Tablet dengan layar besar, keyboard, stylus, dan fitur akal imitasi (AI) semakin menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat kerja praktis. Lenovo IdeaTab Plus mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui layar 12,1 inci beresolusi 2.5K, baterai 10.200 mAh, serta Lenovo AI Notes untuk membantu aktivitas mencatat dan mengolah informasi.
Kami menggunakan Lenovo IdeaTab Plus selama kurang lebih tiga minggu untuk bekerja dan menikmati konten hiburan. Dalam periode tersebut, tablet ini menunjukkan potensi sebagai perangkat produktivitas mobile, terutama untuk membaca, menulis, mencatat, dan menonton video. Namun, performa MediaTek Dimensity 6400 juga menjadi pengingat bahwa tablet dengan aksesori keyboard belum otomatis mampu menggantikan laptop untuk semua pekerjaan.
Lantas, seberapa jauh Lenovo IdeaTab Plus bisa diandalkan untuk aktivitas sehari-hari? Berikut hasil review kami.
Baca Juga: Review Lenovo Legion 7i 16IAX10: Laptop Gaming Premium dengan Performa Maksimum
Desain

Lenovo IdeaTab Plus mengusung desain minimalis dengan warna abu-abu yang memberikan kesan rapi. Bagian belakangnya memiliki aksen dua warna, logo Lenovo, dan modul kamera yang menonjol dari permukaan bodi.
Ketebalannya sekitar 6,29 mm dengan bobot mulai dari 530 gram. Dimensi ini membuatnya relatif praktis dibawa bepergian, terutama ketika digunakan tanpa aksesori tambahan. Namun, ukuran layar 12,1 inci tetap membutuhkan ruang lebih besar dibandingkan tablet yang lebih ringkas.



Bezel di sekeliling layar juga masih cukup terlihat. Hal tersebut bukan masalah besar untuk penggunaan sehari-hari, tetapi membuat tampilan depannya tidak sepenuhnya terasa modern.


Untuk kebutuhan kerja, pengalaman membawa tablet tentu berbeda ketika keyboard dan casing dipasang. Kombinasi aksesori tersebut menambah bobot serta dimensi perangkat. Karena itu, pengguna yang mengutamakan mobilitas perlu mempertimbangkan bobot keseluruhan, bukan hanya berat tablet tanpa aksesori.

Unit yang kami gunakan dilengkapi aksesori keyboard dan stylus. Namun, calon pembeli perlu memeriksa kembali paket penjualan yang berlaku di Indonesia karena ketersediaan aksesori dapat berbeda berdasarkan konfigurasi dan bundel.
Layar

Nah, layar dari Lenovo IdeaTab Plus ini sudah seluas 12.1 inci dengan resolusi 2.5K, sehingga sudah cukup imersif jika kamu gunakan untuk kebutuhan hiburan seperti menonton atau bermain game ringan sekalipun. Puncak kecerahan hingga 800 nits dengan 96% DCI-P3 Color Gamut, dan inilah yang biasanya membantu para ilustrator dan editor yang membutuhkan tablet untuk keperluan editing ringan.
Sempat menyebutkan bahwa tablet ini hanya cukup untuk digunakan dalam bermain game ringan, karen layarnya sendiri memberikan waktu respon 90Hz, sehingga kamu akan merasakan ketika kamu bermain game kompetitif yang biasanya bergantung dengan kecepatan layar.

Saya menggunakan tablet ini biasanya untuk bekerja harian dan juga menonton film. Saya biasanya menonton anime Black Clover yang sebagian besar menampilkan warna yang beragam ketika sedang adegan bertarung, dan kekayaan warna yang ditampilkan cukup imersif. Saya merasa nyaman ketika menonton mengguakan Lenovo IdeaTab Plus yang satu ini, dan dengan begitu ini akan sangat membantu para editor dan ilustrator yang selalu bekerja dengan berkaitan dengan warna.
Layar Lenovo IdeaTab Plus juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Reflection Free yang dirancang untuk membantu mengurangi pantulan cahaya saat digunakan. Pada varian tertentu, Lenovo turut menyediakan pilihan permukaan anti-fingerprint serta lapisan paper-like anti-glare yang memberikan sensasi lebih menyerupai permukaan kertas saat digunakan.
Untuk kebutuhan interaksi, layar tablet ini mendukung 10-point multi-touch sekaligus input menggunakan stylus. Lenovo IdeaTab Plus kompatibel dengan Lenovo Tab Pen dan Tab Pen Plus, yang menawarkan 4.096 tingkat sensitivitas tekanan serta dukungan tilt detection. Kombinasi tersebut membuatnya cukup fleksibel untuk mencatat, menggambar, maupun melakukan navigasi dengan presisi yang lebih baik.
Kamera

Untuk urusan fotografi, Lenovo IdeaTab Plus dibekali kamera belakang 13 MP dengan autofocus (AF) dan kamera depan 8 MP dengan fixed focus (FF). Konfigurasinya memang lebih ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari dibanding fotografi serius, tetapi sudah cukup untuk dokumentasi sederhana, memindai dokumen, hingga melakukan panggilan video.
Kamera belakang 13 MP tersebut mampu merekam video hingga resolusi 2K pada 30 frame per detik. Lenovo juga menyediakan beberapa fitur kamera dasar seperti mode foto, perekaman video, serta pemindaian dokumen. Namun, kamera ini belum dilengkapi optical image stabilization (OIS), sehingga pengguna tetap perlu menjaga kestabilan tablet ketika mengambil foto atau merekam video.




Sementara itu, kamera depan 8 MP menggunakan sistem fixed focus dan mendukung perekaman video hingga 1080p pada 30 frame per detik. Kamera ini lebih difokuskan untuk kebutuhan komunikasi seperti video conference, kelas online, maupun panggilan melalui Zoom. Lenovo juga menyertakan fitur facial recognition yang dapat digunakan untuk membuka kunci perangkat.
Menariknya, kamera Lenovo IdeaTab Plus tidak hanya bisa digunakan untuk kebutuhan tablet. Melalui aplikasi Lenovo Smart Connect, tablet ini dapat dimanfaatkan sebagai webcam eksternal untuk PC Windows. Proses penyambungannya dilakukan melalui pairing menggunakan kode QR, sehingga pengguna bisa memanfaatkan kamera tablet ketika membutuhkan perangkat webcam tambahan.
Dengan konfigurasi tersebut, sistem kamera IdeaTab Plus lebih tepat dilihat sebagai fitur pendukung produktivitas ketimbang menjadi daya tarik utama tablet. Kamera belakangnya cukup fleksibel untuk dokumentasi dan pemindaian dokumen, sementara kamera depan lebih relevan untuk aktivitas komunikasi. Fitur Webcam Mode juga menjadi tambahan yang cukup praktis bagi pengguna yang sering melakukan meeting atau bekerja menggunakan PC Windows.
Fitur

Salah satu fitur yang cukup ditonjolkan Lenovo pada IdeaTab Plus adalah kemampuan AI melalui Lenovo AI Notes. Fitur ini terintegrasi langsung ke aplikasi Lenovo Notepad dan dirancang untuk membantu pengguna mengolah catatan maupun informasi yang mereka kumpulkan. Pendekatan ini membuat tablet tidak hanya berfungsi sebagai perangkat untuk mencatat, tetapi juga dapat membantu merapikan dan mengembangkan isi catatan secara lebih praktis.

Lenovo AI Notes menyediakan fitur Text Continuation yang dapat membantu melanjutkan tulisan berdasarkan konteks dan gaya tulisan pengguna. Fitur ini bisa berguna ketika pengguna mengalami writer’s block atau sekadar ingin mengembangkan ide yang sudah dituangkan sebelumnya. Dengan bantuan AI, catatan yang awalnya masih berupa beberapa kalimat atau poin dapat dikembangkan menjadi tulisan yang lebih lengkap.
AI pada IdeaTab Plus juga dapat digunakan untuk melakukan penulisan ulang dan merangkum teks. Pengguna bisa mengubah gaya atau tone sebuah tulisan sesuai kebutuhan, sementara fitur summarization dapat membantu memadatkan catatan panjang menjadi poin-poin yang lebih mudah dibaca. Untuk mahasiswa yang mencatat materi kuliah atau pekerja yang harus merangkum hasil meeting, kemampuan seperti ini berpotensi menghemat waktu dalam mengolah informasi.
Fitur lainnya hadir melalui Smart Highlight dan Smart Elements yang dapat mengenali tulisan tangan, bentuk geometris, maupun gambar yang dibuat pengguna. Hasilnya kemudian dapat diubah menjadi sketsa digital atau elemen visual yang lebih rapi. Fitur tersebut menjadi lebih relevan ketika IdeaTab Plus digunakan bersama stylus, terutama bagi pengguna yang terbiasa membuat catatan secara manual tetapi tetap ingin hasil akhirnya terlihat lebih terstruktur.
Meski begitu, kemampuan AI pada Lenovo IdeaTab Plus lebih tepat diposisikan sebagai alat bantu produktivitas daripada pengganti proses kreatif pengguna. Nilai utamanya justru terlihat ketika AI digunakan untuk mempercepat pekerjaan yang repetitif, seperti merapikan catatan, mengembangkan tulisan, atau meringkas informasi. Dengan pendekatan tersebut, Lenovo mencoba menjadikan fitur AI pada IdeaTab Plus relevan untuk kebutuhan belajar dan kerja mobile, bukan sekadar menjadi fitur tambahan yang hanya menarik di atas kertas.
Performa

Untuk performa, Tablet ini kami juga menguji menggunakan AnTuTu V12 dan mendapatkan skor 696,380. Menurut kami, dengan skor yang disajikan pada AnTuTu ini cukup menjelaskan mengapa mereka memiliki baterai yang cukup besar dan tahan lama, karena memang untuk performa tidak terlalu mencolok walau sudah tergolong cukup untuk keperluan sehari-hari.
Lenovo IdeaTab Plus mengandalkan MediaTek Dimensity 6400 yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB UFS 2.2. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari seperti browsing, menonton video, menjalankan aplikasi produktivitas, hingga multitasking dengan mode split-screen. Dalam penggunaan umum, spesifikasi ini masih mampu menjalankan aktivitas tersebut dengan cukup baik.
Dukungan RAM 8 GB juga membuat IdeaTab Plus lebih leluasa ketika digunakan untuk beberapa aplikasi secara bersamaan. Lenovo menyediakan taskbar di bagian bawah layar yang memudahkan pengguna berpindah aplikasi, sementara dukungan stylus turut menunjang aktivitas mencatat dan bekerja. Tablet ini juga mendukung Lenovo Smart Connect untuk berbagi file secara nirkabel dengan perangkat Windows dan smartphone Motorola yang kompatibel.
Meski begitu, performanya tidak sepenuhnya tanpa kompromi. Pengalaman dari menguji tablet ini dengan kombinasi chipset kelas menengah dan kecepatan penyimpanan yang tidak terlalu tinggi dapat membuat navigasi antarmuka terkadang terasa kurang responsif. Efeknya memang tidak selalu muncul ketika menjalankan aplikasi ringan, tetapi bisa terasa ketika pengguna melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan atau berpindah aplikasi dengan cepat.
Untuk gaming, keterbatasan tersebut semakin terlihat. Performa grafis IdeaTab Plus lebih cocok untuk game ringan hingga menengah dengan pengaturan grafis yang disesuaikan. Android Headlines mencatat beberapa game perlu dijalankan pada pengaturan grafis rendah untuk mendapatkan frame rate yang lebih stabil.
Dari sisi benchmark, IdeaTab Plus mencatat skor Geekbench sekitar 750 untuk single-core dan 2.000 untuk multi-core, sementara skor 3DMark Wild Life berada di kisaran 1.213. Angka tersebut memperlihatkan posisi perangkat ini sebagai tablet untuk produktivitas dan hiburan harian, bukan sebagai perangkat yang mengejar performa gaming kelas atas. Jadi, jika kebutuhan utamanya adalah browsing, streaming, mencatat, multitasking, dan memanfaatkan fitur AI, performanya masih cukup relevan, tetapi pengguna yang mencari tablet untuk gaming berat sebaiknya mempertimbangkan perangkat dengan chipset yang lebih bertenaga.
Baterai

Lenovo IdeaTab Plus dibekali baterai berkapasitas 10.200 mAh dengan konfigurasi 2-cell lithium-ion. Kapasitas tersebut menjadi salah satu modal utama tablet untuk menemani aktivitas mobile dalam durasi panjang, baik untuk menonton video, browsing, mencatat, maupun bekerja. Lenovo mengklaim tablet ini mampu digunakan untuk streaming YouTube hingga 13 jam dalam kondisi pengujian tertentu.
Untuk pengisian daya, IdeaTab Plus mendukung fast charging hingga 45W. Namun, ketersediaan adaptor 45W dapat berbeda tergantung paket penjualan di masing-masing wilayah. Dengan dukungan tersebut, pengguna setidaknya memiliki opsi untuk mengisi kembali baterai dalam waktu yang lebih singkat ketika tablet mulai kehabisan daya.

Meski begitu, daya tahan baterai dalam penggunaan sehari-hari tentu dapat berbeda dari angka yang diklaim Lenovo. Penggunaan dengan tingkat kecerahan tinggi, koneksi internet aktif, banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang, hingga pengaturan performa dapat memengaruhi konsumsi daya. Karena itu, angka 13 jam lebih tepat dijadikan gambaran dari hasil pengujian, bukan patokan mutlak untuk semua skenario penggunaan.
Konsumsi daya juga dipengaruhi oleh layar 12,1 inci beresolusi 2.5K yang memiliki tingkat kecerahan hingga 800 nits. Saat digunakan pada tingkat kecerahan tinggi, terutama di luar ruangan, panel tersebut tentunya membutuhkan daya lebih besar. Pengguna yang ingin memaksimalkan daya tahan baterai dapat menyesuaikan tingkat kecerahan dan pengaturan layar sesuai kebutuhan.
Secara keseluruhan, kombinasi baterai 10.200 mAh dan dukungan pengisian 45W membuat IdeaTab Plus cukup menarik untuk pengguna yang membutuhkan tablet sebagai perangkat kerja atau hiburan mobile. Kapasitas besar menjadi nilai penting untuk penggunaan panjang, sementara dukungan fast charging memberikan fleksibilitas ketika pengguna perlu kembali menggunakan tablet setelah baterai menurun.
Kesimpulan

Setelah digunakan sekitar tiga minggu, Lenovo IdeaTab Plus menunjukkan potensi sebagai tablet produktivitas untuk mahasiswa dan pekerja mobile. Layar 12,1 inci 2.5K, dukungan stylus, baterai 10.200 mAh, serta Lenovo AI Notes menjadi kombinasi yang relevan untuk mencatat, membaca dokumen, menyusun draf, dan menikmati konten hiburan.
Namun, ada kompromi yang perlu dipahami. MediaTek Dimensity 6400 cukup untuk aktivitas harian, tetapi tidak dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan komputasi berat. Ukuran tablet juga tetap perlu dipertimbangkan ketika dibawa bersama keyboard dan casing.
Lenovo IdeaTab Plus paling masuk akal bagi pengguna yang membutuhkan perangkat pendamping untuk belajar, bekerja ringan, dan mengolah catatan dengan bantuan AI. Pengguna yang pekerjaan hariannya bergantung pada aplikasi desktop kompleks, penyuntingan profesional, atau gaming berat sebaiknya tidak menganggap tablet ini sebagai pengganti laptop tanpa mempertimbangkan kebutuhan spesifiknya.
Pada akhirnya, nilai Lenovo IdeaTab Plus tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi layar, baterai, atau fitur AI. Harga jual di Indonesia, kelengkapan aksesori, serta kebutuhan aplikasi masing-masing pengguna akan menentukan apakah perangkat ini benar-benar menjadi pilihan yang sepadan.
Spesifikasi Lenovo IdeaTab Plus
General
| Device Type | Tablet |
| Model / Series | Lenovo IdeaTab Plus |
| Released | 28 Agustus, 2026 |
| Status | Available |
| Price | Rp6.199.000 |
Platform
| Chipset | MediaTek Dimensiy 6400 |
| CPU | Octa-core (2x2.5 GHz Cortex-A76 & 6x2.0 GHz Cortex-A55) |
| GPU | Mali-G57 MC2 |
| RAM (Memory) | 12GB |
| Storage | 256GB |
| External Storage | - |
| Operating System | Android 15 |
| User Interface | Android 15 |
Design
| Dimensions | 278.80mm x 181.05mm x 6.29mm-8.55mm / 10.98″ x 7.13″ x 0.25″-0.34″ |
| Weight | 530 gram |
| Design Features |
Cloud Grey Luna Grey Sand Rose Glass front, aluminum frame, aluminum back |
| Battery |
10200mAh Supports 45W Quick Charge USB Type-C |
Display
| Screen Type | IPS LCD |
| Size and Resolution | 12.1″ 2.5K (2560 x 1600), 800nits, 96% DCI-P3 color |
| Touch Screen | Yes |
| Features |
Paper-like antiglare matte display for Matte Edition TÜV Rheinland Low Blue Light TÜV Rheinland Flicker Free TÜV Rheinland Reflection Free |
Network
| Network Frequency |
802.11 a/b/g/n/ac WiFi 5, 2.4G + 5G |
| SIM | Yes |
| Data Speed | - |
Camera
| Multi Camera | No |
| Rear | 13 MP, (wide), AF |
| Front | 8 MP |
| Flash | Flash True Tone |
| Video | 1080p@30fps |
| Camera Features |
Facial Recognition Webcam Integration |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 5 |
| Bluetooth | 5.2 |
| USB | USB Type-C 2.0 |
| GPS | - |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | No |
Smartphone Features
| Multimedia Features |
4 speakers tuned by Dolby Atmos® Hi-res wireless audio certified |
| FM Radio | No |
| Web Browser | Chrome |
| Messaging | Google Message |
| Sensors |
Accelerometer, proximity (accessories only) |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


