Facebook Berupaya “Jauhkan” Anak-Anak dari Konten Berbahaya

Jakarta, Gizmologi – Facebook akan memperkenalkan langkah atau fitur baru untuk menjauhkan remaja dari konten berbahaya dan mendorong mereka untuk Take a Break alias Beristirahat dari platform miliknya, seperti Instagram.

Diungkapkan Vice President of Global Affairs Facebook, Nick Clegg, dalam acara CNN State of the Union, Minggu (10/10). Dua fitur baru mencuat tak lama sejak parlemen AS menindaklanjuti laporan mantan pegawai Facebook mengenai efek negatif media sosial pada kesehatan remaja.

“Kami akan memperkenalkan sesuatu yang menurut saya akan membuat perbedaan besar, di mana sistem kami melihat bahwa remaja melihat konten yang sama berulang kali dan konten itu mungkin tidak kondusif untuk kesejahteraan mereka, kami akan mendorong mereka untuk melihat konten lain,” ungkap Clegg seperti dikutip dari Reuters, Senin, 11 Oktober.

Clegg menjelaskan, selain menghentikan sementara rencana untuk platform Instagram Kids. Perusahaan juga memberikan kontrol opsional kepada orang tua guna mengawasi anak-anak mereka bermain media sosial.

“Sesuatu yang disebut, beristirahat, di mana kami akan mendorong remaja untuk berhenti sejenak dari menggunakan Instagram,” imbuh Clegg.

Sayangnya, Clegg belum menjelaskan secara rinci kapan fitur tersebut akan diluncurkan di platform Facebook. Dalam kesempatan berbeda, juru bicara Facebook mengatakan fitur tersebut saat ini belum diuji coba, tetapi perusahaan akan segera melakukannya.

Sesuai dengan pernyataan sebelumnya oleh Kepala Instagram, Adam Mosseri yang menyebutkan bahwa perusahaan sedang menjelajahi fitur-fiturnya saat ini untuk membuat media sosialnya menjadi lebih baik.

“Fitur ini, di mana orang dapat menempatkan akun mereka di jeda dan luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan apakah waktu yang mereka habiskan bermakna,” ujar Mosseri.

Tinggalkan komen