Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Rumor: 6T Bakal Jadi OnePlus Pertama yang Usung Pembaca Sidik Jari In-Display

Sukses merilis OnePlus 6 Mei 2018, vendor asal Tiongkok, OnePlus, ancang-ancang menelurkan smartphone flagship anyar. OnePlus 6T disebut akan menjadi merk OnePlus pertama yang mengadopsi teknologi pembaca sidik jari in-display, mengikuti jejak beberapa seri keluaran Vivo dan Huawei.

OnePlus 6T dikabarkan mengusung teknologi yang sebelumnya dapat ditemukan di seri Vivo V11, X20 Plus UD, X21 dan Nex serta Porsche Design Huawei Mate RS. Menurut cnet.com, fitur pembaca sidik jari in-display ini bakal berfungsi sebagai pembuka gembok layar untuk memudahkan pengguna sehingga tak memerlukan langkah ekstra untuk membuka kunci layar OnePlus 6T nantinya.

“Kita membuka gembok ponsel kita beberapa kali dalam sehari dan Screen Unlock mengurangi jumlah langkah untuk melengkapi tindakan membuka kunci ponsel,” ungkap OnePlus dalam sebuah email.

“Dengan menambah fitur ini selain pilihan membuka kunci ponsel, seperti Face Unlock, pengguna mempunyai pilihan untuk membuka display dengan cara yang paling efisien bagi mereka.”

Selain mengiyakan fitur pembaca sidik jadi tertanam di dalam display, OnePlus 6T mengatakan awalnya seri OnePlus 5T lah yang bakal terlebih dahulu mengadopsi teknologi ini. Akan tetapi, disebabkan “teknologi tersebut belum cukup matang untuk memenuhi standar [OnePlus] yang ingin bisa memberikan pengalaman konsumen yang cepat dan mulus”, maka ditunda hingga rilis OnePlus 6T.

Ilustrasi sensor pembaca sidik jari di OnePlus 6. Foto oleh comparegadgets.net
Related Posts
1 daripada 124

Baca juga: OnePlus 6 Tema Avengers Akan Tuntaskan Demam “Infinity War”

Meski ditulis sebagai “pembaca sidik jari tertanam”, teknologi ini sebenarnya dimasukkan di bawah display. Saat pengguna menyentuh bagian yang mengandung teknologi ini dengan sidik jari, jajaran sensor menghidupkan display untuk menerangi jari. Sidik jari pun dibaca oleh sensor gambar optik dan prosesor kecerdasan buatan. Jika cocok, layar terbuka.

Berkat fitur ini, desain OnePlus 6T nantinya akan lebih baik dari pendahulunya, yakni OnePlus 6. 6T 0,45 mm lebih tebal sebab perangkat keras internalnya harus ditata ulang lagi. Menurut OnePlus, sisi belakang ponsel ini tidak lagi mempunyai sensor sehingga membuat merk ini nantinya mempunyai desain unibody.

Bersama dengan Vivo, Huawei dan OnePlus, akan lebih banyak lagi firma yang diprediksi bakal menggunakan teknologi pembaca sidik jari in-display ini. Perusahaan layanan keuangan HIS Markit pada April 2018 menyebut bahwa sekitar 100 juta ponsel cerdas akan menggunakan teknologi ini pada 2019.

Rumor lain dari OnePlus 6T menyebut merk ini akan menghadirkan trio kamera belakang dan dibanderol seharga US$550 atau sekitar Rp8,1 jutaan. Harap sabar menunggu hingga Oktober 2018 untuk mengetahui spesifikasi lengkapnya ya.

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: