vivo mulai mengungkap kemampuan kamera dari vivo X500 Series yang dijadwalkan meluncur di China pada akhir September. Setelah sebelumnya mengonfirmasi sejumlah spesifikasi kamera X500 Pro dan X500 Pro Max, perusahaan kini memberikan perhatian pada kemampuan perekaman video, terutama fitur slow-motion dengan resolusi 4K.
Salah satu fitur yang sudah dikonfirmasi adalah kemampuan merekam video slow-motion 4K pada 240fps. vivo bahkan telah membagikan video singkat yang memperlihatkan fitur tersebut bekerja. Kemampuan ini memungkinkan pengguna menangkap gerakan dengan jauh lebih banyak frame dibandingkan perekaman video 4K standar, sehingga ketika diputar dalam kecepatan normal, gerakan terlihat lebih lambat dan detail.
Menariknya, 4K 240fps bukan menjadi batas kemampuan video slow-motion pada seri X500. vivo juga menyebut vivo X500 Pro dan X500 Pro Max akan mendukung slow-motion 4K hingga 480fps dan 960fps. Namun, dua mode dengan frame rate lebih tinggi tersebut tidak sepenuhnya mengandalkan perekaman frame secara native, melainkan memanfaatkan teknologi interpolasi frame milik vivo.
Baca Juga: vivo X500 Pro Max Bawa Layar BOE Q11 2K, Klaim Lebih Hemat Daya
Mengandalkan Sensor Phantom 900

Kemampuan video tersebut akan dipadukan dengan kamera utama baru yang menggunakan sensor Phantom 900 hasil pengembangan bersama Sony dan tim Blueprint Imaging milik vivo. Sensor ini diklaim mampu menawarkan dynamic range hingga 17EV serta dilengkapi sistem optical image stabilization (OIS) tiga sumbu.
Dynamic range yang tinggi berpotensi membantu kamera mempertahankan detail pada area terang dan gelap ketika merekam dalam kondisi pencahayaan yang lebih kompleks. Sementara itu, OIS dapat membantu mengurangi guncangan kamera ketika pengguna merekam video tanpa tripod.
4K 960fps Tak Sepenuhnya Native
Untuk menghasilkan mode 4K 480fps dan 4K 960fps, vivo menggunakan algoritma 4K frame interpolation dan variable speed mapping. Artinya, sebagian frame pada hasil akhir dihasilkan melalui pemrosesan perangkat lunak, bukan seluruhnya ditangkap langsung oleh sensor kamera.
Pendekatan ini membuat kemampuan slow-motion dengan frame rate sangat tinggi menjadi lebih memungkinkan, tetapi kualitas akhirnya tetap akan bergantung pada kemampuan algoritma dalam memperkirakan gerakan di antara frame asli. Seri vivo X500 sendiri dijadwalkan meluncur di China pada akhir bulan ini, sehingga pengujian langsung nantinya akan menjadi penentu apakah implementasi 4K 480fps dan 960fps tersebut benar-benar memberikan peningkatan yang berarti dalam penggunaan sehari-hari.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

