Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Harbolnas 2017 Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia

Perhelatan diskon akbar tahunan Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) akan  kembali digelar pada 12 Desember 2017. Salah satu fokus Harbolnas 2017 adalah mendukung agenda pemerintah meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para UMKM agar dapat mengembangkan bisnis melalui kanal digital dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas lagi di seluruh Indonesia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Harbolnas tahun ini memiliki misi untuk merangkul tidak hanya para e-commerce besar di tanah air, tapi juga para UMKM Indonesia yang telah merambah ke online melalui berbagai platform. Di tahun ini juga, Panitia Harbolnas 2017 telah mempersiapkan rangkaian kegiatan dan roadshow bersama menyapa para UMKM di tiga kota di Indonesia yaitu: Medan, Surabaya dan Makassar untuk mempersiapkan mereka dalam menyambut Harbolnas 2017 melalui beberapa pelatihan.

Ki-ka: Piotr Jakubowski, CMO Go-Jek; JO Bjordal, Marketing direktur Zalora Indonesia; Indra Yonathan, Chairman Harbolnas 2015; Miranda Suwanto, Chairman Harbolnas 2016; Ahchmad Alkatiri, Chairman Harbolnas 2017

Achmad Alkatiri, Ketua Panitia Harbolnas 2017, dalam siaran pers yang kami terima mengatakan terjadi peningkatan partisipasi konsumen Indonesia saat Harbolnas dari tahun ke tahun. Tak hanya itu, tercatat juga jumlah penjualan yang selalu meningkat.

“Dengan persiapan yang maksimal di tahun ini dan bersama dengan mitra-mitra pendukung, tahun ini kami yakin akan terjadi peningkatan lagi sebanyak dua kali lipat pada penjualan Harbolnas 2017 nanti”, ujar pria yang juga menjabat sebagai CMO Lazada Indonesia ini.

 

Related Posts
1 daripada 214

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, menyatakan pemerintah menyambut baik inisiatif pelaku e-commerce untuk menggelar Harbolnas 2017. Meski kepanjangannya adalah Hari Belanja Online Nasional, menurutnya yang terpenting adalah adanya unsur produksi dan distribusi di dalamnya.

Makin besar nilai transaksi yang terbukukan, akan makin banyak potensi keuntungan atau manfaat  para pedagang daring, terutama kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan wirausaha pemula yang merupakan bagian terbesar dari perdagangan cara baru ini.

“Keberhasilan Harbolnas akan menjadi inspirasi bagi UMKM seluruh Indonesia untuk lebih intens memanfaatkan dijitalisasi. Pada gilirannya, ekosistem e-commerce akan makin solid, dan akan meningkatkan kapasitas ekonomi dijital yang kini merupakan bagian paling menentukan bagi ekonomi nasional secara keseluruhan,” kata Rudiantara.

Sementara itu Rusdy Sumantri dari Nielsen Indonesia mengatakan jika berkaca pada Harbolnas di tahun 2016, tahun ini seharusnya bisa mengulang kesuksesan. Survei Nielsen mencatat nilai total transaksi hingga 3.3 triliun rupiah selama perayaan Harbolnas.

“Selain tingginya angka penjualan di tahun 2016, juga ditemukan fakta-fakta menarik yaitu semakin banyak pengguna internet yang tau tentang Harbolnas – sekitar 89% pengguna Internet dan tercatat 61% pengguna Internet berbelanja online ketika Harbolnas. Di antara orang yang berbelanja online, 68% mengatakan perangkat mobile (smartphone dan tablet) adalah perangkat utama mereka untuk berbelanja online saat Harbolnas 2016 dan sebesar 87% orang yang belanja online sudah merencanakan apa yang akan dibeli, dengan aktivitas belanja tertinggi terjadi di jam 09.00 – 15.00 dan 18.00 – 21.00,” kata Rusdy.

 

 

This post is also available in: enEnglish (English)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More