Jakarta, Gizmologi – Samsung Galaxy S Series, smartphone seri kelas atas yang menawarkan keunggulan kamera yang bisa digunakan di setiap kegiatan. Keunggulan kamera Galaxy S Series telah diakui secara global seperti di ajang Global Mobile Awards.
Konsistensi perusahaan dalam menghadirkan inovasi ini membangun kepercayaan pengguna terhadap Galaxy S Series dalam menghadirkan hasil foto dan video yang andal di berbagai skenario menantang. Kamera dari seri ini bisa diandalkan ketika merekam konser dengan pergerakan dinamis hingga mengabadikan momen dalam kondisi minim cahaya.
“Melalui kamera unggulan dari Galaxy S Series, Samsung menghadirkan pengalaman fotografi dan video profesional yang tetap mudah digunakan,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Baca Juga: Samsung PM9E1 Tunjukkan Arah Baru Storage untuk Era AI Lokal
Evolusi Kamera Samsung Galaxy S Series

Reputasi kamera Samsung tidak dibangun dalam semalam. Fondasi utama inovasi kamera Galaxy S Series dimulai dari perangkat keras (hardware).
Pada fase awal Galaxy S20 dan S21 Ultra, Samsung meletakkan dasar inovasi melalui fokus pada resolusi tinggi dan jangkauan zoom. Samsung menjadi pelopor dengan menghadirkan sensor 108MP yang dipadukan dengan teknologi pixel binning, memungkinkan kamera menyerap lebih banyak cahaya untuk menghasilkan gambar yang tetap detail di kondisi menantang.
Di fase ini pula, Samsung memperkenalkan periscope telephoto dan space zoom, menetapkan standar baru kemampuan zoom di industri smartphone. Terobosan ini memungkinkan pengguna menangkap subjek jarak jauh, bahkan dalam kondisi minim cahaya, sebuah kapabilitas yang sebelumnya sulit dicapai oleh kamera ponsel.

Samsung tidak hanya berfokus pada peningkatan spesifikasi perangkat keras, tetapi juga menghadirkan pendekatan cerdas melalui Nightography, yang menjadi fondasi pengembangan kamera Galaxy S Series dari generasi ke generasi. Era Nightography dimulai dari Galaxy S22 hingga Galaxy S25.
Nightography tidak lagi berdiri sebagai satu fitur, melainkan sistem terpadu yang menggabungkan sensor, optik, stabilisasi, dan pemrosesan AI untuk memastikan hasil tetap tajam, stabil, dan natural dalam berbagai skenario malam hari. Berawal dari Galaxy S22 Ultra yang berfokus pada kualitas optik dan stabilitas gambar. Samsung memperkenalkan Super Clear Glass pada lensa kamera untuk mengurangi pantulan cahaya dan efek lens flare dari lampu kota di malam hari.

Galaxy S25 Ultra jadi perangkat yang menyempurnakan Nightography. Dengan perekaman video 10-bit HDR dengan Galaxy Log yang disempurnakan memberi fleksibilitas lebih luas untuk color grading, termasuk di kondisi minim cahaya.
Didukung peningkatan kamera ultra wide 50MP, AI imaging generasi terbaru, serta kemampuan perekaman video 8K dari lensa lebar. Galaxy S25 Ultra tidak hanya mempertahankan kekuatan kamera 200MP dan sistem zoom optis, tetapi juga melengkapi proses kreatif dengan Audio Eraser, Portrait Studio, Auto Trim, dan Generative Edit.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



