Samsung mengklaim penjualan gabungan Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra di Eropa meningkat 45% selama sembilan minggu pertama sejak kedua perangkat mulai dijual pada 7 Agustus 2026. Angka tersebut dibandingkan dengan penjualan Galaxy Z Fold7 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan ini melanjutkan laporan Samsung pada September lalu, yang menyebut penjualan gabungan kedua ponsel lipat terbarunya 50% lebih tinggi dibandingkan Galaxy Z Fold7. Namun, berdasarkan data terbaru, selisih pertumbuhan tersebut sedikit menyusut menjadi 45%. Samsung tetap menyebut pencapaian itu mendekati 50% dalam pernyataan terbarunya.
Meski demikian, angka tersebut perlu dibaca dengan konteks yang tepat. Samsung membandingkan dua model ponsel lipat yang diluncurkan tahun ini dengan satu model tahun lalu. Perusahaan juga tidak merinci penjualan masing-masing perangkat, sehingga belum bisa diketahui apakah Galaxy Z Fold8 atau Fold8 Ultra secara individual benar-benar mengungguli pendahulunya.
Baca Juga: Suka Diving? Galaxy Watch Ultra2 Gandeng Mares untuk Menyelam hingga 40 Meter
Pencarian Ponsel Lipat Samsung Ikut Meningkat

Samsung menyebut tingginya permintaan terhadap Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra menjadi salah satu pendorong pertumbuhan penjualan. Perusahaan turut menyoroti tren pencarian Google sebagai indikator meningkatnya perhatian konsumen terhadap ponsel lipat.
Menurut Samsung, pencarian terkait ponsel lipat mereka di 32 pasar Eropa meningkat lebih dari 260% pada September dibandingkan Agustus. Lonjakan terbesar terjadi pada pekan 6–12 September, ketika volume pencarian naik 460% dibandingkan pekan sebelumnya.
Data pencarian tersebut menunjukkan meningkatnya minat pengguna, tetapi tidak otomatis mencerminkan jumlah pembelian. Samsung juga tidak menjelaskan secara terperinci seberapa besar kontribusi tren pencarian itu terhadap penjualan kedua perangkatnya.
Kehadiran iPhone Lipat Ikut Meramaikan Pasar

Lonjakan pencarian tersebut bertepatan dengan pekan ketika Apple memperkenalkan iPhone Duo, ponsel lipat pertamanya. Momentum ini mengindikasikan bahwa kehadiran pemain baru berpotensi meningkatkan perhatian terhadap kategori ponsel lipat secara keseluruhan, termasuk produk Samsung.
Namun, hubungan antara pengumuman Apple dan meningkatnya pencarian Galaxy Z Fold8 series belum membuktikan adanya pengaruh langsung terhadap penjualan. Data yang dipublikasikan Samsung baru menunjukkan korelasi waktu, bukan hubungan sebab-akibat. Tanpa angka penjualan per model dan data pasar yang lebih lengkap, dampak persaingan dengan Apple masih sulit diukur secara pasti.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

