Jakarta, Gizmologi – Dalam acara peluncuran yang diadakan pekan lalu, selain memperkenalkan jajaran laptop pertama yang berstandar Copilot+ PC, Microsoft juga memperkenalkan dua perangkat terbarunya. Yakni selain Surface Laptop 7, juga hadir Surface Pro 11 yang kini sepenuhnya hadir menggunakan cip ARM rilisan Qualcomm.
Kalau Surface Laptop 7 hadir dengan perubahan desain dan komponen internal signifikan, lain halnya dengan Surface Pro 11 yang tampil masih mirip seperti generasi sebelumnya. Namun ada beberapa peningkatan pada komponen termasuk keyboard cover-nya yang membuat tablet Windows satu ini memiliki keunggulan yang sebelumnya lebih dulu populer pada sebuah tablet Huawei.
Eksis lebih dari 10 tahun sejak generasi pertamanya, Surface Pro 11 kini hadir sebagai perangkat 2-in-1 dengan performa lebih kencang dan baterai lebih tahan lama—diklaim hingga 90%lebih kencang dari generasi sebelumnya. Dirancang dengan kombinasi material daur ulang, juga mendukung sambungan konektivitas tercepat.
Baca juga: Microsoft Resmikan Surface Laptop 7, Pesaing Macbook Air Pakai Snapdragon X Series
Keyboard Lebih Fleksibel, Bisa Digunakan Saat Terpisah

Meski desainnya masih mirip, material desain Surface Pro 11 dirancang lebih ramah lingkungan. Memiliki bobot 895 gram, kini menggunakan 72% komponen daur ulang pada bagian eksteriornya, dengan desain internal yang lebih mudah diperbaiki. Tampilan depannya membawa peningkatan paling penting, karena kini tersedia dalam panel OLED HDR sebagai opsi tambahan lebih premium.
Berukuran 13 inci, layar Surface Pro 11 versi OLED bisa memberikan refresh rate dinamis hingga 120Hz, serta diklaim memiliki kecerahan maksimum jauh lebih tinggi, dipasangkan dengan Dolby Vision IQ dan proteksi Gorilla Glass 5. Sementara di depan layar, terdapat sebuah keyboard cover baru yang kini dirancang lebih kokoh, sekaligus memiliki area touchpad lebih besar dengan haptic feedback lebih presisi.

Dinamakan Surface Pro Flex wireless keyboard, aksesori wajib satu ini memiliki satu fungsi tambahan baru, yakni bisa digunakan secara terpisah layaknya kebanyakan keyboard tablet Huawei kelas premium. Memanfaatkan sambungan Bluetooth, bisa digunakan selama 41 jam dalam sekali charge. Tak hanya kompatibel dengan Surface Pro 11, namun juga tiga generasi sebelumnya.
Urusan konektivitas, tablet Surface Pro 11 sudah mendukung standar Wi-Fi 7 serta tersedia dalam opsi 5G. Disediakan port Surface Connect serta dua port USB-C berstandar USB-4. Sementara untuk mendukung sistem kerja modern, disematkan kamera QuadHD di depan, dan kamera 10MP autofokus di belakang yang bisa rekam video 4K.
Baterai Surface Pro 11 Sudah Setara Macbook

Yang menjadi inti peningkatan dari Surface Pro 11, apalagi kalau bukan penggunaan cip ARM terbaru dari Qualcomm yakni Snapdragon X Plus dan X Elite, dipasangkan bersama opsi RAM hingga 32GB dan penyimpanan berjenis Gen 4 SSD hingga 1TB yang bisa dilepas-pasang. Dalam peluncurannya, Microsoft membandingkan tablet terbarunya dengan MacBook Air 15 inci, dan berhasil memenangkan skor performa pada sejumlah aplikasi benchmark.
Dan dengan cip yang jauh lebih efisien daya, daya tahan baterai Surface Pro 11 diklaim bisa sampai 14 jam untuk pemutaran video, atau 10 jam web browsing nonstop. Dalam lembar spesifikasinya, versi layar OLED membawa kapasitas baterai sedikit lebih besar dibandingkan layar IPS standar.
Harga Surface Pro 11 dijual mulai USD999,99 atau Rp16 jutaan untuk varian Snapdragon X Plus dengan layar IPS dan memori 16/256GB. Sementara versi OLED dengan cip X Elite dan penyimpanan 512GB, dibanderol USD1499,99 atau Rp24 jutaan. Dengan keyboard baru yang dijual USD249 (Rp5,6 jutaan).
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




