Jakarta, Gizmologi – Samsung akhirnya merilis Galaxy S24 Series (18/1/2024) secara global termasuk di Indonesia. Hp flagship ini ditenagai chipset berperforma Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy namun hanya di beberapa wilayah saja.
Di Indonesia, hanya Samsung Galaxy S24 Ultra yang menggunakan chipset tersebut. Sedangkan untuk Galaxy S24 dan Galaxy S24+ menggunakan Exynos 2400 4nm.
Melansir dari GSM Arena, chipset Exynos 2400 merupakan chipset yang hadir di Oktober 2023. Chipset ini memiliki performa yang tak kalah menarik dengan Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy.
Baca Juga: Performa Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, Eksklusif di Samsung Galaxy S24 Series
Exynos 2400 Memiliki Peningkatan CPU yang Berguna untuk Pemrosesan AI
CPU Exynos 2400 memiliki satu inti Cortex-X4 yang sangat kuat dengan clock 3,2 GHz, dua unit Cortex-A720, berjalan pada 2,9 GHz, dan tiga inti Cortex-A720 pada 2,6 GHz. Ada juga empat inti Cortex-A520 yang efisien, bekerja pada kecepatan 2 GHz.
Samsung telah mengonfirmasi bahwa chipset baru miliknya ini akan membawa peningkatan 1,7x lipat dalam kinerja CPU dan peningkatan 14,7x lipat dalam pemrosesan AI dibandingkan dengan pendahulunya yang berusia dua tahun, Exynos 2200. GPU pada Exynos 2400 adalah Xclipse 940 berdasarkan arsitektur AMD RDNA 3. Teknologi GPU tersebut bisa meningkatkan dukungan untuk pelacakan, rendering, dan refleksi sinar seluler.
Exynos 2400 dibangun di atas proses LPP+ 4nm oleh Samsung Semiconductor, dan semua inti didasarkan pada arsitektur ARMv9. Prosesor ini juga dilengkapi dengan ISP baru dan dukungan untuk RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0.

Hal Baru di Samsung Galaxy S24 dan Galaxy S24+
Terlepas dari prosesor yang disematkan pada Galaxy S24 Series, tentunya hp ini merupakan perangkat spesial karena dilengkapi oleh fitur Galaxy AI. Dari segi desain Samsung Galaxy S24 & S24+ masih terlihat mirip, sama-sama gunakan kombinasi material Armor Aluminum 2.0 dan Gorilla Glass Victus terbaru. Sedikit perbedaan ada pada sisi sampingnya yang dibuat semakin flat, opsi warna baru (Onyx Black, Marble Gray, Cobalt Violet, Amber Yellow), serta sama-sama membawa sertifikasi IP68.
Samsung membuat bezel layar Galaxy S24 Series lebih tipis di keempat sisinya, serta meningkatkan kualitas panel Dynamic AMOLED dengan dukungan refresh rate adaptif 1-120Hz dan kecerahan maksimum 2600 nits. Dimensi layar Galaxy S24 kini mencapai 6,2 inci dengan resolusi FHD+, sementara khusus Galaxy S24+ naik menjadi 6,7 inci dengan resolusi QHD+.
Pembeda lain di antara keduanya, tentunya ada pada kapasitas baterai. Sama-sama lebih besar, baterai Galaxy S24 kini mencapai 4000 mAh dan didukung fast charging 25W. Dan lagi-lagi, versi Plus membawa benefit tersendiri, dengan baterai 4,900 mAh yang mendukung 45W fast charging setara varian Ultra. Keduanya sama-sama mendukung 15W wireless charging, serta 4.5W reverse wireless charging.
Keduanya sama-sama mengusung cip terbaru dari Samsung, yakni Exynos 2400 yang sudah dilengkapi GPU kompatibel untuk Ray Tracing, serta NPU untuk mempercepat pemrosesan AI. Kalau S24 membawa RAM 8GB, versi Plus sedikit lebih lega di 12GB. Dan keduanya sama-sama dilengkapi dengan tiga opsi penyimpanan internal.
Tidak seperti varian Ultra yang mendapatkan update pada sensor periskopnya, setup kamera S24 varian standar dan Plus masih sama persis dengan generasi sebelumnya. Ketiga sensor di belakang terdiri dari sensor utama 50MP, 12MP ultra-wide, dan 10MP telephoto dengan 3x optical zoom, masih berjenis tradisional alias bukan periskop. Sementara di depan, masih menyematkan sensor 12MP dari generasi sebelumnya.
Adapun bagi kamu yang ingin melihat lebih jauh mengenai Samsung Galaxy S24 Ultra bisa ke link ini. Harga dari Samsung Galaxy S24 Series pun dimulai dari Rp14 jutaan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





