Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Peroleh Kucuran Dana, Qlue Kembangkan Smart City Berbasis AI & IoT

Rencananya dana dari GDP Venture dan MDI Ventures tersebut akan dipakai mengembangkan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dengan merekrut pakar-pakar teknologi dan bisnis.

Platform smart city Qlue sempat menjadi favorit warga DKI Jakarta di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai alat untuk melaporkan berbagai masalah di lingkungan. Namun di era Gubernur Anies Baswedan, pendekatannya berbeda yang berdampak pada menurunnya penggunaan Qlue untuk pengaduan.

Namun bukan berarti platform smart city Qlue ini bubar. Sebaliknya, startup untuk pelayanan warga tersebut justru semakin rajin ekspansi ke berbagai daerah dengan menjalin kerjama ke beberapa pemerintah kabupaten/kota. Keberadaan aplikasi ini rupanya menarik minat Global Digital Prima (GDP) Venture milik Djarum Group dan MDI Ventures milik Telkom untuk mengucurkan dana segar. Sayangnya, seperti kebanyakan investasi pada startup  lokal, tidak disebutkan berapa jumlah dana yang digelontorkan ke platform smart city Qlue.

Rencananya dana tersebut akan dipakai mengembangkan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dengan merekrut pakar-pakar teknologi dan bisnis. Kucuran dana tersebut sekaligus menutup ronde pendanaan Series A yang telah dimulai sejak tahun 2017. Pendanaan dari Telkom diharapkan dapat memberi sisi strategis sinergi dalam pemerintahan dan BUMN Indonesia.

Sejak 2016, platform smart city Qlue menyediakan layanan yang memudahkan warga untuk melaporkan keluhannya secara langsung dengan aplikasi smartphone. Pada awal Oktober 2018, aplikasi ini pun menyabet penghargaan Best Mobility Project pada kompetisi Global Smart Cities Contest di London.

Baca juga: Indosat Sediakan Platform Kota Digital Indonesia

Peningkatan Solusi Smart City Qlue

Related Posts
1 daripada 21

Qlue berencana meningkatkan layanan solusi smart city bagi apartemen, perumahan, kepolisian, jalan tol, pusat perbelanjaan, kawasan industri dan mitra lainnya. Peningkatan ini dilakukan melalui inovasi teknologi Computer Vision yang mencakup pengenalan wajah, pengenalan plat kendaraan, analisa jalan dan people counting. Dengan demikian Qlue bisa membangun ekosistem smart city terbesar di Indonesia.

“Misi kami sejak awal adalah mepercepat perubahan positif di dunia, kami ingin bersinergi sebanyak-banyaknya dengan mitra yang memiliki kesamaan misi. Telkom akan banyak membantu kami memperkuat skalabilitas dalam pemerintahan dan BUMN sehingga solusi kami bisa berdampak positif bagi transformasi digital di Indonesia, sesuai arahan pemerintah menuju Industri 4.0,” ucap Rama Raditya, Founder dan CEO Qlue.

Nicko Widjaya, CEO MDI Ventures mengatakan bahwa visi MDI Ventures adalah membangun generasi start-up terdepan di Indonesia. Suntikan dana yang diberikan merupakan wujud dari misi tersebut. Kedekatan kerja Qlue dengan pemerintah selaras dengan sinergi utama Telkom Indonesia.

“Kami percaya di era teknologi ini seluruh warga dapat dan harus berpartisipasi aktif bersama dengan
pemerintah ataupun pengelola kawasan dalam membentuk masyarakat dan negara yang madani. Qlue
melalui solusi smart city juga memiliki visi dan misi yang sama,” ucap Martin Hartono, CEO GDP Venture.

Qlue terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar, baik di pemerintahan maupun korporasi. Kemampuan Qlue menyediakan command center dan pengelolaan smart city berbasis teknologi dan data merupakan salah satu pilar penting menuju masa depan bangsa Indonesia.

“Kami bangga dapat turut serta mendukung Qlue yang memiliki visi dan misi bukan saja untuk perkembangan ekosistem digital teknologi Indonesia tetapi juga mengembangkan suatu aplikasi yang sangat bermanfaat untuk bangsa Indonesia,” pungkas Martin Hartono.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.