Jakarta, Gizmologi – Ya, Motorola memang telah menjadi salah satu pelopor smartphone lipat sejak debut ulangnya dalam lini premium Razr beberapa tahun silam. Namun akhirnya, mengawali 2026, hadir Motorola Razr Fold sebagai foldable pertama dalam dimensi layar besar. Siap menjadi pesaing baru dari kompetitornya seperti Galaxy Z Fold dan Find N Series.
Buakn smartphone lipat pertama, namun pada halaman blog resminya, Motorola tetap menyebut Motorola Razr Fold sebagai foldable pertama—mungkin lebih spesifiknya, bookstyle foldable alias smartphone lipat dua dengan layar lega, bukan lagi clamshell yang menyerupai Galaxy Z Flip. Kehadirannya di CES 2026 dibarengi dengan sejumlah aksesori baru, perangkat AI, hingga lini premium terbaru yakni Motorola signature.
Pengumuman Motorola pada gelaran CES 2026 kali ini terbilang cukup masif, sekaligus memberi kesan bila brand yang kini menjadi bagian dari Lenovo tersebut, semakin serius untuk bermain di segmen kelas atas alias high-end. Di Indonesia sendiri, ketersediaan smartphone Motorola sudah semakin beragam, tidak hanya kelas entri, namun lini Edge yang masuk ke segmen menengah premium.
Baca juga: Motorola Luncurkan moto g57 power, Bawa Baterai 7000mAh dengan Snapdragon 6s Gen 4
Layar Lipat Hadir dengan Dukungan Stylus

Motorola sebutkan bila kehadiran Motorola Razr Fold nantinya siap memenuhi kebutuhan para pengguna, dengan tampilan antarmuka yang dirancang intuitif serta fleksibel, bisa diakses dari kedua layarnya. Ya, disebut “nantinya”, karena sejatinya spesifikasi Motorola Razr Fold sendiri belum dibocorkan secara komplit.
Setidaknya disebutkan bila layar Motorola Razr Fold bakal punya dimensi yang cukup lega, yakni 8,1 inci 2K LTPO di sisi dalamnya. Tidak hanya lega, layar lipat tersebut juga mendukung aksesori moto pen ultra stylus, untuk kemudahan produktivitas. Sementara di sisi luar, disiapkan layar 6,6 inci yang disebut bakal terasa senyaman smartphone konvensional.

Dimensi kedua layar Motorola Razr Fold, bisa dibilang mendekati OPPO Find N5, sehingga bakal wajar bila dimensi fisiknya akan mirip. Demi memperkuat produktivitas pengguna, tentunya hadir sejumlah fitur AI khas smartphone Motorola. Seperti Catch me up dan Next Move, di mana keduanya mampu meringkas informasi dan notifikasi penting, menyimpan catatan secara instan, dan memprediksi aplikasi atau hal yang akan dilakukan oleh pengguna.
Semua dikemas dalam desain yang tergolong khas smartphone Motorola, terlihat dari bentuk modul kamera belakang yang terlihat cukup besar, lengkap bersama logo khas. Terlihat akan tampil tipis, smartphone lipat Motorola terbaru ini siap hadir dalam dua opsi warna PANTONE. Yakni PANTONE Blackened Blue, dan PANTONE Lily White. Menggunakan material khusus yang terasa nyaman sekaligus berbeda pada permukaan bodi belakangnya.
Motorola Razr Fold Tetap Andalkan Setup Kamera Sony LYTIA

Selain aspek layar, spesifikasi Motorola Razr Fold yang baru dibocorkan, ada pada segi kamera. Smartphone ini siap mengusung sensor utama Sony LYTIA beresolusi 50MP, sayangnya belum disebutkan seri komponen secara spesifik. Melengkapi sensor tersebut, bakal ada sensor telefoto periskop dengan 3x optical zoom, dan ultra-wide yang mendukung autofokus—keduanya sama-sama beresolusi 50MP.
Sementara di sisi layar luar, disematkan kamera selfie 32MP, dan untuk layar lipat utamanya mendapatkan kamera khusus beresolusi 20MP. Motorola hanya sebutkan bila kemampuan kamera Motorola Razr Fold mampu hasilkan gambar dan video berkualitas, termasuk dengan stabilisasi yang sangat baik di segmennya, lengkap dengan dukungan standar Dolby Vision.
Masih belum disebutkan pula berapa harga Motorola Razr Fold, serta kapan tepatnya perangkat ini akan dijual secara global. Mari kita nantikan perkembangan informasinya dalam beberapa bulan mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



