Solo, Gizmologi – Sunset adalah salah satu momen paling magis yang selalu diburu oleh fotografer dan videografer. Warna langit yang berubah perlahan dari jingga ke ungu, pantulan cahaya di permukaan air, hingga siluet pepohonan, semuanya bisa jadi bahan footage memukau.
Di program My Gadget My Adventure: Road Trip to Solo, tim Gizmologi berkesempatan mengabadikan momen ini di Waduk Cengklik, Boyolali, menggunakan Galaxy S25 Edge. Hasilnya? Sunset berubah jadi tayangan sinematik berkat fitur ProVisual Engine dan Log Video.
Buat traveler, content creator, atau siapa pun yang ingin mengabadikan momen alam dengan sentuhan sinema, Galaxy S25 Edge bisa menjadi pilihan utama. Dari Solo, kami membuktikan—keindahan sunset kini bisa ditangkap dan dihadirkan dalam kualitas film, hanya dengan genggaman tangan.
Golden Hour di Waduk Cengklik

Waduk Cengklik memang terkenal sebagai salah satu spot sunset terbaik di Jawa Tengah. Permukaan air yang luas, suasana tenang, dan latar pegunungan membuat momen matahari tenggelam di sini begitu istimewa. Kami datang sekitar pukul 16.30 WIB, memastikan semua peralatan siap. Kali ini, hanya satu perangkat yang kami bawa untuk merekam yakni Galaxy S25 Edge.
Dengan desain tipis yang nyaman digenggam dan kamera 200MP yang dilengkapi teknologi terbaru, smartphone ini menjadi teman ideal untuk berburu footage golden hour. Begitu matahari mulai turun, kami langsung mengaktifkan mode Pro Video untuk memanfaatkan seluruh potensi ProVisual Engine.
Apa Itu ProVisual Engine?

ProVisual Engine adalah sistem pemrosesan gambar cerdas di Galaxy S25 Edge yang mengoptimalkan hasil foto dan video, terutama dalam kondisi pencahayaan kompleks seperti sunset. Teknologi ini secara otomatis menyesuaikan eksposur, saturasi, dan detail agar hasil video tetap natural tapi kaya warna.
Untuk hasil video yang lebih sinematik, Galaxy S25 Edge kini mendukung fitur Galaxy LOG di kedua kameranya yang memberikan fleksibilitas dalam pengaturan warna saat proses editing untuk suasana tema konten yang lebih dramatis.
Yang menarik, ketika digunakan bersama mode Log Video, pengguna bisa merekam dengan profil warna datar (flat color profile). Hasilnya mungkin terlihat “pucat” secara langsung, tapi inilah format ideal untuk proses color grading di tahap editing. Dengan LOG, kita bisa mengatur tone warna sesuai mood yang diinginkan—mulai dari nuansa hangat dramatis hingga vibe film indie.
Ada beberapa Kelebihan ProVisual Engine untuk Video Cinematic. Pertama, detail tajam di low light. ProVisual Engine menjaga detail objek tetap tajam tanpa noise berlebih. Kedua, rentang dinamis luas. Ketiga, kontrol manual lengkap di mana mode Pro Video memungkinkan pengaturan ISO, shutter speed, white balance, hingga fokus manual untuk hasil yang benar-benar sesuai keinginan kreator.
Pengalaman Merekam dengan Galaxy Log Video
Begitu golden hour tiba, kami mengaktifkan Pro Video mode dan memilih format LOG. Keunggulan Galaxy S25 Edge adalah kemampuannya merekam LOG langsung di smartphone tanpa perlu aksesori tambahan.
Hasilnya benar-benar memberi ruang besar untuk eksplorasi di tahap pasca-produksi. Misalnya, footage sunset kami awalnya terlihat netral, tapi setelah proses color grading, langit jadi lebih dramatis, air memantulkan cahaya keemasan, dan siluet pepohonan tampak kontras namun tetap natural.
Proses ini biasanya membutuhkan kamera profesional dan file berukuran besar, tapi Galaxy S25 Edge membuktikan bahwa hasil sinematik bisa dicapai dari smartphone tipis yang nyaman dibawa ke mana saja.
Pengalaman merekam sunset di Waduk Cengklik dengan Galaxy S25 Edge membuktikan bahwa teknologi smartphone kini mampu menghasilkan footage setara kamera profesional. Kombinasi ProVisual Engine, mode Pro Video, dan format LOG memungkinkan kreator untuk mengontrol penuh hasil akhir, sekaligus memberikan kemudahan dalam mobilitas.
Tips Bikin Video Cinematic Pakai ProVisual Engine

Jika kamu ingin mencoba membuat video cinematic sunset seperti yang kami lakukan di Waduk Cengklik, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Gunakan mode ‘Pro Video’ saat golden hour
Golden hour biasanya terjadi 1 jam sebelum matahari terbenam. Cahaya pada waktu ini lebih lembut dan warna langit lebih kaya. - Simpan hasilnya sebagai file LOG untuk color grading lanjutan
Meski tampilannya awalnya terlihat datar, format LOG memberikan fleksibilitas maksimal untuk mengatur warna sesuai keinginan di tahap editing. - Stabilkan kamera
Galaxy S25 Edge punya fitur stabilisasi internal yang dikenal dengan sebutan OIS (Optimal Image Stabilization) untuk mengurangi blur pada foto dan video yang disebabkan oleh guncangan tangan saat mengambil gambar. Meski demikian, memakai tripod atau gimbal tetap direkomendasikan untuk memastikan pergerakan video yang halus. - Atur white balance manual
Untuk sunset, set white balance ke mode ‘Daylight’ atau ‘Cloudy’ agar warna oranye lebih konsisten. - Eksperimen dengan framing
Gunakan siluet pohon, bangunan, atau orang sebagai foreground untuk memberi kedalaman visual pada video.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



