Jakarta, Gizmologi – Indonesia Digital Festival atau ID FEST 2026 kembali digelar dengan membawa isu besar seputar masa depan industri telekomunikasi dan ekosistem digital nasional. Acara yang berlangsung di Jakarta ini mempertemukan regulator, pelaku industri, asosiasi, hingga pengamat teknologi dalam satu forum diskusi terbuka.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang terus melaju, industri telekomunikasi justru berada dalam posisi yang tidak ideal. Beban regulasi, tekanan biaya investasi, serta tuntutan untuk terus memperluas infrastruktur membuat sektor ini menghadapi tantangan struktural yang semakin kompleks.
Melalui forum Indonesia Digital Outlook 2026, ID FEST mencoba menarik diskusi keluar dari narasi optimisme semata. Alih-alih hanya membahas potensi, forum ini menyoroti realitas di lapangan yang kerap luput dari perhatian, terutama soal keberlanjutan bisnis operator dan kesiapan regulasi menghadapi perubahan teknologi.
Baca Juga: XLSMART Geber XL Ultra 5G+ Hadirkan Sinyal “Blanket” Merata di 33 Kota
Regulasi dan Kesehatan Industri Jadi Sorotan Utama

Sejumlah pembicara menilai regulasi masih menjadi titik lemah dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia. Industri dituntut untuk terus berinvestasi pada teknologi baru seperti 5G, AI, hingga satelit LEO, namun ruang bernapas dari sisi kebijakan dinilai belum memadai.
Data ekonomi digital yang tumbuh pesat juga dinilai tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan inovasi dan kualitas sumber daya manusia. Minimnya anggaran riset dan pengembangan serta ketimpangan investasi pendidikan disebut sebagai faktor yang berpotensi menghambat daya saing jangka panjang Indonesia.
Di sisi lain, pemerintah menyampaikan komitmen untuk menghadirkan regulasi yang lebih adaptif dan berorientasi pada penguatan ekosistem. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya bersifat mengatur, tetapi juga mendorong kolaborasi dan kepercayaan dalam ekonomi digital.
Apresiasi Inovasi dan Tantangan Nyata ke Depan
Selain diskusi kebijakan, ID FEST 2026 juga menghadirkan Anugerah Teknologi Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi di berbagai sektor teknologi. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi nyata industri dalam mendorong transformasi digital.
Namun demikian, penghargaan dan forum diskusi tidak serta merta menyelesaikan persoalan mendasar. Tantangan terbesar tetap berada pada implementasi kebijakan di lapangan, terutama bagaimana menyeimbangkan kepentingan negara, industri, dan konsumen.
ID FEST 2026 menjadi pengingat bahwa masa depan digital Indonesia tidak cukup dibangun dengan visi besar semata. Tanpa regulasi yang realistis dan industri yang sehat secara bisnis, ambisi menuju Indonesia Digital 2045 berisiko berjalan di tempat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



