan antarmuka terlihat simpel dan mudah digunakan. Coolpad Cool Dual tidak memakai stock antarmuka dari Android, melainkan menggunakan sistem antarmuka EUI 5.8 yang dikembangkan oleh LeEco.

Berbeda dengan antarmuka Android pada umumnya, EUI memiliki tombol kapasitif di sisi kiri bawah yang bisa langsung membuka menu cepat. Menggeser dari atas ke bawah pada layar beranda hanya akan membuka notifikasi, bukannya membuka menu cepat seperti pada umumnya. Jadi bagi Anda yang sudah terbiasa dengan antarmuka lainnya, perlu sedikit beradaptasi dengan EUI di Coolpad Cool Dual.

KAMERA

Sebagai ponsel yang mengunggulkan fitur kamera, mau tidak mau ini yang menjadi sorotan utama. Coolpad dan LeEco ikut dalam kancah pengembangan teknologi Dual Camera. Sebagai informasi, setiap produsen memiliki arah pengembanan dual camera yang berbeda. Seperti kombinasi optikal dan digital zoom, lensa untuk pengambilan gambar ultra-wide, selfie yang dapat memuat lebih banyak orang, dan memaksimalkan efek bokeh demi meraih hasil foto seperti layaknya hasil karya fotografer professional.

Coolpad lebih memilih pengembangan Dual Camera pada RGB dan monokrom untuk mendapatkan hasil terbaik. Pendekatan ini mirip dengan yang dilakukan oleh Huawei bersama Leica. Coolpad Cool Dual memiliki dua kamera belakang beresolusi 13MP dengan kecepatan auto fokus 0.1 detik.

Kedua lensanya tampak sama, namun mereka memiliki fungsi yang berbeda. Satu kamera RGB untuk menghasilkan warna pada gambar. Sedangkan satu kamera lagi untuk gambar hitam putih atau monokrom. Lensa monokrom membantu lensa RGB dalam penangkapan detil gambar sembari menyerap lebih banyak cahaya ketika kondisi minim cahaya.

Selain itu, Coolpad menyematkan lampu flash dua warna, memastikan cahaya yang cukup untuk menghasilkan foto terbaik. Teknologi dual kamera 2.0 pada Coolpad Cool Dual diklaim meningkatkan kejelasan pada gambar sebesar 20%, membantu mengurangi noise pada gambar sebesar 8% dan meningkatkan kecerahan sebesar 20%.  Pihak Coolpad berharap, teknologi dual kamera ini akan membawa ke arah smart framing dan lensa 6Pnya memberikan pengguna kualitas terbaik dari gambar.

Kamera selfie beresolusi 8MP dengan arsitektur PureCel pixel f/2.2 mampu mereproduksi foto selfie yang terang dan mendetil, dengan banyak pilihan untuk memainkan aplikasi kamera bawaan. Pengguna dapat menggunakan stiker untuk mempersonalisasi foto selfienya, atau bisa langsung menghasilkan foto dalam format GIF. Coolpad juga menambah fitur pemrosesan foto selfie tiga dimensi, sehingga foto selfie Anda terlihat lebih alami.

Kamera Cool Dual memiliki efek bokeh layaknya kamera SLR. Bokeh adalah efek yang digunakan fotografer profesional untuk membantu mata agar lebih fokus pada satu subyek difoto dengan memburamkan latarnya. Dengan kamera tradisional, Anda bisa mendapatkan efek bokeh melalui berbagai cara; menggunakan apertur lebar, lensa zoom, sensor yang besar atau bahkan mendekati subyeknya, seperti dalam fotografi makro.

Antarmuka aplikasi kamera cukup simpel. Untuk berganti antar mode tinggal menggeser ke kanan atau ke kiri. Pilihannya antara lain Malam, Video, Foto, Cantik, dan Pro yang bisa dilihat di dekat tombol Shutter. Sedangkan untuk menu pengaturan berada di sebarangnya atau sisi sebelah kiri (atas). Di sini, Anda bisa mengatur LED Flash, Bokeh SLR / Classic, HDR, Switch Camera (rear/front), Stempel, Slow-motion, panorama, GIF, dan Settings.

Overall, antarmuka kamera cukup nyaman dipakai. Hanya satu yang agak mengganggu yaitu akses ke fitur utama yaitu efek bokeh DSLR dan Classic Mono. Coolpad seharusnya merancang menu ini lebih strategis tidak disatukan di satu tempat di mana untuk mengubah menu harus mengklik teks yang tampil di layar. Misalnya dengan ikon-ikon atraktif atau menu berbentuk grid.

Pada pengujian, efek bokeh bisa diatur level keburamannya untuk background atau foreground di luar subyek. Perangkat lunak yang disematkan di Cool Dual dapat menghasilkan foto dengan efek bokeh, dan mampu mengubah fokus setelah mengklik fotonya. Sedangkan untuk Classic Mono, hasil foto monokromnya terlihat sangat kuat dan detil.

Berikut ini beberapa contoh hasil foto Coolpad Cool Dual
Pasir Berbisik

Contoh foto monokrom di kawasan Bromo.
UkuleleContoh foto menggunakan fitur efek  bokeh DSLR
Off roadContoh foto menggunakan fitur efek  bokeh DSLR
Semangat PagiContoh foto menggunakan fitur HDR
BroadwayContoh hasil foto di malam hari. Noise-nya masih bisa ditolelir.

Untuk hasil foto lainnya ya nbng dijepret menggunakan Coolpad Cool Dual, Anda bisa melihat di galeri Flickr kami.

PORT & SLOT

Penempatan port dan tombolnya cukup familiar seperti ponsel Android pada umumnya. Yang menarik,  Coolpad memasukkan port USB Tipe-C untuk mengisi daya, ini pertama kalinya dalam seri Coolpad. USB Tipe-C membawa banyak manfaat pada ponsel, selain desain yang ramping dan anti terbalik, USB Tipe-C ini juga bisa mengisi daya serta memindahkan data dengan lebih cepat. Posisi port USB Tipe-C berada di bagian bawah yang diapit oleh Dual Speaker.

Di bagian atas, terdapat port jack audio 3,5mm untuk mendengarkan musik dari headphone. Di sebelahnya, terdapat infra red yang bisa difungsikan sebagai remote control. Ini bisa menjadi nilai tambah bagi Coolpad Cool Dual. Di saat beberapa smartphone menghilangkan fitur ini, Coolpad justru masih mempertahankannya. Walaupun fungsinya bukan prioritas, namun tetap diperlukan. Terlebih jika kita sering mencari-cari di mana remote control TV berada, fungsinya bisa tergantikan dari ponsel ini.

Di sisi lain, Cool Dual tidak disertai dengan konektivitas NFC. Jika ini ada, tentu akan semakin lengkap fitur yang ada di ponsel ini. Satu lagi yang absen adalah tidak disertakannya slot micro SD. Padahal fungsinya penting untuk menambah kapasitas penyimpanan di ponsel.

Pihak Coolpad berdalih, penggunaan micro SD saat anda memindahkan data di dalamnya, rawan hilang karena crash atau sebab lain. Terlebih lagi, kartu memori microSD yang beredar di pasaran kualitasnya berbeda-beda. Sebagai gantinya, apabila membutuhkan ekspansi media penyimpanan, pengguna bisa memanfaatkan jasa cloud storage yang banyak tersedia dan bisa diakses melalui koneksi internet.

Sebenarnya alasan yang diungkapkan Coolpad benar adanya. Di sisi lain, kapasitas penyimpanan yang disediakan pada ponsel ini terbatas hanya 32GB. Padahal di luar negeri, smartphone ini memiliki opsi penyimpanan hingga 64GB. Bagi pengguna yang tergolong aktif memotret dan merekam video, kapasitas 32GB saat ini terbilang pas-pasan.

PERFORMA

Cool Dual diperkuat dengan prosesor Snapdragon 652 1.8GHz Octa-core serta Adreno 510 dan RAM 3G untuk memastikan pengguna tidak mengalami lag saat menjalankan aplikasi standar dan games. Android Marshmallow dipasangkan dengan tampilan antarmuka EUI 5.8 yang menawarkan sistem operasi baru bagi pengguna Android.

Walaupun seperti menjadi standar dalam pengujian, namun saya kurang tertarik pada penggunaan aplikasi benchmark untuk mengukur kinerja suatu perangkat. Karena bagaimanapun, yang lebih penting adalah user experience. Dan dari pengalaman menggunakan smartphone ini selama beberapa hari, saya cukup puas dengan kinerjanya. Menjalankan berbagai aplikasi dan game lancar. Sempat bermasalah ketika di awal-awal di mana ponsel berjalan tidak stabil dan restart dengan sendirinya. Namun masalah tersebut tidak saya temui lagi setelah mengganti aplikasi keyboard default dan upgrade software OTA.

Smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 4000mAh yang tergolong cukup besar sehingga daya tahannya pun lebih lama. Pengguna tidak perlu panik saat ketinggalan charger, karena waktu standby-nya diklaim bisa sampai 300 jam atau sekitar 12 hari. Kemudian jika digunakan untuk bermain games bisa bertahan sampai 24 jam, menonton film hingga 40 jam, dan mendengarkan musik selama 120 jam.

Tentu saja perhitungan di atas berbeda-beda hasilnya karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Namun dalam pengujian, setidaknya smartphone ini mampu bertahan hingga dua hari penggunaan dengan menjalankan berbagai fitur. Enaknya lagi, ketika baterai mau habis, pengecasan juga tergolong cepat karena mendukung fast charging.

KESIMPULAN

Dengan harga IDR 3 jutaan, smartphone ini berpotensi laris manis di pasar. Tentu jika Coolpad melakukan strategi yang jitu untuk menggaet konsumen. Karena jika dilihat dari modal smartphone-nya, kualitasnya setara dengan smartphone premium, terutama pada kemampuan kameranya yang handal. Desainnya pun cukup apik dan fiturnya lengkap.

Kendati demikian, sebagai smartphone merek baru, Coolpad harus bekerja ekstra keras meyakinkan konsumen. Harus diimbangi pula dengan layanan purna jual yang bagus. Terlebih di pasar ini, kompetisinya berlangsung dengan sangat ketat. Hampir semua brand smartphone, kecuali Apple, bermain di kelas ini.

cool dual

SPESIFIKASI COOLPAD COOL DUAL

General

Device Type Smartphone
Model / Series Coolpad Cool Dual R116
Released 27 April, 2017
Status Available
Price IDR 3.199.000

Platform

Chipset Qualcomm MSM8976 Snapdragon 652
CPU Octa-core (4x1.2 GHz Cortex-A53 & 4x1.8 GHz Cortex-A72)
GPU Adreno 510
RAM (Memory) 3 GB
Storage 32 GB
Operating System Android 6.0 Marshmallow
User Interface EUI 5.8

Design

Dimensions 152 x 74.8 x 8.2 mm
Weight 167 g
Design Features Color: Gold, Silver, Rose Gold
Unibody Aerospace Magnalium Military Grade
Battery Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery

Network

Network Frequency GSM: 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz
CDMA: 800 / 1900
4G: LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed Uplink: 50 Mbps, Downlink: 150 Mbps

Display

Screen Type IPS LCD
Size and Resolution 5.5" Full HD (1080 x 1920)
Touch Screen Capacitive touchscreen

Camera

Rear Dual 13 MP, f/2.0, phase detection autofocus, dual-LED (dual tone) flash
Front 8 MP, f/2.2, 1.4 µm pixel size, 1080p
Flash Yes
Video Yes
Camera Features Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
Bluetooth Yes
USB Type-C 1.0 reversible connector
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
HDMI No
Wireless Charging No
NFC
Infrared No

Smartphone Features

Multimedia Features - Xvid/MP4/H.265 player
- MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
FM Radio Yes
Web Browser HTML5 (Android Browser)
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other - Fast battery charging: 50% in 30 min (Quick Charge 2.0)
- Document viewer
- Photo/video editor