Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Membedah Fitur Kamera Full-frame 61MP Seharga Rp50 Jutaan: Sony Alpha 7R IV

Di sektor smartphone, Sony telah lama mengibarkan bendera putihnya di Indonesia. Produk bagus tidak dibarengi dengan penjualan yang besar, membuatnya terpaksa hengkang dari Tanah Air. Tapi bak bumi dan langit, mereka sukses besar. Produknya laris di pasar. Sehingga melepas produk kamera premium seperti Sony Alpha 7R 1V pun tetap pede.

Kazuteru Makiyama, President Director, PT Sony Indonesia, mengklaim bahwa berdasarkan data survei yang dilakukan, Sony merajai market share kamera mirrorless  di Indonesia sebesar 32 persen. Di segmen yang lebih spesifik yaitu full-frame, Sony seperti tidak memiliki lawan yang berarti.  Karena menguasai market share 90% hingga semester 1 2019.

Untuk itu, produsen elektronik asal Jepang tersebut menambah portofolio produk barunya untuk memperkuat segmen kamera mirrorless full-frame di Indonesia. Produk yang dimaksud adalah Sony Alpha 7R IV yang menawarkan resolusi tinggi, dynamic range luas, performa tinggi, dan body ringkas.

Sony Alpha 7R IV ini dijelaskan oleh Kazuteru menggabungkan kualitas gambar medium format dengan pengambilan gambar berkecepatan tinggi, fokus yang sangat cepat dan banyak peningkatan lainnya pada sisi desain, konektivitas dan kegunaan. “Peningkatan ini memungkinkan fotografer dan videografer profesional serta creator tipe lainnya untuk mengambil konten dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin,” ujar Kazuteru, saat jumpa pers di Sony Alpha Festival 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta (23/8/2019).

Baca juga: Inilah Sony RX0 II, Kamera Vlog Paling Mungil yang Pintar & Tahan Banting

Fitur dan Spesifikasi Sony Alpha 7R IV

Sony Alpha 7R IVDaripada penasaran, mari kita beda fitur yang ada di kamera full-frame anyar Sony ini dengan resolusi tertinggi yang pernah ada. Kamera Sony Alpha 7R IV diklaim menghasilkan kualitas gambar yang luar biasa dengan resolusi tinggi serta dynamic range yang luas. Kualitas kamera Sony memang tidak diragukan lagi terutama dalam hal fokus dan ketajaman gambar. Kamera tetap mempertahankan performa fokus yang sangat baik meski pengambilan gambar dilakukan secara terus-menerus dengan kecepatan tinggi.

Di atas kertas, Sony Alpha 7R IV mengedepankan sensor gambar 35mm full-frame back illuminated CMOS dengan resolusi 61.0 MP. Ini adalah resolusi pertama di dunia untuk kamera sejenis. Kamera menggunakan struktur back-illuminated dan teknik noise reduction dari sensor terbaru yang digabungkan. Hasilnya adalah performa dengan noise yang sangat rendah dan sensitivitas tinggi, memastikan kualitas gambar semaksimal mungkin.

Kamera ini juga memiliki 15-stop dynamic range pada sensitivitas rendah, menghasilkan gradasi yang halus dan natural dari bayangan gelap hingga sorotan terang, serta memanfaatkan algoritme dari banyak kamera Alpha terbaru untuk mempertahankan reproduksi warna yang luar biasa.

Model full-frame terbaru ini dilengkapi dengan sistem stabilisasi gambar 5-axis optical in- body yang telah diatur untuk mendukung kapasitas pengambilan gambar resolusi tinggi. Dengan sistem tersebut, menghasilkan shutter speed yang 5,5 langkah lebih unggul. Selain itu, pengaturan shutter unit telah dirancang ulang untuk mengurangi gerakan minim yang dapat menghasilkan blur.

Kamera Alpha 7R IV juga memiliki viewfinder 5.76 juta titik UXGA OLED Tru-finder EVF, yang merupakan viewfinder dengan resolusi tertinggi jika dibandingkan dengan kamera Sony lainnya. Viewfinder ini disebut mampu menghasilkan gambaran yang sangat akurat dan nyata terhadap obyek foto.

Selain itu, kamera terbaru ini mengedepankan mode Pixel Shift Multi Shooting yang telah berevolusi dan menggabungkan hingga 16 gambar resolusi tinggi. Ideal untuk mengambil gambar arsitektur, seni atau subyek foto diam lainnya, mode yang ditingkatkan ini menghasilkan foto dengan level detil dan ketepatan warna yang luar biasa.

Sistem fokus yang telah ditingkatkan pada Sony Alpha 7R IV terdiri dari 567 titik AF focal- plane phase-detection yang mencakup sekitar 74% dari area gambar. Terdapat juga 425 titik kontras AF yang memberikan presisi tambahan dan keandalan untuk situasi low-light dan situasi lainnya yang sangat baik jika menggunakan kontras AF.

Kamera ini juga mendukung Real-time Eye AF yang menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendeteksi dan memproses data lokasi mata secara real- time, membuatnya terus terpaku pada mata subyek dengan presisi tinggi. Fitur ini tersedia untuk subyek manusia maupun hewan, dengan opsi untuk memililh antara mode Eye AF untuk mata hewan atau manusia, tergantung pada situasi pengambilan foto.

Selain itu, fitur Real- time Tracking juga tersedia dan menggunakan algoritma terbaru pengenalan subyek untuk memastikan tracking subyek terbaik dan persistensi dari sistem fokus. Terdapat juga mode pengambilan gambar anti-flicker yang secara otomatis mendeteksi adanya pencahayaan berpendar atau buatan pada lingkungan pengambilan gambar untuk meminimalisir dampak pada hasil akhir gambar.

Related Posts
1 daripada 27
Video Resolusi Tinggi 4K

Selain kemampuan pengambilan foto yang impresif, kamera Alpha 7R IV terbaru juga berkinerja sangat baik sebagai alat pembuat film, menawarkan perekaman video 4K (3840×2160 piksel) dan pixel readout penuh tanpa pixel binning pada mode Super 35mm. Hal ini memastikan hasil 4K berkualitas tinggi dengan detil dan kedalaman yang luar biasa. S-Log 2 and S-Log 3 juga tersedia untuk memaksimalkan fleksibilitas color grading, dengan S-Log 3 yang menawarkan total 14-stops jangkauan dinamis. HLG (Hybrig Log-Gamma) juga tersedia pada kamera Alpha 7R IV untuk mendukung alur kerja Instant HDR.

Untuk autofocus video, kamera baru yang serbaguna ini menggunakan sistem Fast Hybrid AF terbaru yang menghasilkan autofocus yang lebih cepat, halus dan stabil saat perekaman video. Bahkan saat sebuah obyek bergerak di depan subyek. Kamera ini juga memiliki fungsi Touch Tracking saat perekaman video, memungkinkan pengguna untuk bisa menangkap subyek secara instan hanya dengan menyentuh layar.

Untuk pertama kalinya, fitur Real-time Eye AF tersedia untuk perekaman video. Saat diaktivasi, mata subyek akan dilacak secara otomatis dengan presisi dan keandalan tinggi, memungkinkan videografer untuk fokus sepenuhnya pada konten, bukan pada fokus dari kamera. Fungsi Touch Tracking akan secara otomatis mengaktifkan fitur Eye AF saat subyek manusia dipilih.

Fitur video utama lainnya adalah tambahan antarmuka audio digital pada Multi Interface Shoe™ (MI Shoe) di kamera ini, memungkinkan koneksi langsung untuk ECM-B1M Shotgun Microphone terbaru atau XLR-K3M XLR Adaptor Kit untuk perekaman suara yang jelas, berkebisingan rendah dan berkualitas tinggi. Interval shooting untuk menciptakan video time- lapse juga tersedia, beserta perekaman video full HD di 120 fps, fungsi Slow and Quick Motion dan masih banyak lagi.

Bodi Tangguh

Untuk memaksimalkan durabilitas, Sony Alpha 7R IV mengedepankan ketahanan yang telah ditingkatkan terhadap debu dan kelembaban. Terdapat sealing tambahan pada seluruh lapisan body, penutup slot baterai dan slot media. Kamera ini dibuat menggunakan magnesium alloy yang ringan dan kuat, serta memiliki mount six screw ekstra kuat.

Selain body, juga tersedia grip untuk kenyamanan lebih dan genggaman di tangan yang lebih mantap. Hal-hal kecil pun turut diperhatikan seperti pembesaran diameter dan feedback pada tombol ‘AF-ON. Kemudian desain multi-selector joystick terbaru untuk pengendalian yang dapat diimprovisasi. Tombol dial lock untuk exposure compensation, serta bentuk dan posisi baru untuk dial belakang.

Karena tingginya permintaan dari para pengguna profesional, kamera terbaru ini juga memiliki dua slot media UHS-II, memberikan kapasitas yang lebih besar dan kecepatan lebih untuk read/write. Sekarang, hampir seluruh pengaturan kamera dapat disimpan dan dibaca di memory card yang dimasukkan. Hingga 10 kombinasi dapat disimpan ke memory card mana pun.

Konektivitas mendukung profesional

Kamera ini dilengkapi dengan berbagai fitur konektivitas yang dirancang untuk meningkatkan alur kerja profesional. Terdapat fungsi LAN nirkabel yang mendukung jaringan 2,4 GHz konvensional serta jaringan 5 GHz berkecepatan tinggi untuk pemindahan data yang lebih cepat dan stabil.

Konektivitas secara nirkabel ke kcomputer (wireless tethering shooting) juga tersedia karena banyaknya permintaan dari pekerja profesional. Fitur ini memberikan kebebasan lebih di studio dan lokasi foto, di mana fotografer dapat bergerak bebas tanpa halangan.

Bukan cuma itu guys, kamera full-frame terbaru ini dilengkapi dengan konektor SuperSpeed USB (USB 3.2 Gen 1) USB Type-C yang mendukung transmisi data dengan sangat cepat menggunakan kabel. Kekinian banget!

Untuk mendukung alur kerja yang efisien, berkecepatan tinggi, Sony telah mengumumkan versi 2.0 dari aplikasi komputer “Imaging Edge” (Remote/Viewer/Edit). Aplikasi ‘Remote’ memungkinkan pengguna untuk mengendalikan kamera dan monitor pengambilan gambar secara langsung di layar komputer; aplikasi ‘Viewer’ digunakan untuk dengan cepat melihat, menilai dan memilih foto dari kumpulan foto yang banyak; dan aplikasi ‘Edit’ dapat mengembangkan data RAW menjadi foto berkualitas tinggi untuk pengiriman.

Pengin banget punya kamera ini? Harap bersabar. Karena kamera Sony Alpha 7R IV baru tersedia pada bulan Oktober mendatang dengan harga Rp49,999 juta. Kendati demikian, kamu sudah bisa memesannya dari sekarang di gerai Sony.